PLTA Jadi Kunci, Norwegia Beri Contoh Transisi Energi Bersih yang Manfaatkan Sumber Daya Alam

M. Reza Sulaiman

Kamis, 05 Juni 2025 | 16:14 WIB
PLTA Jadi Kunci, Norwegia Beri Contoh Transisi Energi Bersih yang Manfaatkan Sumber Daya Alam
Pembangkit listrik tenaga air Mork di Erdal, Vestland, Norwegia. (Photo by Barnabas Davoti/Pexels)

Suara.com - Upaya Indonesia dalam menata ulang peta energi nasional menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan kembali mendapat dukungan dari mitra luar negeri.

Salah satu negara yang menjadi rujukan dalam transisi energi adalah Norwegia—sebuah negara Skandinavia yang telah lama membuktikan keberhasilan dalam memanfaatkan sumber daya alamnya untuk menghasilkan listrik rendah karbon.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, belum lama ini menyampaikan harapan agar Indonesia dapat memperluas kerja sama dengan Norwegia dalam pengembangan energi bersih. Hal ini disampaikan saat ia menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger Giverin, di Jakarta.

"Indonesia berharap agar pengalaman yang dimiliki oleh Norwegia tersebut dapat membantu Indonesia untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) guna mencapai target energi bersih Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2030," ujar Sugiono, melansir ANTARA, Kamis (5/6/2025).

Pernyataan tersebut tidak datang tanpa alasan. Norwegia telah menjadi salah satu negara dengan sistem ketenagalistrikan paling bersih di dunia. Lebih dari 90 persen listrik negara itu dihasilkan dari tenaga air.

Dengan ribuan bendungan dan pembangkit listrik tenaga air yang dikelola secara berkelanjutan, Norwegia menunjukkan bahwa transisi energi bukan sekadar wacana, melainkan sebuah kebijakan yang diterapkan secara sistematis dan jangka panjang.

Indonesia, yang memiliki potensi sumber daya air melimpah di berbagai wilayah, terutama di Sumatera, Kalimantan, dan Papua, sejatinya memiliki peluang serupa. Namun untuk bisa melangkah ke arah itu, dibutuhkan komitmen politik yang kuat, dukungan kebijakan yang stabil, dan ekosistem investasi yang kondusif.

Menggali Pelajaran dari Skandinavia

Selain keunggulan di sektor hidroelektrik, Norwegia juga berinvestasi besar dalam diversifikasi energi bersih. Energi angin lepas pantai, tenaga surya, hingga pengembangan teknologi energi gelombang laut terus dikembangkan. Negara itu juga menjadi pelopor dalam pengembangan kendaraan listrik dan penangkapan karbon dari industri berbasis fosil.

baca juga

Salah satu pelajaran penting dari Norwegia adalah keterlibatan sektor energi tradisional dalam transisi ini. Perusahaan minyak dan gas nasional Norwegia, Equinor, tidak hanya bertahan di sektor fosil, tetapi juga berperan aktif dalam membangun infrastruktur energi terbarukan. Model seperti ini menunjukkan bahwa industri minyak tidak harus menjadi penghambat transisi, melainkan bisa menjadi aktor penting dalam perubahan.

Indonesia memiliki pemain besar seperti Pertamina dan PLN yang secara finansial dan teknis mumpuni. Jika diberi insentif dan dorongan kebijakan yang tepat, perusahaan-perusahaan ini bisa memainkan peran penting dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan, baik melalui investasi langsung maupun kerja sama dengan perusahaan global.

Menata Ulang Kebijakan Energi Nasional

Salah satu fondasi keberhasilan Norwegia adalah kebijakan publik yang konsisten dan berpihak pada energi bersih. Insentif fiskal, kepastian hukum, dan target jangka panjang yang jelas menjadi faktor pendorong utama. Pemerintah Indonesia sepatutnya belajar dari hal ini dengan memperkuat regulasi yang mendukung investasi hijau dan menciptakan sistem harga energi yang transparan dan menarik bagi investor.

Langkah awal sebenarnya telah diambil melalui penyusunan RUPTL 2025–2030, yang menargetkan porsi energi baru dan terbarukan semakin besar dalam bauran energi nasional. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, perizinan yang rumit, hingga fluktuasi komitmen antar lembaga.

Tidak kalah penting adalah membangun fondasi pengetahuan. Norwegia menjadikan riset dan inovasi sebagai bagian integral dari strategi energinya. Pemerintah, universitas, dan industri membentuk ekosistem yang saling mendukung dalam pengembangan teknologi energi bersih. Indonesia dapat meniru langkah ini dengan memperkuat kolaborasi riset dan meningkatkan pendanaan untuk pengembangan teknologi lokal.

Menatap Masa Depan: Dari Diplomasi ke Aksi

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Norwegia yang telah berlangsung selama 75 tahun bukan hanya soal sejarah, tetapi juga momentum untuk menatap masa depan bersama. Melalui Deklarasi “Kemitraan untuk Masa Depan yang Sejahtera dan Berkelanjutan”, kedua negara menyatakan komitmennya untuk memperluas kerja sama di bidang energi, perdagangan, ketahanan pangan, dan pendidikan.

Namun, kerja sama semacam ini baru akan berarti jika diterjemahkan ke dalam aksi konkret. Indonesia memiliki pekerjaan rumah besar dalam memastikan bahwa investasi di sektor energi bersih tidak hanya datang dari luar, tetapi juga tumbuh dari dalam negeri. Hal ini mencakup pembentukan dana transisi energi, edukasi publik tentang energi bersih, hingga reformasi birokrasi yang menyederhanakan perizinan proyek-proyek energi terbarukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Surya hingga Panas Bumi: Menggali Potensi Energi Bersih 3.600 GW di Indonesia

Dari Surya hingga Panas Bumi: Menggali Potensi Energi Bersih 3.600 GW di Indonesia

News | Kamis, 05 Juni 2025 | 09:03 WIB

Mall di Makassar Hemat Listrik 10 Persen Berkat PLTS

Mall di Makassar Hemat Listrik 10 Persen Berkat PLTS

News | Selasa, 03 Juni 2025 | 21:16 WIB

Revolusi Energi Hijau: Panel Surya Juga Jadi Solusi Restorasi Lahan Kering

Revolusi Energi Hijau: Panel Surya Juga Jadi Solusi Restorasi Lahan Kering

News | Selasa, 03 Juni 2025 | 14:28 WIB

Terkini

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:51 WIB

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Bogor | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:24 WIB

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:14 WIB

×