TNI Rekrutmen 24 Ribu Tamtama dan Bangun 5 Kodam, Istana: Sudah Diperhitungkan

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Rabu, 18 Juni 2025 | 11:43 WIB
TNI Rekrutmen 24 Ribu Tamtama dan Bangun 5 Kodam, Istana: Sudah Diperhitungkan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi pembentukan lima kodam dan perekrutan 24 ribu tamtama di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 18 Juni 2025. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Istana Kepresidenan memastikan angaran untuk melakukan rekrutmen 24 ribu calon tamtama pada Tahun 2025 sudah diperhitungkan, sehingga memang memungkinkan dilaksanakan.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara yang juga Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo Hadi.

Prasetyo menanggapi sorotan terhadap rencana rekrutmen yang dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Ia sekaligus memberikan jawaban serupa atas rencana TNI AD menambah lima Komando Daerah Militer atau Kodam baru pada tahun ini.

"Pasti semua sudah diperhitungkan," kata Prasetyo di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 17 Juni 2025.

Prasetyo menegaskan bahwa kebijakan efisisensi anggaran bukan berarti mengurangi secara total belanja di APBN.

"Tapi makna dari efisiensi itu adalah direalokasi untuk kebutuhan-kebutuhan program-program yang jauh lebih prioritas, gitu loh kira-kira," kata Prasetyo.

Prasetyo kemudian mencontohkan efisiensi terhadap anggaran untuk perjalanan dinas luar negeri yang dialihkan untuk kegiatan, jauh lebih prioritas dan produktif.

"Contoh kan waktu itu kita efisienkan perjalanan ke luar negeri karena kita merasa perjalanan ke luar negeri bukan tidak penting tapi itu sesuatu yang menurut pendapat kita, pendapat pemerintah itu bisa dialihkan untuk kegiatan lain yang jauh lebih produktif. Maknanya begitu," tutur Prasetyo.

baca juga

"Jadi kalau ada program ya pasti sudah dihitung, insyaAllah pasti bisa tercukupi dari APBN kita," ujarnya.

Prasetyo juga memastikan anggaran untuk perekrutan 24 ribu calon tamtama hingga pembangunan lima kodam baru tidak akan memengaruhi anggaran lain, termasuk anggaran operasional kodam yang lebih dulu ada.

"Nggak. pasti sudah dihitung. kan tidak mungkin dijalankan belum dihitung kan," kata Prasetyo.

Sebelumnya diberitakan, rekrutmen 24 ribu calon tamtama pada 2025 dilakukan untuk mengisi struktur baru Batalyon Teritorial Pembangunan.

Batalyon tersebut sedianya akan mengurusi sejumlah hal mulai dari ketahanan pangan hingga kesehatan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Wahyu Yudhayana telah menjelaskan bahwa Batalyon Teritorial Pembangunan akan tersebar di ratusan kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI AD Bakal Punya Lima Kodam Baru, Begini Penjelasannya

TNI AD Bakal Punya Lima Kodam Baru, Begini Penjelasannya

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 14:35 WIB

Panglima TNI Resmikan 5 Batalyon Infanteri Penyangga di Papua

Panglima TNI Resmikan 5 Batalyon Infanteri Penyangga di Papua

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 17:04 WIB

Loyal pada Batalyon, Prabowo Subianto Rela Mohon Hal Ini ke Orang Tua

Loyal pada Batalyon, Prabowo Subianto Rela Mohon Hal Ini ke Orang Tua

News | Sabtu, 02 Maret 2024 | 13:05 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×