Dubes Iran: Rudal yang Ditembakkan ke Israel Jenis Lama, Kami Sedang Cuci Gudang

Liberty Jemadu

Senin, 23 Juni 2025 | 18:38 WIB
Dubes Iran: Rudal yang Ditembakkan ke Israel Jenis Lama, Kami Sedang Cuci Gudang
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi, dalam kunjungan ke redaksi Suara.com di Jakarta, Senin (23/6/2025), mengatakan militer Iran masih menggunakan rudal lama untuk membalas serangan Israel. [Suara.com/Alvian Winanto]

Generasi pertama rudal Kheibar Shekan dikembangkan pada 2017. Dinamai Khorramshahr-1, rudal ini memiliki panjang 13 meter dengan diamter 1,5 meter.

Generasi kedua, Khorramshahr-2, dipamerkan pada 2019 dengan bobot mencapai 20 ton. Lalu pada Mei 2023, Iran memperkenalkan Khorramshahr-4, tanpa lebih dahulu menunjukkan rupa dari Khorramshahr-3.

Beberapa sumber menyebutkan Iran sebenarnya sudah memiliki Khorramshahr-3, tetapi rudal itu sengaja tak dipamerkan ke publik demi alasan keamanan.

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi, dalam kunjungan ke redaksi Suara.com di Jakarta, Senin (23/6/2025), mengatakan militer Iran masih menggunakan rudal lama untuk membalas serangan Israel. [Suara.com/Alvian Winanto]
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi, dalam kunjungan ke redaksi Suara.com di Jakarta, Senin (23/6/2025), mengatakan militer Iran masih menggunakan rudal lama untuk membalas serangan Israel. [Suara.com/Alvian Winanto]

Keunggulan Kheibar Shekan adalah ia lebih sukar untuk dilacak dan dicegat oleh rudal penangkis lawan. Rudal ini juga tak dibekali dengan airelon, salah satu komponen kecil pada sirip misil, yang membuatnya bisa melesat lebih cepat serta akurat.

Kheibar mengandalkan mesin Arond, yang dikembangkan sendiri oleh Iran. Mesin ini terintegrasi di dalam tangki bahan bakar rudal, sehingga mengurangi panjang rudal serta membuat peluru kendali itu lebih sukar dilacak.

Selain itu, Kheibar juga bisa ditembakan dari peluncur roket mobile dan bisa dipersiapkan untuk ditembakkan hanya dalam 15 menit.

Nama Kheibar Shekan sendiri diambil dari bahasa Arab, yang berarti Penakluk Khaibar, yang mengacu pada pertempuran antara umat Islam di bawah pimpinan Nabi Muhammad melawan kelompok Yahudi di oasis Khaibar.

Dalam pertempuran itu, disebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib - sahabat, sepupu dan menantu Nabi - memiliki peran penting. Karenanya penggunaan nama Kheibar Shekan pada rudal canggih Iran ini disebut memiliki nilai historis serta agama.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Meroket Usai AS Serang Iran, DPR Ingatkan Pemerintah Soal Beban APBN

Harga Minyak Meroket Usai AS Serang Iran, DPR Ingatkan Pemerintah Soal Beban APBN

News | Senin, 23 Juni 2025 | 18:31 WIB

Menlu Iran Bertemu Putin Usai Serangan Nuklir Oleh AS, Rusia Pecahkan "Perang Dunia"?

Menlu Iran Bertemu Putin Usai Serangan Nuklir Oleh AS, Rusia Pecahkan "Perang Dunia"?

News | Senin, 23 Juni 2025 | 17:35 WIB

Pertama Kalinya! Iran Hujani Israel dengan Rudal 'Penghancur Khaibar', Perang Masuk Babak Mengerikan

Pertama Kalinya! Iran Hujani Israel dengan Rudal 'Penghancur Khaibar', Perang Masuk Babak Mengerikan

News | Senin, 23 Juni 2025 | 17:33 WIB

Daftar Negara Paling Sengsara Jika Selat Hormuz Ditutup, Bagaimana dengan Indonesia?

Daftar Negara Paling Sengsara Jika Selat Hormuz Ditutup, Bagaimana dengan Indonesia?

News | Senin, 23 Juni 2025 | 17:17 WIB

Gara-gara Konflik AS-Iran, Rupiah Terkapar di Level Rp 16.492 per Dolar AS

Gara-gara Konflik AS-Iran, Rupiah Terkapar di Level Rp 16.492 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 16:50 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×