Serangan AS ke Iran Bisa Picu Aksi Radikalisme, Indonesia Diminta Waspada!

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 24 Juni 2025 | 20:50 WIB
Serangan AS ke Iran Bisa Picu Aksi Radikalisme, Indonesia Diminta Waspada!
Serangan AS ke Iran juga berpotensi membangkitkan jaringan radikalisme dan terorisme.(IST)

Suara.com - Serangan Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir Iran dikhawatirkan dapat memicu perang global.

Guru Besar Ilmu Politik Islam UIN Jakarta Khamami Zada menyebutkan kalau tindakan AS itu mengancam masa depan perdamaian dunia serta tindakan radikalisme berbasis agama.

Lebih parah lagi, serangan AS ke Iran juga berpotensi membangkitkan jaringan radikalisme dan terorisme.

"Perang Israel dengan Iran yang kini melibatkan Amerika Serikat membawa dampak buruk bagi kemanusiaan dan masa depan perdamaian dunia. Selain memperuncing konflik Israel-Iran, serangan Amerika Serikat ke Iran untuk membantu Israel disinyalir akan membangkitkan jaringan radikalisme dan terorisme," kata Khamami dalam keterangannya, Selasa (24/6/2025).

"Sel-sel yang sedang tidur dan menunggu waktu yang tepat, akan terbangun dan tersadar bahwa Islam sedang diserang Barat," katanya enambahkan.

Kendati Iran memegang ideologi Syiah, yang selama ini dilawan kelompok radikal, Khamami menyebutkan kalau sentimen keislaman akan mudah digunakan untuk memproduksi radikalisme dalam situasi perang saat ini. Kondisi itu bisa terjadi karena Islam sedang diserang Amerika Serikat dan Israel.

"Bukankah selama ini, kelompok Syiah, seperti Iran, Houthi di Yaman, dan Hizbullah di Lebanon berjuang bersama Hamas (Palestina) melawan Israel. Bangkitnya radikalisme dan bahkan terorisme akan sangat berbahaya bagi keamanan dunia," katanya.

Dia berpandangan kalau pejuang yang melawan Israel dan Amerika Serikat akan semakin banyak. Bukan hanya di kalangan Syiah, tapi juga kelompok Sunni. Bahkan kelompok itu bisa saja bersatu untuk melawan Israel dan Amerika Serikat.

Dia menyebutkan saat ini perlu diwaspadai pola-pola radikalisme dan terorisme di sejumlah negara.

baca juga

Mereka disebut akan menargetkan orang-orang asing dari negara barat, fasilitas Amerika Serikat, seperti kedutaan, perkantoran, perhotelan, dan perusahaan yang berafiliasi dengan Amerika Serikat.

"Banyak negara akan sulit mengendalikan dampak buruk dari serangan Amerika Serikat," ujar Khamami.

Dosen di Prodi HTN Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta ini menyebutkan Indonesia sebagai negara yang berhasil menangani radikalisme dan terorisme dalam beberapa tahun belakangan ini harus meningkatkan kewaspadaan tinggi untuk mencegah sel-sel terorisme bergerak melakukan serangan balik ke fasilitas-fasilitas Barat di tanah air.

"Indonesia harus meningkatkan kewaspadaan dengan tetap membangun kohesivitas di tengah masyarakat khususnya umat beragama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Punya Senjata Nuklir, Dubes Iran: Jika Punya Bom Nuklir Israel Tak Mungkin Berani Menyerang

Dituding Punya Senjata Nuklir, Dubes Iran: Jika Punya Bom Nuklir Israel Tak Mungkin Berani Menyerang

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 20:27 WIB

Dubes Iran di Indonesia: Kami Selalu Targetkan Militer Israel, Bukan Warga Sipil

Dubes Iran di Indonesia: Kami Selalu Targetkan Militer Israel, Bukan Warga Sipil

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 20:22 WIB

Daftar Pangkalan Militer AS di Asia Tenggara, Indonesia Masuk Kandidat

Daftar Pangkalan Militer AS di Asia Tenggara, Indonesia Masuk Kandidat

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 20:06 WIB

Arie Untung Ingatkan Bahaya Senjata Nuklir Kalau Konflik Iran dan Israel Picu Perang Dunia 3

Arie Untung Ingatkan Bahaya Senjata Nuklir Kalau Konflik Iran dan Israel Picu Perang Dunia 3

Entertainment | Selasa, 24 Juni 2025 | 19:09 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×