Daftar Pangkalan Militer AS di Asia Tenggara, Indonesia Masuk Kandidat

M Nurhadi

Selasa, 24 Juni 2025 | 20:06 WIB
Daftar Pangkalan Militer AS di Asia Tenggara, Indonesia Masuk Kandidat
Ilustarsi tentara AS [Brookings.edu]

Suara.com - Amerika Serikat memperbesar pengaruhnya di negara – negara Asia Tenggara, salah satunya dengan cara mendirikan pangkalan militer. Asia Tenggra menjadi kawasan yang representatif setelah konflik dengan China terus memanas, terutama di Laut China Selatan. Berikut merupakan daftar pangkalan militer AS di Asia Tenggara. Namun, sebagai informasi Amerika Serikat tidak memiliki pangkalan militer permanen di Asia Tenggara, tetapi militer terbatas dan akses yang strategis ditempatkan di sejumlah negara.

1. Filipina

AS menempatkan pangkalan militer di Filipina, salah satunya karena lokasi yang strategis dan berbatasan dengan Laut China Selatan. AS bersama Filipina memegang Perjanjian Pertahanan Bersama (MDT) dan Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Peningkatan Kerja Sama Pertahanan (EDCA) sehingga militer Negeri Paman Sam bisa beroperasi terbatas di sana.

Melansir Antara, penolakan pangkalan militer di Filipina oleh Profesor Roland G. Simbulan dari University of the Philippines (UP) saat berbicara pada peluncuran edisi ketiga 'The Bases of Our Insecurity' dalam forum media di Kota Quezon, baru-baru ini menjadi isu yang berhubungan dengan kondisi kawasan Asia Tenggara terkait memanasnya situasi Laut China Selatan. Dia menyoroti bagaimana pangkalan-pangkalan ini mengubah Filipina menjadi pangkalan terdepan bagi Amerika, yang secara khusus menargetkan Tiongkok. Pangkalan EDCA baru, yang sebagian besar berlokasi di Taiwan, akan menarik Filipina ke dalam lingkaran ketegangan AS-Tiongkok.

2. Singapura

AS diketahui tak memiliki pangkalan militer permanen di Singapura. Namun, kedua negara ini memiliki kerja sama yang kuat di bidang militer. Melansir Indo Pacific Defense Forum, Angkatan Bersenjata Singapura (Singapore Armed Force – SAF) dan Pasukan Rotasi Marinir Amerika Serikat-Asia Tenggara melakukan latihan Valiant Mark pada pertengahan Desember 2024 untuk memperkuat interoperabilitas dan kemitraan di antara kedua pasukan.

Latihan selama lima hari di Singapura itu meningkatkan kerja sama di Indo-Pasifik, memperkuat hubungan di antara personel, dan mempersiapkan berbagai unit untuk keterlibatan pelatihan di masa mendatang. “Tujuan Valiant Mark 24 adalah untuk meningkatkan interoperabilitas kami dengan mitra SAF dan untuk memperkuat ikatan kami dengan Singapura sebagai sebuah negara,” ungkap Mayor Pasukan Marinir A.S. Jack McAndrews, perwira logistik Pasukan Rotasi Marinir.

3. Thailand

AS tidak mendirikan pangkalan militer di Thailand. Namun, mereka dapat mengakses sejumlah fasilitas militer Negeri Gajah Putih dengan perjanjian terbatas. Sebagai contoh, U-Tapao Royal Thai Navy Airfield digunakan oleh pesawat militer AS untuk logistik, evakuasi medis, dan operasi kemanusiaan. Sementara itu, Korat & Nakhon Ratchasima merupakan tempat latihan dalam program bersama seperti Cobra Gold.

baca juga

4. Indonesia

Sebagai negara terluas di Asia Tenggara Indonesia sempat menjadi incaran pangkalan militer Amerika Serikat. Namun, usulan pendirian pangkalan militer ditolak oleh presiden saat itu, Joko Widodo.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo telah menolak permintaan Amerika Serikat untuk menjadi pangkalan bagi pesawat-pesawat mata-mata P-8 Poseidon pada akhir 2020 lalu. AS disebut telah melakukan pendekatan tingkat tinggi ke Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri Indonesia, sebelum Presiden Joko Widodo menolak permintaan tersebut.

Permintaan dari AS itu disebut sempat membuat Pemerintah Indonesia terkejut. Sejak lama Indonesia diketahui memiliki kebijakan luar negeri bebas-aktif dan tidak pernah mengizinkan Nusantara dijadikan pangkalan bagi militer asing.

Permintaan itu diajukan AS di tengah meningkatnya ketegangan dengan China di Laut China Selatan. China juga disebut sedang gencar memperluas pengaruhnya di Asia Tenggara. Pesawat P-8 merupakan alat mata-mata kunci AS dalam memantau aktivitas militer China di Laut China Selatan, perairan yang kini diklaim oleh Beijing. Di lautan itu, China berebut klaim dengan Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Diserang, Putin Pasang Badan: Rusia Kecam Keras Agresi AS!

Iran Diserang, Putin Pasang Badan: Rusia Kecam Keras Agresi AS!

Video | Selasa, 24 Juni 2025 | 17:05 WIB

Perang Dunia Ketiga Mau Pecah, Indonesia Masih Belum Punya Dubes untuk AS, Apa Kata Istana?

Perang Dunia Ketiga Mau Pecah, Indonesia Masih Belum Punya Dubes untuk AS, Apa Kata Istana?

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 15:23 WIB

Dasco Sebut Calon Dubes Indonesia untuk AS Sudah Ada, Belum Disampaikan ke DPR

Dasco Sebut Calon Dubes Indonesia untuk AS Sudah Ada, Belum Disampaikan ke DPR

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 15:07 WIB

Menteri Luar Negeri Iran: Belum Ada Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel

Menteri Luar Negeri Iran: Belum Ada Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:36 WIB

Arab Saudi Mengecam Serangan yang Dilancarkan Iran ke Pangkalan Militer AS di Qatar

Arab Saudi Mengecam Serangan yang Dilancarkan Iran ke Pangkalan Militer AS di Qatar

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:04 WIB

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Antara Iran dan Israel

Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Antara Iran dan Israel

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 11:53 WIB

Terkini

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

8 Sunscreen Mengandung Kolagen untuk Usia 50 Tahun, Wajah Kencang Tanpa Kerutan

8 Sunscreen Mengandung Kolagen untuk Usia 50 Tahun, Wajah Kencang Tanpa Kerutan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:35 WIB

Saat Rumah Jadi Solusi: Wujudkan Beragam Kebutuhan Bersama Danamon HomeCash KMG (Kredit Multiguna)

Saat Rumah Jadi Solusi: Wujudkan Beragam Kebutuhan Bersama Danamon HomeCash KMG (Kredit Multiguna)

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:34 WIB

Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?

Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Ombudsman RI Absen Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Rapat Komisi XIII DPR

Ombudsman RI Absen Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Rapat Komisi XIII DPR

News | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Urutan Shio yang Disebut Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut

Urutan Shio yang Disebut Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Kalau Tiap Tahun Harus Disuntik Anggaran, Apa yang Sebenarnya Dibangun?

Kalau Tiap Tahun Harus Disuntik Anggaran, Apa yang Sebenarnya Dibangun?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:30 WIB

Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri

Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 11:29 WIB

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

News | Senin, 28 September 2026 | 11:27 WIB

×