Trump Umumkan Perang Iran-Israel Berakhir, Tapi Mengapa Ia Juga Sebut Bisa Meletus Lagi 'Segera'?

Bangun Santoso Suara.Com
Kamis, 26 Juni 2025 | 14:12 WIB
Trump Umumkan Perang Iran-Israel Berakhir, Tapi Mengapa Ia Juga Sebut Bisa Meletus Lagi 'Segera'?
Presiden AS, Donald Trump. [Instagram]

Suara.com - Di tengah ketegangan global yang mencapai puncaknya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat sebuah pengumuman yang mengejutkan sekaligus membingungkan: konflik terbuka antara Iran dan Israel telah berakhir.

Alasannya, menurut Trump, bukan karena tercapainya sebuah kesepakatan diplomatik yang rumit, melainkan karena kedua negara adidaya di Timur Tengah itu "lelah dan kehabisan tenaga."

Berbicara dalam sebuah konferensi pers yang digelar setelah pertemuan puncak para pemimpin NATO di Den Haag pada Rabu (25/6), Trump dengan gaya khasnya mendeklarasikan akhir dari permusuhan yang telah menyeret Amerika Serikat ke dalamnya. Ia mengklaim telah berhasil mendinginkan situasi dan meyakinkan dunia bahwa tidak akan ada lagi aksi saling balas.

Namun, hanya beberapa menit setelah memberikan jaminan tersebut, Trump menambahkan sebuah pernyataan yang kontradiktif, seolah membuka kembali pintu ketidakpastian. Ia menyebut ada kemungkinan konflik akan berlanjut "suatu hari nanti," dan bahkan mungkin "segera."

Dalam penjelasannya yang penuh percaya diri, Trump menggambarkan dirinya sebagai mediator utama yang berhasil menjinakkan kedua belah pihak.

"Saya menangani keduanya, dan mereka berdua capai dan kelelahan. Mereka bertempur dengan sangat, sangat keras dan sangat kejam, sangat keras, dan mereka berdua merasa puas untuk pulang dan keluar," ucapnya, melukiskan gambaran dua petarung yang kehabisan napas.

Untuk memperkuat klaimnya, Trump membeberkan sebuah insiden di balik layar yang menempatkannya sebagai penentu tunggal. Ia menceritakan momen ketika Israel hampir melancarkan serangan balasan besar-besaran setelah Iran dianggap melanggar gencatan senjata.

"Saya pikir tanda yang paling jelas adalah ketika, seperti yang Anda ketahui, Iran agak melanggar gencatan senjata. Dan Israel mengerahkan pesawat pada pagi itu, dan jumlahnya banyak, 52 pesawat. Dan saya berkata, 'Anda (Israel) harus membawa mereka (pesawat tempur) itu kembali.' Dan mereka kembali. Mereka tidak melakukan apa pun," lanjut Trump, mengklaim bahwa perintahnya secara langsung mencegah eskalasi lebih lanjut.

Deklarasi "damai" dari Trump ini datang setelah dua minggu yang penuh gejolak. Rangkaian konflik dimulai pada dini hari tanggal 13 Juni, ketika Israel melancarkan operasi militer skala besar terhadap Iran, dengan tuduhan bahwa Teheran secara diam-diam menjalankan program nuklir untuk tujuan militer.

Baca Juga: Ogah Cabut Ucapan soal Iran, Felix Siauw Kini Singgung LGBT: Aku Bahagia Mereka Dukung Palestina

Iran tidak tinggal diam. Pada malam harinya, Teheran membalas dengan kekuatan penuh melalui "Operasi True Promise 3", meluncurkan rentetan rudal dan drone yang menargetkan situs-situs militer strategis di dalam wilayah Israel.

Eskalasi mencapai level baru pada 22 Juni, ketika Amerika Serikat secara langsung terlibat dengan menyerang tiga lokasi nuklir vital milik Iran di Natanz, Fordo, dan Isfahan. Setelah serangan itu, Trump mengeluarkan ultimatum keras, menyatakan bahwa Teheran "sekarang harus setuju untuk mengakhiri perang ini" atau menghadapi konsekuensi yang jauh lebih buruk.

Puncaknya, pada Senin (23/6), Iran melakukan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan melancarkan serangan rudal balasan ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, salah satu fasilitas militer AS terbesar di Timur Tengah.

Dunia menahan napas, mengantisipasi perang regional yang lebih luas. Namun, secara mengejutkan, pada Senin malam itu juga, Trump mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah menyetujui gencatan senjata, yang kemudian ia konfirmasi kembali pada Selasa (24/6) bahwa kesepakatan itu telah berlaku efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI