Bakal Terima Donasi Rp1,5 Miliar, Agam Rinjani Blak-blakan Pernah Jadi Orang Kaya karena Jadi Porter

Dinda Rachmawati

Kamis, 03 Juli 2025 | 15:33 WIB
Bakal Terima Donasi Rp1,5 Miliar, Agam Rinjani Blak-blakan Pernah Jadi Orang Kaya karena Jadi Porter
Pengakuan Agam Rinjani Saat Menemukan Juliana Marins: Kepala Retak, Sudah Mati di Tempat [YouTube Curhat Bang Denny Sumargo]

Suara.com - Abdul Haris Agam, atau yang dikenal sebagai Agam Rinjani, merupakan seorang operator tur gunung, pemandu, dan porter pendakian Gunung Rinjani. Ia lahir di Makassar pada 22 Desember 1988.

Sejak muda, Agam telah mengabdikan dirinya pada dunia pendakian. Ia tidak hanya membawa tamu ke gunung, tetapi juga aktif sebagai relawan tim penyelamat dalam berbagai operasi evakuasi pendaki yang mengalami kesulitan.

Dalam wawancara bersama kanal YouTube Gakkum Kehutanan yang tayang pada 16 Juli 2024, Agam menyampaikan bahwa hingga tahun tersebut, ia telah naik ke Gunung Rinjani sebanyak 574 kali, dan mencapai puncak gunung sebanyak 352 kali. 

Kegiatan mendakinya tidak semata-mata karena pekerjaan, melainkan juga karena minat pribadi. Ia sering melakukan pendakian meskipun tidak sedang mengantar tamu. 

“Kadang saya naik tiga kali seminggu, kadang satu hari one day trip, kadang sebulan empat kali,” ujar Agam dalam wawancara tersebut.

Dari profesinya sebagai porter, Agam pernah memperoleh pendapatan yang cukup besar. Ia menceritakan bahwa dirinya pernah menabung hingga Rp367 juta dari hasil membawa tamu hampir setiap minggu. 

“Pernah di Rinjani, ku niat mau jadi orang kaya 10 hari. Alhamdulillah, terpenuhi. Dapat saya tamu yang banyak. Hampir setiap minggu. Ku tabung itu uang,” kata Agam saat berbincang dalam Podcast bersama Denny Sumargo.

Tabungan itu kemudian ia gunakan untuk liburan ke Bali. Di sana, ia menginap di Hotel Mulia yang diketahui memiliki tarif Rp24 juta per malam. 

Namun dalam pengalamannya, ia menceritakan bahwa ia sempat diusir oleh pihak keamanan hotel karena penampilannya yang tidak sesuai ekspektasi. 

baca juga

“Kan celana ku sobek-sobek. Motorku motor gembel,” kata Agam sambil tertawa dalam video yang beredar.

Kini, namanya semakin dikenal luas, terutama di kalangan masyarakat Brasil, setelah peristiwa pada Rabu, 25 Juni 2025, ketika ia turut serta dalam upaya evakuasi jenazah Juliana Marins, seorang pendaki asal Brasil yang meninggal dunia setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani. 

Tindakan Agam dalam proses evakuasi tersebut mendapat perhatian luas dari publik Brasil dan media internasional. Sebagai bentuk penghargaan, masyarakat Brasil bersama platform penggalangan dana Voaa dan mitranya Razões para Acreditar mengadakan kampanye donasi untuk Agam. 

Namun, pada Senin, 30 Juni 2025, kampanye tersebut sempat diumumkan batal. Meskipun demikian, setelah mendapatkan banyak masukan dari publik, Voaa menyampaikan bahwa mereka akan tetap menyalurkan donasi kepada Agam tanpa potongan biaya administrasi maupun pajak.

Total donasi untuk Agam Rinjani saat ini diketahui telah terkumpul hingga Rp 1,54 miliar.

“Pembaruan penting: Kami akan tetap memberikan donasi 100 persen kepada Agam, tanpa pemotongan pajak. Jika Anda ingin pengembalian dana donasi, silakan kirim email ke [email protected] selama 48 jam ke depan. Kami tetap mendengarkan dan bertindak,” tulis pernyataan resmi Voaa melalui akun Instagram-nya.

Kisah Agam kemudian menjadi perbincangan di media sosial, khususnya di platform X (sebelumnya Twitter), setelah informasi mengenai penghasilannya serta pengalamannya menginap di hotel mewah beredar. 

Sebagian pengguna menilai bahwa Agam seharusnya tidak perlu menerima donasi karena dinilai telah memiliki penghasilan yang besar. Sementara itu, sebagian lainnya menilai bahwa semua orang memiliki cara masing-masing dalam menikmati hasil kerja kerasnya.

Salah satu akun menulis, “Bukan perkara ga bisa finansial, kesenangan dan nyamannya orang beda-beda, bisa jadi mumpung ada, nyobain yang mustahil dia lakukan.” 

Komentar lainnya menyatakan, “Orang kayak gini dapat uang untuk beli experience lain yang dia nggak dapat (kemewahan), karena hal itu nggak didapat di alam.”

Namun, ada pula komentar yang bernada sinis, seperti “Duit segitu langsung diabisin buat seneng-seneng doang sampe abis? Damn. Mentality,” serta “Berarti hidupnya cuma hura-hura. Nggak layak dibantu.”

Terlepas dari tanggapan pro dan kontra yang muncul, donasi dari warga Brasil untuk Agam tetap dilanjutkan sesuai dengan komitmen dari pihak penyelenggara. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengakuan Agam Rinjani Saat Menemukan Juliana Marins: Kepala Retak, Sudah Mati di Tempat

Pengakuan Agam Rinjani Saat Menemukan Juliana Marins: Kepala Retak, Sudah Mati di Tempat

Entertainment | Rabu, 02 Juli 2025 | 15:38 WIB

Sisi Lain Agam Rinjani, Pernah Habiskan Rp 367 Juta Buat Hidup Mewah di Bali

Sisi Lain Agam Rinjani, Pernah Habiskan Rp 367 Juta Buat Hidup Mewah di Bali

Entertainment | Rabu, 02 Juli 2025 | 13:15 WIB

Lagi di Jakarta saat Juliana Marins Jatuh, Agam Rinjani: Kalau Saya di Sana Mungkin Selamat

Lagi di Jakarta saat Juliana Marins Jatuh, Agam Rinjani: Kalau Saya di Sana Mungkin Selamat

Entertainment | Selasa, 01 Juli 2025 | 13:34 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×