Kembali Diguyur Hujan Deras, Pemukiman di Jakarta Dikepung Banjir Lebih dari 1 Meter

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Senin, 07 Juli 2025 | 22:40 WIB
Kembali Diguyur Hujan Deras, Pemukiman di Jakarta Dikepung Banjir Lebih dari 1 Meter
Warga beraktivitas di tengah banjir yang melanda di Jalan Tipala, Makassar, Jakarta Timur, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Ibu Kota kembali memicu banjir di sejumlah titik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sedikitnya enam Rukun Tetangga (RT) terendam banjir, dengan genangan tertinggi mencapai 120 centimeter di wilayah Pondok Labu, Jakarta Selatan.

“Penyebab akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Yohan, dalam keterangannya, Senin (7/7/2025).

Di Kelurahan Cilandak Timur, tercatat tiga RT terdampak banjir dengan ketinggian air berkisar antara 40 hingga 90 centimeter.

Sementara satu RT lainnya di Kelurahan Cilandak Barat juga terendam dengan ketinggian air mencapai 70 centimeter.

Wilayah Jakarta Barat turut terdampak. Satu RT di Kelurahan Semanan dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air 30 centimeter.

Banjir di lokasi ini disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Semanan.

Yohan menambahkan, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau genangan di seluruh wilayah serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna mempercepat proses penyedotan air.

Petugas juga memastikan fungsi tali-tali air berjalan optimal dengan dukungan lurah dan camat setempat, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

baca juga

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” katanya.

Modifikasi Cuaca

Sebelumnya diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta BPBD DKI Jakarta akan lakukan operasi modifikasi cuaca atau OMC sebagai respons atas tingginya intensitas hujan di wilayah Jabodetabek hingga menyebabkan banjir.

Operasi ini mulai dilakukan hari ini dan direncanakan berlangsung hingga 11 Juli 2025, dengan lokasi pusat komando sementara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, mengungkapkan bahwa timnya masih dalam tahap persiapan pelaksanaan teknis.

"Hari ini memang BNPB bersama kami, BMKG dan BPBD DKI sudah memulai operasi modifikasi cuaca. Mungkin akan dimulai siang nanti karena informasinya baru semalam dan ini kami masih persiapan," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (7/7/2025).

Dia menjelaskan bahwa operasi tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi banjir, terutama di wilayah hulu Jabodetabek yang selama sepekan terakhir mengalami peningkatan curah hujan secara ekstrem.

Petugas mengangkut bahan semai saat akan diterbangkan untuk modifikasi cuaca di Jakarta, Senin (17/3/2025). (foto dok. BPBD DKI Jakarta)
Petugas mengangkut bahan semai saat akan diterbangkan untuk modifikasi cuaca di Jakarta. (foto dok. BPBD DKI Jakarta)

Menurut Budi, fokus utama saat ini adalah memperkuat cakupan operasi modifikasi cuaca di kawasan Jawa Barat dan DKI Jakarta, yang dinilai paling rentan terhadap limpasan air dari wilayah hulu.

"Karena coverage-nya kalau kita lihat Jawa Barat dan DKI ini yang perlu diantisipasi terutama di wilayah hulu Jabodetabek," jelasnya.

Untuk menunjang operasional OMC, BNPB akan menggunakan satu unit pesawat sebagai armada penyemaian awan.

Kendati demikian, lanjut Budi, tidak menutup kemungkinan adanya penambahan armada dari TNI AU apabila intensitas hujan tidak menurun dalam beberapa hari ke depan.

"Kemungkinan nanti kita akan me-review juga apakah wilayah Jakarta, khususnya Jabodetabek, ini juga perlu penebalan pesawat. Jadi sementara BNPB menyiapkan satu pesawat dan kalau memang nanti diperlukan armada TNI juga mungkin akan siap mendukung," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Bidara Cina 2 Meter: Warga Trauma, Kenangan Banjir Ramadan Kembali Menghantui

Banjir Bidara Cina 2 Meter: Warga Trauma, Kenangan Banjir Ramadan Kembali Menghantui

Video | Senin, 07 Juli 2025 | 19:05 WIB

Operasi Langit Jakarta Dimulai! Modifikasi Cuaca Jadi 'Pawang' Hujan Ekstrem

Operasi Langit Jakarta Dimulai! Modifikasi Cuaca Jadi 'Pawang' Hujan Ekstrem

News | Senin, 07 Juli 2025 | 18:22 WIB

Langit Jabodetabek Bakal 'Diacak-acak', BNPB Siapkan Hujan Buatan Cegah Banjir Susulan

Langit Jabodetabek Bakal 'Diacak-acak', BNPB Siapkan Hujan Buatan Cegah Banjir Susulan

News | Senin, 07 Juli 2025 | 15:08 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×