Gibran dalam Bayang-bayang Prabowo? Analisis Pedas Pengamat Soal 'Kepatuhan' Wapres

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 08 Juli 2025 | 09:20 WIB
Gibran dalam Bayang-bayang Prabowo? Analisis Pedas Pengamat Soal 'Kepatuhan' Wapres
Terlihat Gibran mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan potong tumpeng saat menyambangi Wisma Danantara Indonesia yang kini resmi menjadi kantor Badan Pengelola Investasi Danantara. [Foto dok. Presiden]

Suara.com - Pengamat komunikasi politik, Hendri Satrio, memberikan analisis mendalam terkait perkembangan politik yang melibatkan Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming RakaGibran dalam bayang-bayang Prabowo

Hal itu dalam sebuah podcast bersama Bambang Widjojanto yang tayang di YouTube, Hendri Satrio mengungkapkan sejumlah pandangannya mengenai berbagai isu yang menyelimuti putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut.

Salah satu poin utama yang disoroti adalah keberadaan surat pemakzulan Gibran di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Hendri Satrio menduga kuat bahwa lambannya proses pembacaan surat tersebut diakibatkan oleh kalkulasi politik yang sedang berlangsung di kalangan parlemen.

"Saya menduga DPR ini menunggu sinyal kekuasaan atau arah angin politik sebelum mereka membacakan surat itu," ujarnya, seperti yang terekam pada video tersebut.

Lebih lanjut, ia berspekulasi bahwa para legislator mungkin merasa momentum isu tersebut telah berlalu atau bahkan sengaja menguji respons dan kesabaran masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) sempat berbincang dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah) sesaat sebelum memasuki pesawat ke Arab Saudi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/7/2025).  [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc]
Presiden Prabowo Subianto (kiri) sempat berbincang dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah) sesaat sebelum memasuki pesawat ke Arab Saudi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/7/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc]

"Bisa juga mereka merasa momentumnya sudah lewat, atau mereka sedang ngetes, 'ini rakyat masih sabar nggak sih?'" tambahnya di menit.

Hendri Satrio bahkan melihat potensi surat pemakzulan ini sebagai alat tawar-menawar politik di kemudian hari. "Ini bisa jadi alat bargaining politik," tegasnya.

 Selain isu politik formal, aktivitas Gibran di ruang publik juga tak luput dari perhatian Hendri Satrio. Terkait dengan viralnya video Gibran bermain bola dan mencetak gol, Hendri Satrio menafsirkan hal tersebut sebagai upaya membangun citra positif.

"Saya melihat Gibran ingin menunjukkan bahwa dia itu bugar, dia itu seperti anak muda yang lain," katanya.

baca juga

Namun, ia memberikan kritik terhadap proses terciptanya gol tersebut yang dinilainya kurang menunjukkan kompetisi yang sesungguhnya.

"Tapi cara dia cetak gol itu kan kayak 'tolongin dong', nggak ada challenge yang sesungguhnya," sindirnya.

Menyoal peran Gibran sebagai wakil presiden termuda dalam sejarah Indonesia, Hendri Satrio menekankan besarnya tanggung jawab yang diemban oleh Wali Kota Surakarta tersebut.

"Gibran ini punya beban untuk membuktikan kepada generasi muda bahwa anak muda itu bisa jadi pemimpin yang baik. Kalau dia gagal, ini akan menutup kesempatan anak muda yang lain," wanti-wantinya.

Lebih lanjut, ia mempertanyakan klaim bahwa kemenangan Gibran dalam Pilpres 2024 sepenuhnya merupakan representasi pilihan anak muda.

Ilustrasi pemerintah Indonesia (Instagram/gibran_rakabuming)
Ilustrasi pemerintah Indonesia (Instagram/gibran_rakabuming)

"Saya juga mempertanyakan klaim bahwa anak muda memilih Gibran. Banyak yang memilih karena faktor Prabowo menurut saya," ungkapnya.

Dalam konteks relasi antara Gibran dan Presiden terpilih Prabowo Subianto, Hendri Satrio melihat adanya kecenderungan Gibran untuk lebih patuh pada arahan seniornya.

"Saya melihat Gibran ini sekarang lebih mengikuti arahan Pak Prabowo," cetusnya.

Analisis ini memberikan gambaran tentang bagaimana dinamika politik pasca-pemilihan umum mulai terbentuk, dengan Gibran yang tampak beradaptasi dengan peran barunya di bawah kepemimpinan Prabowo.

Pernyataan-pernyataan Hendri Satrio ini menambah warna dalam diskusi publik mengenai arah politik Indonesia ke depan, khususnya terkait dengan kiprah Gibran Rakabuming Raka sebagai bagian dari pemerintahan yang akan datang. Masyarakat menanti perkembangan lebih lanjut terkait isu-isu yang disorot oleh pengamat komunikasi politik ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai KTT BRICS di Rio de Janeiro, Prabowo Lanjutkan Lawatan Kenegaraan ke Brasilia

Usai KTT BRICS di Rio de Janeiro, Prabowo Lanjutkan Lawatan Kenegaraan ke Brasilia

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 09:10 WIB

Hari Kedua KTT BRICS, Prabowo Tampil di Barisan Terdepan saat Foto Resmi

Hari Kedua KTT BRICS, Prabowo Tampil di Barisan Terdepan saat Foto Resmi

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 09:00 WIB

Program 3 Juta Rumah Prabowo Bergulir di Sukabumi

Program 3 Juta Rumah Prabowo Bergulir di Sukabumi

News | Senin, 07 Juli 2025 | 22:35 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×