Jabat Komisaris PLN, Terkuak Alasan Ade Armando Dapat 'Jatah' di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 11 Juli 2025 | 12:37 WIB
Jabat Komisaris PLN, Terkuak Alasan Ade Armando Dapat 'Jatah' di Pemerintahan Prabowo-Gibran
Kolase foto Gibran dan Ade Armando. (Tangkapan layar/Ist)

Suara.com - Jabatan Komisaris PT PLN Nusantara Power (PLN NP) yang kini diduduki oleh Ade Armando disebut-sebut sebagai 'jatah' karena dianggap menjadi 'pembela' pemerintahan saat ini. Pernyataan itu disampaikan oleh Pengamat politik, Adi Prayitno dalam siniar yang tayang di akun Youtube pribadinya, beberapa waktu lalu.

Hal itu menanggapi keriuhan di media sosial terkait banjir kritikan terhadap Ade Armando usai menjabat sebagai petinggi di perusahaan BUMN tersebut.

Dalam siniar tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) menyebut jabatan baru itu tak terlepas dari sepak terjang Ade Armando yang kerap menangkis isu-isu negatif yang menyasar pemerintah.

Selain menjadi politisi PSI, Ade Armando diketahui adalah pegiat sosial yang menjadi pendukung Jokowi saat masih menjadi presiden.

"Saya kira menyangkut beberapa hal. Pertama, ini tentu tidak terlepas dari sosok Ade Armando yang selama ini tampilan politiknya ke publik itu adalah sebagai sosok salah satu yang menjadi pembela utama dari kekuasaan, pembela utama dari pemerintahan saat ini," ujar Adi Prayitno dalam siniar yang dilihat pada Jumat (11/7/2025).

Pengamat Politik Adi Prayitno. [Suara.com/Ria Rizki]
Pengamat Politik Adi Prayitno. [Suara.com/Ria Rizki]

Adi pun tidak menampik jika target orang-orang yang berkiprah di dunia politik adalah mengejar kekuasan. 

"Nah, yang kedua ini tentu tidak terlepas dari apa namanya bahwa sebenarnya apapun yang dilakukan oleh seorang politisi itu ujung-ujungnya adalah untuk mendapatkan kekuasaan politik. Artinya apa? ketika politisi memberikan statement, dukungan-dukungan termasuk kepada dukungan kepada pemerintah, ya sebenarnya ada sesuatu yang ditarget adalah kekuasaan," ungkapnya. 

Adi Prayitno turut mengungkit lagi soal masalah Pilpres 2024 lalu yang dimenangkan oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Dalam konteks demokrasi elektroral, menurutnya, tidak ada masalah jika Ade Armando ikut kecipratan 'kue kekuasaan' atas dukungannya terhadap Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 lalu.

"Saya kira sebenarnya tidak ada persoalan apa pun. Jadi kalau orang seperti Ade Armando yang sejak awal misalnya mendukung Prabowo dan Gibran tegak lurus, selalu memberikan dukungan-dukungan dan pembelaan secara total at the end mendapatkan komisaris adalah hal lumrah dalam konteks demokrasi elektoral," ujarnya.

baca juga

Adi Prayitno pun menjabarkan jabatan-jabatan 'basah' yang menjadi incaran setiap para pendukung setelah mati-matian mengantar kandidatnya memenangkan kontestasi politik, salah satunya pilpres.

"Kenapa? Karena sejatinya para pendukung setia, para pendukung loyal selayaknya memang mendapatkan kekuasaan. Artinya apa? Ketika kita ketika Anda semua menjadi pendukung pemenang, maka wajib hukumnya mendapatkan kekuasaan itu dengan konsesi. Bisa jadi menteri, wakil menteri, kepala badan, kepala lembaga, dapat komisaris, staf ahli, staf khusus dan seterusnya," beber Adi.

Jabat Komisaris PLN usai Puji Gibran Wapres Terbaik

Penunjukan Ade Armando sebagai Komisaris di PT PLN Nusantara Power (PLN NP) menjadi sorotan publik setelah pernyataan lamanya yang menyebut Gibran Rakabuming Raka sebagai "wapres terbaik" kembali mencuat.

Banyak yang menilai pernyataan tersebut kini terasa relevan, mengingat jabatan barunya sebagai komisaris di anak usaha PT PLN (Persero) itu diumumkan tak lama setelah dia memberikan pujian terbuka kepada putra Presiden Joko Widodo tersebut.

Puji Gibran Panen Jabatan? Ade Armando Tuai Cibiran Usai Jadi Komisaris PLN. [X]
Puji Gibran Panen Jabatan? Ade Armando Tuai Cibiran Usai Jadi Komisaris PLN. [X]

Ade Armando mengonfirmasi sendiri pengangkatannya sebagai komisaris PLN Nusantara Power dan menyebutkan bahwa serah terima jabatan telah dilakukan pada Kamis, 3 Juli 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Kejagung usai Jerat Raja Minyak Riza Chalid Tersangka, Mahfud MD: Gpp Pencitraan, Memang Harus

Bela Kejagung usai Jerat Raja Minyak Riza Chalid Tersangka, Mahfud MD: Gpp Pencitraan, Memang Harus

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 10:48 WIB

Curhat Sedih Jokowi Diacuhkan usai Lengser, Luhut Dicap Lebay!

Curhat Sedih Jokowi Diacuhkan usai Lengser, Luhut Dicap Lebay!

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 09:48 WIB

Luhut Sedih Jokowi Dicampakan, PDIP: Kami Gak Secengeng Itu, Apalagi Bu Mega!

Luhut Sedih Jokowi Dicampakan, PDIP: Kami Gak Secengeng Itu, Apalagi Bu Mega!

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 09:30 WIB

Amien Rais Malah Cemas Gibran Ngantor di Papua: Musibah Besar Bagi Bangsa dan Negara Kita

Amien Rais Malah Cemas Gibran Ngantor di Papua: Musibah Besar Bagi Bangsa dan Negara Kita

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 10:54 WIB

Percayai Beathor soal Bunker di Solo, Amien Rais: Saya Punya Nasihat Agar Jokowi Tebus Dosanya!

Percayai Beathor soal Bunker di Solo, Amien Rais: Saya Punya Nasihat Agar Jokowi Tebus Dosanya!

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 17:00 WIB

Terkini

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

×