- Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menyerahkan 18 unit rumah layak huni kepada warga di Desa Seumadam, Aceh Tamiang, Senin (12/1).
- BMH turut menyediakan fasilitas tambahan berupa mesin filterisasi air bersih untuk mendukung kebutuhan minum harian warga setempat.
- Program ini merupakan bagian dari target rehabilitasi 100 rumah sebelum Ramadan demi pemulihan pasca-bencana warga.
Suara.com - Sebanyak 18 kepala keluarga di Desa Seumadam, Aceh Tamiang, akhirnya dapat kembali menempati rumah layak. Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menyerahkan 18 unit rumah hasil program Recycle House di Kampung Rel, Senin (12/1), sebagai bagian dari upaya pemulihan pasca-bencana.
Penyerahan hunian ini menjadi bagian dari target rehabilitasi 100 rumah sebelum Ramadan tahun ini, dengan percepatan agar warga bisa segera meninggalkan tenda pengungsian dan menikmati stabilitas hunian yang layak.
Direktur Program dan Pendayagunaan BMH, Syamsuddin, menekankan pentingnya rumah sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidup penyintas:
"Selain hunian, BMH juga menyerahkan mesin filterisasi air bersih di lokasi tersebut. Fasilitas ini berfungsi sebagai depot air minum untuk kebutuhan harian warga," ujarnya.
Layanan air bersih dikelola oleh pengurus musala setempat menggunakan armada distribusi khusus, sehingga warga mendapatkan akses air bersih secara berkelanjutan. Tidak hanya itu, BMH juga menyalurkan paket sembako dan pakaian melalui program Lapak Bahagia, sebagai bentuk perhatian berkelanjutan agar masyarakat Aceh Tamiang pulih secara sosial dan ekonomi.
Perhatian khusus diberikan bagi kelompok lansia, yang lebih rentan secara fisik dan membutuhkan hunian permanen yang sehat. Menurut Syamsuddin, keberadaan rumah layak mempermudah lansia dalam beristirahat dan menjalankan ibadah dengan tenang.
Tokoh masyarakat Kampung Rel, Jamal, mengapresiasi program ini karena melibatkan partisipasi warga secara langsung dan tepat sasaran. Sementara salah satu penerima bantuan, Nasib, bersyukur bisa kembali ke rumahnya bersama keluarga setelah sebelumnya menempati tenda pengungsian:
"Terimakasih BMH, bantuan ini telah menjawab kebutuhan warga di sini," ujarnya.
Dengan hadirnya 18 rumah rehabilitasi ini, BMH tidak hanya menghadirkan hunian fisik, tetapi juga memulihkan rasa aman, nyaman, dan harapan bagi warga Aceh Tamiang, menjadikan rumah sebagai fondasi untuk memulai kehidupan baru pasca-bencana.
Baca Juga: BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang