Agar Pedagang Melek Teknologi, Pramono Usul Gelaran Lomba Digitalisasi Pasar di Jakarta

Rabu, 23 Juli 2025 | 10:10 WIB
Agar Pedagang Melek Teknologi, Pramono Usul Gelaran Lomba Digitalisasi Pasar di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong percepatan transformasi digital di pasar-pasar tradisional lewat inisiatif Lomba Digitalisasi Pasar. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong percepatan transformasi digital di pasar-pasar tradisional lewat inisiatif Lomba Digitalisasi Pasar. Ajang ini diharapkan bisa membuat para pedagang semakin akrab dengan sistem pembayaran non-tunai sekaligus mendorong terciptanya pasar yang bersih, tertib, dan bebas pungli.

"Saya yang usulkan lomba ini. Tujuannya jelas, agar pedagang akrab dengan sistem digital seperti QRIS dan EDC," kata Pramono kepada wartawan, Rabu (23/7/2025).

Menurutnya, digitalisasi pasar bukan sekadar soal efisiensi transaksi, tapi juga menjadi alat untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang aman.

"Kalau tak ada uang tunai beredar, ruang untuk copet dan pungli ikut hilang," ujar Pramono.

Lomba ini merupakan kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perumda Pasar Jaya, dan Bank Jakarta. Penilaiannya diserahkan sepenuhnya kepada BI dan OJK agar prosesnya objektif dan transparan.

"Pemprov tidak ikut campur soal penjurian. Kita ingin lomba ini kredibel dan objektif," tegas Pramono.

Mantan Sekretaris Kabinet ini menjelaskan, lomba digitalisasi pasar mengusung empat target besar, yakni meningkatkan kesejahteraan pedagang, membuat transaksi lebih efisien, mengoptimalkan pajak daerah, dan memberantas premanisme.

Hingga saat ini, sudah ada 20 pasar yang bergabung dalam program ini. Pemprov DKI menargetkan seluruh 133 pasar di Jakarta akan ikut serta. 

"Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Pasar harus jadi episentrum ekonomi rakyat yang bersih, tertib, dan berdaya saing," ucapnya.

Baca Juga: Sebut Tom Lembong Salah Pilih Keberpihakan, Feri Amsari: Coba Dekat Kekuasan Pasti Aman

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menyebut aspek kebersihan dan tata kelola limbah juga menjadi bagian penting dari penilaian. 

"Pasar modern itu bukan cuma cashless, tapi juga bersih dan tertata," tuturnya.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo mengakui pihaknya ditugaskan mendorong ekosistem transaksi yang efisien dan inklusif. 

Bank Jakarta sendiri ditugaskan mendampingi empat pasar, yakni Pasar Mayestik, Pasar Koja Baru, Pasar Cengkareng, dan Pasar Pondok Bambu yang melayani lebih dari 4.000 tempat usaha.

"Transformasi pasar bukan hanya agenda pemerintah, tapi juga komitmen bersama seluruh pelaku ekonomi. Bank Jakarta siap menjadi bagian penting dari perubahan ini," ungkal Agus.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai program pendampingan mulai dari aktivasi QRIS, pembukaan rekening digital, hingga edukasi langsung kepada pedagang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI