Prabowo Ngamuk, Sebut 212 Perusahaan Penggilingan Padi 'Pengkhianat Bangsa'

Kamis, 24 Juli 2025 | 10:44 WIB
Prabowo Ngamuk, Sebut 212 Perusahaan Penggilingan Padi 'Pengkhianat Bangsa'
Presiden Prabowo Subianto di Desa Bentangan, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). (BPMI Sekretariat Presiden).

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto melontarkan amarah terbesarnya kepada para mafia beras di Indonesia. Ia mengungkap bahwa sebanyak 212 perusahaan penggilingan padi telah terbukti melakukan pelanggaran dan bahkan sudah mengakuinya. Tak hanya itu, Prabowo secara tegas menuding mereka sebagai 'pengkhianat bangsa' dan menuntut pengembalian uang haram senilai Rp100 triliun.

Pernyataan keras ini disampaikan Prabowo dalam acara Harlah ke-27 PKB di Jakarta, Rabu (23/7/2025) malam.

"Sudah 212 perusahaan penggiling padi yang kita buktikan melanggar. Ini mereka sendiri sudah mengakui karena dibawa ke laboratorium diperiksa," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan, para perusahaan culas ini harus bertanggung jawab atas kerugian negara yang fantastis.

"Ya ini mereka harus kembalikan uang yang mereka nikmati dengan tidak benar. Kalau bisa kembalikan Rp100 triliun ya kita mungkin bisa sedikit meringankan," kata Prabowo.

Sebelumnya, dalam acara di Klaten, Prabowo juga telah menyoroti bagaimana para pengusaha ini menipu rakyat dengan mengoplos beras biasa menjadi kemasan premium.

Ia menyebut kerugian negara akibat praktik ini mencapai Rp100 triliun setiap tahunnya, yang hanya dinikmati oleh segelintir kelompok usaha.

"Menteri Keuangan kita setengah mati cari uang, setengah mati pajak ini lah, Bea cukai ini lah. dan sebagainya. Ini Rp100 triliun kita rugi tiap tahun dinikmati oleh hanya empat, lima kelompok usaha," kata Prabowo.

Karena itulah, Prabowo tak ragu melabeli mereka sebagai pengkhianat.

Baca Juga: Prabowo Laporkan Harta Rp 2 Triliun, Intip Isi Garasinya

"Ini saya sampaikan di acara yang penting ini karena di sini banyak bupati, banyak gubernur yang hadir, ribuan kepala desa, saya anggap ini adalah pengkhianat kepada bangsa dan rakyat, ini adalah upaya untuk membuat Indonesia terus lemah, terus miskin. Saya tidak terima."

Ancam Sita Paksa Penggilingan Padi

Prabowo juga kembali menegaskan ancamannya untuk menyita paksa penggilingan padi milik para pengusaha nakal. Ia mengaku sudah mengantongi 'senjata pamungkas' dari Pasal 33 UUD 1945 dan restu dari Mahkamah Agung.

"Oh begitu lu mentang-mentang besar lu kira pemerintah Indonesia nggak punya gigi? Aku buka undang-undang dasar 1945 pasal 33, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara," kata Prabowo.

Ia berencana, jika disita, penggilingan-penggilingan tersebut akan diserahkan pengelolaannya kepada Koperasi Desa Merah Putih.

"Saya akan sita dan saya akan serahkan kepada koperasi untuk dijalankan. Dan saya tidak salah, saya benar karena mereka mencari keuntungan yang luar biasa," ujar Prabowo. "Saya dapat laporan satu penggiling padi untung setiap panen Rp2 triliun per bulan, Rp1-2 triliun per bulan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI