Bukan Cuma Edi Sound: Ini 5 Sultan Horeg yang Getarkan Panggung Audio Lokal

Tasmalinda

Sabtu, 26 Juli 2025 | 21:12 WIB
Bukan Cuma Edi Sound: Ini 5 Sultan Horeg yang Getarkan Panggung Audio Lokal
Memed Potensio atau Thomas Ava Edi Sound Horeg (Facebook Karnaval Sound)

Suara.com - Ketika nama Edi Sound viral sebagai 'Thomas Alva Edison'-nya dunia audio horeg, banyak yang mengira ia adalah satu-satunya pemain utama.

Namun, bagi para penggila sound system di Jawa, Edi Sound hanyalah puncak gunung es.

Di balik fenomena viral ini, terdapat sebuah 'universe' yang dihuni oleh para 'sultan' audio yakni pemilik dan peracik sound system raksasa yang sudah bertahun-tahun membangun reputasi, basis penggemar fanatik, dan kerajaan bisnisnya sendiri.

Mereka tidak hanya merakit audio, mereka menciptakan kultur.

Persaingan mereka di arena karnaval dan battle sound adalah adu gengsi, teknologi, dan seni yang sesungguhnya.

Lupakan sejenak Edi Sound, mari kenali lima 'Sultan Horeg' lain yang namanya sudah menjadi legenda di panggung audio lokal.

Siapa Saja Para 'Sultan Horeg'?

Dunia sound horeg di Indonesia, khususnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah, adalah ekosistem yang sangat kompetitif.

Setiap daerah memiliki jagoannya sendiri, dengan karakter suara dan basis massa yang berbeda. Inilah lima nama terbesar yang wajib Anda ketahui.

baca juga

1. Brewog Audio (Blitar): Sang Raja Clarity dan Power

Jika ada satu nama yang paling disegani di arena battle sound, itu adalah Brewog Audio.

Berbasis di Blitar, Jawa Timur, Brewog yang dipimpin oleh Mas Bre ini dianggap sebagai benchmark atau standar emas sound horeg modern.

Dikenal bukan hanya karena kekuatannya yang masif, tetapi karena kejernihan (clarity) suaranya yang luar biasa.

Di tengah dentuman bass yang mampu membuat tanah bergetar, setiap detail instrumen musik tetap terdengar jelas dan presisi.

Racikannya dianggap paling seimbang dan matang.

Langganan juara di berbagai event adu gengsi. Armada truknya yang megah dan profesionalisme timnya membuat Brewog Audio menjadi ikon kemapanan di industri ini.

Bagi banyak perakit pemula, sound Brewog adalah kiblat.

2. Riswanda Audio (Malang): Monster Bass dari Kota Apel

Dari Malang, muncul nama Riswanda Audio, sang penantang abadi yang memiliki karakter suara berbeda.

Jika Brewog adalah tentang keseimbangan, Riswanda adalah tentang kekuatan bass yang mentah dan mengintimidasi.

Terkenal dengan frekuensi sub-bass yang sangat rendah dan bertenaga.

Suaranya menciptakan getaran "gler" yang panjang dan dalam, memberikan sensasi fisik yang ekstrem bagi penonton. Inilah definisi sesungguhnya dari horeg yang "nendang di dada".

Memiliki basis penggemar super fanatik yang dikenal sebagai "Riswanda Mania". Kehadiran mereka di setiap acara selalu ditunggu-tunggu dan kerap menciptakan atmosfer layaknya pertandingan sepak bola.

3. Faskho Audio (Pati): Gelombang Horeg dari Pesisir Utara

Fenomena horeg bukanlah monopoli Jawa Timur.

Dari Pati, Jawa Tengah, Faskho Audio membuktikan bahwa pesisir utara juga memiliki taring yang tajam di dunia audio.

Membawa karakter sound "Pantura-an" yang unik. Racikannya seringkali terdengar lebih "galak" dan agresif. Faskho berani menabrak pakem-pakem audio yang ada dan menciptakan identitasnya sendiri.

Menjadi simbol kebangkitan sound system Jawa Tengah. Faskho berhasil membangun komunitas penggemar yang loyal dan membuktikan bahwa inovasi bisa datang dari mana saja.

4. 99 Audio Production (Jember): Sang Legenda dari Tapal Kuda

Di antara nama-nama besar, 99 Audio dari Jember adalah salah satu pemain senior yang sangat dihormati. Mereka adalah bukti bahwa konsistensi dan pengalaman adalah guru terbaik.

Dikenal dengan racikan yang sangat matang dan presisi. Tidak terlalu menonjolkan satu aspek, tetapi semua frekuensi (bass, mid, high) terdengar harmonis dan bertenaga. Kualitasnya yang stabil membuatnya menjadi pilihan utama untuk berbagai acara besar.

Dianggap sebagai salah satu sesepuh di industri sound horeg. Pengalaman panjang mereka membuat 99 Audio memiliki reputasi sebagai sound system yang "aman" dan "terjamin kualitasnya".

Di tengah persaingan para raksasa, muncul nama Strom Audio sebagai kuda hitam. Meskipun tergolong lebih baru, Strom berhasil mencuri perhatian dengan inovasi dan pendekatan yang segar.

Mereka tidak takut mencoba konfigurasi speaker yang tidak konvensional untuk mencari karakter suara yang unik.

Pendekatannya yang modern menarik bagi audiens yang lebih muda.

Sang game changer. Strom seringkali memberikan kejutan di arena battle sound dengan mengalahkan nama-nama yang lebih besar. Mereka adalah bukti bahwa di dunia horeg, inovasi bisa mengalahkan senioritas.

Persaingan di antara para 'Sultan Horeg' ini bukanlah sekadar tentang siapa yang paling keras. Ini adalah perlombaan inovasi.

Kemenangan Brewog mendorong Riswanda untuk meracik bass yang lebih baik. Kemunculan Faskho memaksa para pemain Jawa Timur untuk tidak berpuas diri.

Kompetisi inilah yang membuat kualitas sound system lokal terus meningkat dan melahirkan sebuah industri kreatif bernilai ratusan miliar rupiah.

Mereka telah mengubah hiburan hajatan kampung menjadi sebuah panggung pertunjukan teknologi audio yang megah dan membanggakan.

Fenomena sound horeg jauh lebih dalam dan berwarna daripada sekadar satu nama viral.

Di baliknya ada ekosistem yang hidup, dipenuhi oleh para inovator, seniman, dan pebisnis ulung seperti Brewog, Riswanda, Faskho, 99 Audio, dan Strom.

Mereka adalah para 'sultan' sejati yang karyanya tidak hanya menggetarkan tanah, tetapi juga menghidupkan ekonomi dan kultur lokal.

Dari kelima 'Sultan Horeg' di atas, mana yang jadi jagoanmu?

Atau mungkin ada nama besar lain dari daerahmu yang menurutmu pantas masuk dalam daftar ini?

Bagikan pendapatmu di kolom komentar!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menguak Asal Sound Horeg: Benarkah Ciptaan Sosok Thomas Alva Edisound Horeg?

Menguak Asal Sound Horeg: Benarkah Ciptaan Sosok Thomas Alva Edisound Horeg?

Lifestyle | Sabtu, 26 Juli 2025 | 17:33 WIB

Bass Perontok Genteng, Sound Horeg Berasal dari Mana dan Siapa Penemu Pertamanya?

Bass Perontok Genteng, Sound Horeg Berasal dari Mana dan Siapa Penemu Pertamanya?

Lifestyle | Sabtu, 26 Juli 2025 | 14:55 WIB

Kisah Perjalanan Edi Sound Horeg dari Kendang Hingga Konsol Mixer Speaker Penggetar Jiwa

Kisah Perjalanan Edi Sound Horeg dari Kendang Hingga Konsol Mixer Speaker Penggetar Jiwa

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:39 WIB

Horeg Artinya Apa? Ini Makna Menurut Kamus Jawa Resmi, Ternyata Bukan Bahasa Gaul

Horeg Artinya Apa? Ini Makna Menurut Kamus Jawa Resmi, Ternyata Bukan Bahasa Gaul

Lifestyle | Sabtu, 26 Juli 2025 | 12:57 WIB

Asal Usul Sound Horeg dan Sosok Pria Berjuluk 'Thomas Alva Edisound' di Baliknya

Asal Usul Sound Horeg dan Sosok Pria Berjuluk 'Thomas Alva Edisound' di Baliknya

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 12:30 WIB

Masa Depan Horeg Ciptaan Edi Sound: Antara Larangan dan Inovasi yang Lebih 'Sopan'

Masa Depan Horeg Ciptaan Edi Sound: Antara Larangan dan Inovasi yang Lebih 'Sopan'

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 23:43 WIB

7 Sisi Gelap Sound Horeg: Teror Bising, Rusak Rumah, Hingga Ancam Jantung

7 Sisi Gelap Sound Horeg: Teror Bising, Rusak Rumah, Hingga Ancam Jantung

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 23:25 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×