Orang Aceh Ada di Logo Kota Salem, Gubernur Aceh Kirim Surat ke Amerika Serikat

Bernadette Sariyem

Senin, 28 Juli 2025 | 16:05 WIB
Orang Aceh Ada di Logo Kota Salem, Gubernur Aceh Kirim Surat ke Amerika Serikat
Kolase foto Gubernur Nangroe Aceh Darussalam, Muzakir Manaf alias Mualem (kiri) logo kota Salem di AS (tengah) dan Gubernur Massachusetts Maura Healey (kanan). [Suara.com]

Suara.com - Gubernur Nangroe Aceh Darussalam, Muzakir Manaf alias Mualem, menyurati Gubernur Massachusetts, Amerika Serikat, Maura Healey, agar tetap mempertahankan gambar orang Aceh dalam logo Kota Salem.

Surat resmi itu dikirim Mualem setelah terdapat wacana agar logo bersejarah Kota Salem yang memasukkan orang Aceh sebagai simbol sentralnya hendak dihilangkan.

Bagi Aceh, logo tersebut bukan sekadar gambar, melainkan sebuah prasasti visual yang merekam jejak persahabatan dan hubungan dagang yang telah terjalin dengan Amerika Serikat jauh sebelum diplomasi formal antarnegara terbentuk.

Dukungan Mualem tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 400.6.4/9190 tertanggal 18 Juli 2025.

Dalam surat itu, Mualem menggarisbawahi betapa krusialnya simbol tersebut sebagai bukti nyata persahabatan transoceanic yang langka antara Aceh dan Salem AS.

Apalagi jalinan persahabatan itu telah bertahan hampir dua abad.

Upaya ini menjadi sorotan karena menunjukkan keseriusan Pemerintah Aceh dalam memperjuangkan warisan sejarahnya di panggung internasional.

Representasi Saudagar Aceh di Jantung Amerika

Apa yang membuat logo sebuah kota di Amerika begitu penting bagi Aceh? Jawabannya terletak pada detail visualnya.

baca juga

Dalam logo Kota Salem, yang berada di bawah yurisdiksi Negara Bagian Massachusetts, tergambar jelas sosok seorang pria Timur yang mengenakan sorban.

Sosok ini diyakini kuat merupakan representasi dari seorang pengusaha atau saudagar asal Aceh.

Pria tersebut berdiri tegak dengan latar belakang sebuah kapal layar—simbol perdagangan maritim—dan pohon tropis sejenis palem, yang menjadi penanda hubungan dagang Salem dengan kawasan Asia Tenggara, khususnya Sumatra (Aceh).

Di bawah gambar ikonik tersebut, terukir moto dalam bahasa Latin: 'Divitis Indiae usque ad ultimum sinum', yang jika diterjemahkan berarti 'Dari Kekayaan India hingga ke Teluk yang Paling Jauh'.

Moto ini secara eksplisit mencerminkan semangat dan jangkauan perdagangan para pelaut Salem yang membentang hingga ke Nusantara untuk mencari komoditas berharga.

Logo Kota Salem, Amerika Serikat, yang memuat figur Orang Aceh di tengahnya. Logo ini diyakini merepresentasikan hubungan dagang dan persahabatan Aceh-Amerika sejak abad ke-18. [dokumentasi]
Logo Kota Salem, Amerika Serikat, yang memuat figur Orang Aceh di tengahnya. Logo ini diyakini merepresentasikan hubungan dagang dan persahabatan Aceh-Amerika sejak abad ke-18. [dokumentasi]

Di sekelilingnya, tertera tulisan "SALEM CONDITA A.D. 1626" dan "CIVITATIS REGIMINE DONATA A.D. 1836" yang menandai tahun pendirian dan pemerintahan kota tersebut.

Bagi masyarakat Aceh, logo ini adalah artefak yang tak ternilai.

"Kami dengan hormat berharap Kota Salem dan Negara Bagian Massachusetts untuk mempertahankan lambang asli sebagai simbol unik persahabatan internasional dan sejarah bersama berakar pada perdamaian, perdagangan, dan rasa hormat," tulis Muzakir Manaf dalam suratnya, seperti yang dikutip pada Senin (28/7/2025).

Bukan Sekadar Menghapus, Tapi Memperkuat Makna

Salah satu pilar utama yang membangun hubungan historis ini adalah perdagangan lada.

Pada masa jayanya, Aceh merupakan produsen lada terkemuka di dunia, dan komoditas inilah yang menarik para pedagang dari Salem untuk mengarungi separuh dunia.

Logo tersebut menjadi pengakuan atas kedudukan Aceh dalam panggung sejarah maritim global.

Menyadari hal tersebut, Mualem tidak hanya melayangkan protes. Ia menawarkan sebuah solusi konstruktif yang lebih visioner.

Alih-alih menghapus jejak sejarah, ia mengusulkan agar makna dari logo tersebut justru diperkuat melalui kerja sama konkret di era modern.

"Dari pada menghapus lambang itu, mari kita perkuat maknanya melalui kerja sama yang lebih luas, seperti program pendidikan, pertukaran budaya, hingga kemungkinan menjalin hubungan kota kembar antara Banda Aceh dan Salem," kata Mualem.

Gagasan "kota kembar" atau sister city ini membuka peluang baru bagi kedua kota untuk berkolaborasi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif, yang dapat diwariskan kepada generasi muda di kedua belahan dunia.

Untuk menegaskan keseriusan dan tingkat kepentingan dari permohonan ini, surat tersebut tidak hanya ditujukan kepada Gubernur Massachusetts.

Surat itu juga ditembuskan kepada anggota Kongres AS dan Duta Besar AS untuk Indonesia, memastikan pesan dari Aceh didengar oleh para pemangku kebijakan utama di Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Video Warga Malaysia Dukung Aceh Merdeka, Benarkah?

CEK FAKTA: Video Warga Malaysia Dukung Aceh Merdeka, Benarkah?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:50 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Abuya Darul Aman Orang Terkaya Nomor 5 Dunia?

CEK FAKTA: Benarkah Abuya Darul Aman Orang Terkaya Nomor 5 Dunia?

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 18:04 WIB

90.000 Hektar untuk Gajah Aceh: Langkah Heroik Prabowo atau Sekadar Pencitraan?

90.000 Hektar untuk Gajah Aceh: Langkah Heroik Prabowo atau Sekadar Pencitraan?

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 17:30 WIB

Mi Aceh Lagi Hits, Versi Instannya Langsung Jadi Favorit Wika Salim

Mi Aceh Lagi Hits, Versi Instannya Langsung Jadi Favorit Wika Salim

Lifestyle | Kamis, 17 Juli 2025 | 15:25 WIB

Jadi Puteri Indonesia di Usia 17 Tahun, Qory Sandioriva Minder Hingga Terlibat Kontroversi Besar

Jadi Puteri Indonesia di Usia 17 Tahun, Qory Sandioriva Minder Hingga Terlibat Kontroversi Besar

Entertainment | Kamis, 17 Juli 2025 | 15:14 WIB

Wakili Aceh di Ajang Puteri Indonesia, Qory Sandioriva Dilarang Pulang Kampung karena Tak Berhijab

Wakili Aceh di Ajang Puteri Indonesia, Qory Sandioriva Dilarang Pulang Kampung karena Tak Berhijab

Entertainment | Kamis, 17 Juli 2025 | 12:34 WIB

Silaturahmi Wali Nanggroe Aceh & Mendagri: Perkuat Peran dan Kesejahteraan Rakyat

Silaturahmi Wali Nanggroe Aceh & Mendagri: Perkuat Peran dan Kesejahteraan Rakyat

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 10:19 WIB

Sejarah Baru Tercipta di Aceh, Berdiri Pabrik Karet Remah Pertama di Tanah Rencong

Sejarah Baru Tercipta di Aceh, Berdiri Pabrik Karet Remah Pertama di Tanah Rencong

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 17:34 WIB

Terkini

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:00 WIB

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:58 WIB

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

×