Sejarah Taman Puring yang Dilalap Si Jago Merah, Pangkalan Oplet Menjelma Jadi Surga Barang Bekas

Bangun Santoso

Selasa, 29 Juli 2025 | 08:14 WIB
Sejarah Taman Puring yang Dilalap Si Jago Merah, Pangkalan Oplet Menjelma Jadi Surga Barang Bekas
Pengunjung memlilih sepatu di Pasar Taman Puring, Jakarta, Jumat (21/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Peristiwa kebakaran hebat yang melalap sekitar 500 kios di Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, pada Senin (28/7/2025) tentu meninggalkan duka yang mendalam terutama bagi para pedagang.

Namun, di balik puing-puing sisa amukan si jago merah, tersimpan jejak sejarah panjang yang menjadikan kawasan ini lebih dari sekadar pasar, melainkan sebuah ikon budaya dan ekonomi bagi warga Jakarta.

Jauh sebelum dikenal sebagai pusat belanja, area yang kini kita kenal sebagai Taman Puring hanyalah sebuah ruang terbuka yang berfungsi sebagai pangkalan oplet dan tempat mangkal para pedagang pikulan.

Denyut ekonomi mulai terasa lebih kencang saat memasuki era 1960-an. Kawasan ini perlahan mulai dipadati oleh para pedagang kaki lima yang dengan cerdik menjajakan aneka barang bekas, mulai dari sepatu, pakaian, barang elektronik, hingga onderdil kendaraan.

Melansir sejumlah sumber, titik balik transformasinya terjadi pada tahun 1983. Melihat potensi ekonomi yang terus menggeliat, Gubernur DKI Jakarta saat itu meresmikan sebagian area taman untuk menjadi lokasi berdagang yang sah bagi para penjual barang bekas di wilayah Jakarta Selatan.

Foto udara kebakaran di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025). [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/nz]
Foto udara kebakaran di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025). [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/nz]

Sejak saat itulah, reputasi Taman Puring sebagai pusat "berburu harta karun" mulai melegenda di seantero ibu kota. Tempat ini menjadi surga bagi mereka yang mencari barang selundupan atau barang bekas impor berkualitas dengan harga yang sangat miring, mulai dari tas, jam tangan, hingga sepatu bermerek.

Daya tariknya tak pernah surut, bahkan terus tumbuh. Pasar Taman Puring juga menjadi saksi bisu ketangguhan ekonomi warganya.

Pasca krisis moneter yang melanda Indonesia pada tahun 1998, banyak warga yang terpaksa kehilangan pekerjaan memilih untuk beralih profesi menjadi pedagang. Taman Puring pun menjadi sandaran hidup, ramai diserbu pedagang dadakan terutama di akhir pekan.

Dari sinilah lahir istilah populer "Pasar Tunggu", karena banyak pedagang yang hanya menggelar lapaknya pada hari Sabtu dan Minggu.

baca juga

Tragedi kebakaran yang terjadi hari Senin kemarin bukanlah yang pertama kali. Pada tahun 2002, kebakaran besar juga pernah meluluhlantakkan hampir seluruh bangunan pasar. Namun, seperti api phoenix, Taman Puring bangkit dari abunya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemudian membangunnya kembali dengan wajah baru yang lebih modern, yakni sebuah bangunan dua lantai yang lebih tertata.

Sejak direvitalisasi, pasar ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai destinasi belanja favorit, khususnya bagi para pencari sepatu dengan harga terjangkau dan berbagai kebutuhan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

551 Kios di Pasar Taman Puring Hangus Terbakar, Berapa Nilai Kerugiannya?

551 Kios di Pasar Taman Puring Hangus Terbakar, Berapa Nilai Kerugiannya?

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 08:10 WIB

Fakta-fakta Kebakaran Pasar Taman Puring: 500 Kios Ludes, Tahanan Dievakuasi, Transjakarta Lumpuh

Fakta-fakta Kebakaran Pasar Taman Puring: 500 Kios Ludes, Tahanan Dievakuasi, Transjakarta Lumpuh

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 07:26 WIB

Kebakaran Pasar Taman Puring Tak Ada Korban, Petugas Damkar Tetap Siaga hingga Pagi

Kebakaran Pasar Taman Puring Tak Ada Korban, Petugas Damkar Tetap Siaga hingga Pagi

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 07:09 WIB

Kebakaran Taman Puring: Tak Ada Korban Jiwa, Tahanan Polsek Terpaksa Diungsikan

Kebakaran Taman Puring: Tak Ada Korban Jiwa, Tahanan Polsek Terpaksa Diungsikan

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 00:05 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Pasar Taman Puring, Ratusan Kios Terbakar

Si Jago Merah Mengamuk di Pasar Taman Puring, Ratusan Kios Terbakar

Foto | Selasa, 29 Juli 2025 | 00:20 WIB

5 Fakta 500 Kios Pasar Taman Puring Terbakar, Warga: Ini Kebakaran Ketiga!

5 Fakta 500 Kios Pasar Taman Puring Terbakar, Warga: Ini Kebakaran Ketiga!

News | Senin, 28 Juli 2025 | 23:41 WIB

Ungkap Sumber Kebakaran Pasar Taman Puring, Polisi: Api Muncul dari Toko yang Sudah Tutup

Ungkap Sumber Kebakaran Pasar Taman Puring, Polisi: Api Muncul dari Toko yang Sudah Tutup

News | Senin, 28 Juli 2025 | 21:25 WIB

Terkini

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×