Survei LSI Sebut 74,6 Persen Publik Tak Percaya Isu Ijazah Palsu Jokowi, Sengaja 'Digoreng'?

Bangun Santoso

Kamis, 31 Juli 2025 | 09:50 WIB
Survei LSI Sebut 74,6 Persen Publik Tak Percaya Isu Ijazah Palsu Jokowi, Sengaja 'Digoreng'?
Direktur PT Survei Strategi Indonesia (SIGI) LSI Denny JA Ardian Sopa (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (30/7/2025). (ANTARA/HO-LSI Denny JA)

Suara.com - Di tengah serangan isu ijazah palsu yang terus-menerus dialamatkan kepada mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebuah temuan survei terbaru justru menunjukkan hasil yang mengejutkan.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mencatat bahwa mayoritas absolut publik Indonesia, atau sebanyak 74,6 persen, sama sekali tidak percaya dengan isu ijazah palsu Jokowi tersebut.

Menurut Direktur PT Survei Strategi Indonesia (SIGI) LSI Denny JA, Ardian Sopa, sikap rasional mayoritas masyarakat ini didasari oleh tiga alasan utama. Sebaliknya, hanya segelintir responden, yakni 12,2 persen, yang mempercayai isu tersebut.

"Responden survei menempatkannya sebagai bagian dari dinamika politik, bukan sebagai fakta yang mengancam legitimasi kepemimpinan nasional," kata Ardian dalam paparan hasil surveinya, dilansir Antara, Rabu (30/7/2025).

Berikut adalah tiga alasan kunci mengapa publik menolak narasi ijazah palsu menurut temuan LSI Denny JA:

1. Logika Rekam Jejak dan Proses Verifikasi Ketat

Alasan pertama adalah kepercayaan publik yang telah terbangun selama lebih dari satu dekade. Publik meyakini mustahil bagi seseorang dengan ijazah palsu untuk lolos dari serangkaian verifikasi super ketat saat mencalonkan diri, mulai dari Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga dua kali Pemilihan Presiden.

"Dalam kurun waktu itu, proses administratif seperti pencalonan kepala daerah dan presiden tentu melalui tahapan verifikasi yang ketat, termasuk pengecekan dokumen ijazah oleh KPU dan instansi resmi," tutur Ardian.

2. Konfirmasi dari Lembaga Resmi dan Kredibel

Alasan kedua yang menguatkan ketidakpercayaan publik adalah adanya klarifikasi resmi dari lembaga-lembaga yang memiliki otoritas. Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai almamater telah berulang kali menegaskan bahwa ijazah Jokowi adalah asli dan sah. Tak hanya itu, pihak Kepolisian melalui Bareskrim Polri juga telah melakukan verifikasi dan menyatakan keaslian ijazah tersebut.

3. Kesadaran Publik akan Motif Politik

Faktor ketiga, dan tak kalah penting, adalah kesadaran publik bahwa isu ini sarat dengan muatan politis. Menurut survei, masyarakat melihat pola bahwa isu ini kerap muncul dan memanas pada momen-momen politik krusial, terutama setelah putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, maju dan memenangkan kontestasi sebagai Wakil Presiden.

"Bagi publik, momen munculnya isu ini tidak lepas dari dinamika kekuasaan dan kontestasi elite menjelang periode politik baru," ucap Ardian.

Survei nasional ini dilaksanakan secara tatap muka pada 28 Mei hingga 12 Juni 2025 dengan melibatkan 1.200 responden dan memiliki margin of error sebesar +/- 2,9 persen. LSI Denny JA juga memperkuat temuan ini dengan riset kualitatif melalui wawancara mendalam dan analisis media.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditemani Kader PSI, Mulyono Teman Kuliah Jokowi Akhirnya Muncul, Akui Bernama Asli Wakidi?

Ditemani Kader PSI, Mulyono Teman Kuliah Jokowi Akhirnya Muncul, Akui Bernama Asli Wakidi?

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 07:14 WIB

5 Poin Kunci dari Survei LSI, Ini Alasan Publik Tolak Mentah-mentah Isu Ijazah Jokowi

5 Poin Kunci dari Survei LSI, Ini Alasan Publik Tolak Mentah-mentah Isu Ijazah Jokowi

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 06:25 WIB

LSI Denny JA Bongkar 3 Alasan Publik Tolak Mentah-mentah Isu Ijazah Palsu Jokowi

LSI Denny JA Bongkar 3 Alasan Publik Tolak Mentah-mentah Isu Ijazah Palsu Jokowi

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 23:52 WIB

CEK FAKTA: Disebut Bebas Setelah Seret Jokowi, Ini Kronologi Sidang Tom Lembong

CEK FAKTA: Disebut Bebas Setelah Seret Jokowi, Ini Kronologi Sidang Tom Lembong

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 20:09 WIB

Kode Keras dari Kaesang: Inisial 'J' Pimpin Dewan Pembina PSI, Jokowi?

Kode Keras dari Kaesang: Inisial 'J' Pimpin Dewan Pembina PSI, Jokowi?

Video | Rabu, 30 Juli 2025 | 18:00 WIB

Laporan Eggi Sudjana Cs Soal Ijazah Palsu Jokowi Ditutup, Bareskrim Beberkan Alasannya

Laporan Eggi Sudjana Cs Soal Ijazah Palsu Jokowi Ditutup, Bareskrim Beberkan Alasannya

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 18:10 WIB

Kecam Pengadu Domba, Ibas Murka Demokrat Diseret Isu Ijazah Jokowi

Kecam Pengadu Domba, Ibas Murka Demokrat Diseret Isu Ijazah Jokowi

Video | Kamis, 31 Juli 2025 | 08:00 WIB

Momen SBY Ajak Pelukis Jerman Lukis Monas, Netizen: Purnatugas Harusnya Begini, Bukan Sibuk Ijazah

Momen SBY Ajak Pelukis Jerman Lukis Monas, Netizen: Purnatugas Harusnya Begini, Bukan Sibuk Ijazah

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 16:49 WIB

Terkini

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:18 WIB

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:10 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:59 WIB

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:57 WIB

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:54 WIB

Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar

Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:29 WIB

Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam

Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:28 WIB

KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15 WIB

Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya

Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:06 WIB