MBG Dinilai Efektif sebagai Instrumen Pengendali Harga

Bella

Selasa, 16 Desember 2025 | 21:00 WIB
MBG Dinilai Efektif sebagai Instrumen Pengendali Harga
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang
baca 10 detik
  • Ahli Gizi SPPG diminta kreatif menyusun menu MBG dengan memperhatikan dinamika harga bahan baku pangan.
  • Pemahaman harga penting agar Program MBG berfungsi sebagai instrumen pengendali stabilitas harga bahan baku.
  • Ahli Gizi harus membandingkan kandungan gizi bahan baku alternatif agar menu tidak monoton dan harga stabil.

Suara.com - Para Ahli Gizi yang bertugas di setiap Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) diminta lebih kreatif dalam menyusun menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain memastikan kecukupan kandungan gizi, Ahli Gizi juga perlu memahami dinamika harga bahan baku pangan agar dapat memilih komoditas yang berkualitas dengan harga terjangkau.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan pemahaman tersebut penting agar Program MBG dapat berperan sebagai instrumen pengendali harga bahan baku pangan di tengah masyarakat.

Karena itu, Nanik meminta Ahli Gizi di dapur-dapur MBG tidak sekadar textbook minded atau hanya berpatokan pada buku acuan dengan penggunaan bahan baku yang itu-itu saja, terlebih ketika terjadi kelangkaan di pasar.

“Pemakaian terbesar adalah pakcoy, wortel, buncis, kacang, kemudian selada, timun kadang-kadang. Nah kalau anda hanya di situ mengukurnya, hanya text book saja, maka akan terjadi kelangkaan produk-produk tadi dan harganya akan melejit,” kata Nanik saat memberikan pengarahan dalam Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu, 14 Desember 2025.

Sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Kementerian/Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG, Nanik meminta Ahli Gizi menghitung dan membandingkan kandungan gizi dari berbagai bahan baku pangan yang memiliki nilai gizi serupa dengan yang tercantum di buku acuan. Hal ini dinilai penting agar menu MBG tidak monoton dan tidak memicu lonjakan harga akibat pemakaian bahan tertentu secara masif dan berulang.

Ia mencontohkan, Program MBG pernah dimanfaatkan untuk menyerap produksi kentang petani ketika harga anjlok di pasaran.

“Saat harga kentang turun, petani Wonosobo nangis, petani di Bandung itu nagis. Saya minta ke Pak Sony (Waka BGN Sony Sonjaya), instruksikan seluruh Ka SPPG menggunakan kentang. Pernah kan? Nah, akhirnya harga kentang bisa naik,” ujarnya.

Sebaliknya, ketika harga suatu komoditas di pasar sudah tinggi, Nanik meminta agar bahan tersebut tidak digunakan terlebih dahulu dan diganti dengan komoditas lain. Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah harga terus melonjak.

Menurut Nanik, salah satu misi utama Program MBG adalah membantu mengendalikan harga bahan baku pangan di pasaran. Jika harga tidak terkendali, kondisi tersebut berpotensi memicu inflasi.

baca juga

“Ahli Gizi, tolong diperhatikan, ya. Kita punya misi untuk menstabilkan harga komoditas, agar tidak melejit dan juga agar tidak terlalu jatuh,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Bergizi Gratis Jadi Andalan Tekan Stunting di Tamansari Bogor

Makan Bergizi Gratis Jadi Andalan Tekan Stunting di Tamansari Bogor

Foto | Selasa, 16 Desember 2025 | 20:13 WIB

Kelola Sendiri Sampah MBG, SPPG Mutiara Keraton Solo di Bogor Klaim Untung hingga 1.000 Persen

Kelola Sendiri Sampah MBG, SPPG Mutiara Keraton Solo di Bogor Klaim Untung hingga 1.000 Persen

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 19:18 WIB

Jenguk Siswa dan Guru Korban Insiden Mobil SPPG, Prabowo: Cepat Sembuh Ya

Jenguk Siswa dan Guru Korban Insiden Mobil SPPG, Prabowo: Cepat Sembuh Ya

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 18:43 WIB

Badan Gizi Nasional Dorong UMKM dan Masyarakat Lokal Jadi Tulang Punggung Program MBG

Badan Gizi Nasional Dorong UMKM dan Masyarakat Lokal Jadi Tulang Punggung Program MBG

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 18:16 WIB

MBG Hidupkan Ekonomi, BGN Bantah Anggapan Soal Program Bagi-bagi Kue

MBG Hidupkan Ekonomi, BGN Bantah Anggapan Soal Program Bagi-bagi Kue

Video | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:44 WIB

Pengelola SPPG di Bogor Klaim 90 Persen Sumber Pangan MBG Sudah Lokal

Pengelola SPPG di Bogor Klaim 90 Persen Sumber Pangan MBG Sudah Lokal

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 15:43 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 50,3 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 50,3 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

Foto | Selasa, 16 Desember 2025 | 13:06 WIB

BGN Dorong SPPG Turun Langsung ke Sekolah Beri Edukasi Gizi Program MBG

BGN Dorong SPPG Turun Langsung ke Sekolah Beri Edukasi Gizi Program MBG

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 12:04 WIB

Tak Lagi Masuk Halaman Sekolah, Begini Aturan Baru Mobil Pengantar MBG

Tak Lagi Masuk Halaman Sekolah, Begini Aturan Baru Mobil Pengantar MBG

Your Say | Selasa, 16 Desember 2025 | 15:45 WIB

BGN Minta Kepala SPPG Awasi Ketat Proses Memasak dan Distribusi MBG

BGN Minta Kepala SPPG Awasi Ketat Proses Memasak dan Distribusi MBG

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 10:26 WIB

Terkini

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:27 WIB

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:22 WIB

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:50 WIB

Ketegangan Warnai Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Niat Bakar Sampah Picu Gesekan dengan Polisi

Ketegangan Warnai Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Niat Bakar Sampah Picu Gesekan dengan Polisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:42 WIB