Prabowo: Jangan Pernah Diremehkan

Chandra Iswinarno

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 13:42 WIB
Prabowo: Jangan Pernah Diremehkan
Presiden Prabowo Subianto saat hadir dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke27 PKB di Jakarta, Rabu (23/7/2025). [ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden]

Suara.com - Artikel 'Prabowo: Jangan Pernah Diremehkan' ini merupakan opini atau pendapat pribadi dari Peter F Gontha yang dimuat Suara.com.

BANYAK orang — termasuk yang mengaku paham politik — masih sering mempertanyakan sikap dan arah kebijakan Prabowo.

Mereka mencibir, menuding, bahkan menuduh tanpa nalar. Namun satu hal yang tak bisa dipungkiri: di balik segala kontroversi dan kekurangannya, Prabowo memiliki sisi kemanusiaan yang luar biasa.

Dalam beberapa waktu terakhir, kita menyaksikan maraknya pembekuan rekening masyarakat — tiba-tiba dan tanpa penjelasan yang jelas.

Meski kita mengerti bahwa secara prinsip, rekening yang tidak aktif dalam jangka waktu tertentu bisa dibekukan sesuai aturan perbankan, namun maraknya kasus ini dalam skala besar tentu menimbulkan pertanyaan dan keresahan.

Prabowo tidak menutup mata. Ia menyimak. Ia peka terhadap suara rakyat.

Jeritan masyarakat — mulai dari kritik Tom Lembong, Hasto, hingga kisah-kisah kecil yang tidak masuk media utama — semua itu tidak luput dari perhatiannya. Prabowo mendengar.

Tinggal keputusan menyita tanah untuk negara kalau belum digitalisasi yang belum jelas.

Namun tentu saja, menjadi pemimpin tidak berarti tunduk pada semua tekanan opini. Tidak semua pikiran subjektif atau emosi publik bisa dituruti. Justru di situlah letak kekuatan Prabowo: ia bukan politisi biasa, ia seorang strategis.

baca juga

Setiap langkahnya penuh kalkulasi. Pencabutan kewarganegaraan, misalnya — banyak yang panik dan bereaksi spontan.

Namun bisa jadi itu bagian dari strategi yang lebih besar. Kita belum tahu, karena Prabowo berpikir jauh ke depan.

Dan jangan salah: jika ada yang berpikir bahwa rezim ini akan melindungi pelaku kejahatan masa lalu, mereka keliru. Ini bukan panggung untuk kompromi murahan.

Tidak ada jaminan pengampunan atau 'avilianisasi' bagi mereka yang menyalahgunakan kekuasaan. Prabowo bukan tipe pemimpin yang mudah dibodohi oleh manipulasi drama politik.

Kepada Prabowo, saya ucapkan salut. Ia tidak sempurna, tapi ia tahu arah. Ia membaca sejarah, memahami geopolitik, dan bersikap dewasa dalam menghadapi lawan maupun kawan.

Bahkan dalam berinteraksi dengan Presiden Joko Widodo, ia tunjukkan sikap santun dan hormat sebagai seorang negarawan.

Bukan karena tak tahu kekurangan Jokowi — kita semua tahu. Tapi karena ia tahu, menutup bab sejarah dengan cara yang bermartabat lebih penting dari dendam politik jangka pendek.

Jangan pernah remehkan Prabowo. Siapapun Anda. Karena sekali lagi: ia membaca lebih banyak, berpikir lebih dalam, dan bertindak lebih tenang dari yang kita kira.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fahri Hamzah: Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong Ajang Rekonsiliasi

Fahri Hamzah: Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong Ajang Rekonsiliasi

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 13:35 WIB

Tanggapi Amnesti Hasto, Eks Pimpinan KPK: Cara Adilinya Tidak Benar

Tanggapi Amnesti Hasto, Eks Pimpinan KPK: Cara Adilinya Tidak Benar

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 13:34 WIB

Tom Lembong Bebas: Pengacara Ungkap Alasan Mengejutkan di Balik Abolisi Prabowo

Tom Lembong Bebas: Pengacara Ungkap Alasan Mengejutkan di Balik Abolisi Prabowo

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 13:31 WIB

Terkini

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

×