Dedi Mulyadi Minta Pendukungnya di Medsos Jangan Galak : Nanti Dikira Buzzer

Eviera Paramita Sandi

Senin, 04 Agustus 2025 | 19:57 WIB
Dedi Mulyadi Minta Pendukungnya di Medsos Jangan Galak : Nanti Dikira Buzzer
Gubernur Jawa Barat Dedi

Dedi berharap baik dirinya maupun semua warganet yang berada dibelakangnya tetap menjadi pribadi yang selalu menggunakan hati, rasa hingga cinta dalam berucap.

“Semoga kita adalah komunitas atau orang atau golongan atau kelompok atau warganet yang selalu menggunakan hati, menggunakan rasa, dan menggunakan cinta dalam berucap,” ucapnya.

Dedi Mulyadi dikritik Dosen

Sejumlah kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk anak-anak sekolah selalu menjadi perdebatan tersendiri.

Salah satu aturan yang masih diperdebatkan adalah mengenai jam masuk sekolah, yaitu puul 6.30 WIB.

Jam masuk tersebut sudah diberlakukan sejak Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS).

Bukan hanya anak-anak SMP dan SMA, aturan tersebut juga diberlakukan untuk anak-anak yang berada di Tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Selain itu, Dedi Mulyadi juga memperbolehkan kelas gemuk, seperti mengisi ruang kelas maksimal 50 siswa.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat Nomor 463.1/Kep.323-Disdik/2025 tentang Petunjuk Teknis Pencegahan Anak Putus Sekolah Jenjang Pendidikan Menengah di Provinsi Jawa Barat.

baca juga

Aturan kelas gemuk ini hanya berlaku untuk jenjang SMA dan SMK.

Bukan tanpa alasan, menurut Dedi aturan itu diterapkan untuk mengatasi keterbatasan jumlah sekolah negeri.

Sedangkan, para orangtua siswa mayoritas tidak mampu menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

Dua kebijakan yang begitu mencolok itu mendapat kritik keras dari Ibu Popon Sumarni.

Dalam video yang beredar, pihaknya mengeluhkan tentang jumlah siswa yang ditampung dalam satu kelas.

Ia juga menyinggung soal aturan jam masuk sekolah yang kini menjadi lebih pagi. Pihaknya khawatir jika para guru lebih fokus dalam mendidik para murid, sehingga anaknya sendiri tidak terurus.

Video tersebut sontak mendapat atensi dari Dedi Mulyadi. Pihaknya memberikan tanggapan melalui akun tiktoknya @dedimulyadiofficial.

Dedi Mulyadi menyinggung soal Ibu Popon Sumarni bukanlah tenaga pengajar di Tingkat SMA, melainkan seorang dosen.

“Buat ibu Popon Sumarni, saya mengucapkan terima kasih atas curhatnya dan saya sangat kagum terhadap ibu begitu mencintai Pendidikan,” ujar Dedi.

“Setelah saya menganalisis wajah ibu, ternyata seinget saya dan sepengetahuan saya, ibu adalah seorang dosen bukan seorang guru SMA,” tambahnya.

Dedi Mulyadi meminta agar pendapat Ibu Popon Sumarni disampaikan di forum yang tepat. Saat ditelusuri, Ibu Popon Sumarni kala itu berbicara di reses Ummi Siti, anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKS.

Lelaki yang akrab disapa Kang Dedi ini juga mengkritik agar sebaiknya ibu Popon Sumarni berbicara sebagai pengamat atau praktisi Pendidikan.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menohok, Dedi Mulyadi Sebut Piknik Berkedok Study Tour Sekolah Ikuti Gaya Pejabat

Menohok, Dedi Mulyadi Sebut Piknik Berkedok Study Tour Sekolah Ikuti Gaya Pejabat

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 19:36 WIB

Sadis! Aktivis Demokrasi Diancam Disiksa Usai Kritik Dedi Mulyadi, Fotonya Dipajang Diskominfo Jabar

Sadis! Aktivis Demokrasi Diancam Disiksa Usai Kritik Dedi Mulyadi, Fotonya Dipajang Diskominfo Jabar

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 18:55 WIB

Aktif Pantau Medsos, Dedi Mulyadi Menikmati Dihujat Publik: Asyik juga Dijelekin

Aktif Pantau Medsos, Dedi Mulyadi Menikmati Dihujat Publik: Asyik juga Dijelekin

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 15:18 WIB

Terkini

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 06:48 WIB

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Foto | Senin, 21 September 2026 | 06:00 WIB

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

×