Jejak Kontroversi Silfester Matutina: Dari Fitnah JK Hingga Ancam Bogem Rocky Gerung

Budi Arista Romadhoni

Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:03 WIB
Jejak Kontroversi Silfester Matutina: Dari Fitnah JK Hingga Ancam Bogem Rocky Gerung
Pengacara Silfester Matutina di Polda Metro Jaya. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Nama Silfester Matutina, Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), kembali bergaung di panggung politik nasional, bukan karena prestasi, melainkan serangkaian kontroversi yang menyertainya.

Dikenal sebagai loyalis vokal Presiden Joko Widodo (Jokowi), jejak digital dan hukumnya diwarnai oleh perseteruan sengit, mulai dari kasus fitnah terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hingga ancaman kekerasan fisik kepada pengamat politik Rocky Gerung.

Kiprahnya yang penuh dengan gaya konfrontatif membuatnya menjadi figur yang tak pernah sepi dari sorotan media.

Terbaru, namanya mencuat setelah Kejaksaan Agung memberi sinyal akan mengeksekusi vonis 1,5 tahun penjara dalam kasus pencemaran nama baik terhadap JK yang putusannya telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah sejak 2019.

1. Kasus Fitnah Jusuf Kalla yang Mangkrak Bertahun-tahun

Kolase Foto Jusuf Kalla alias JK dan rekawan pendukung Jokowi, Silfester Matutina. (tangkapan layar/ist)
Kolase Foto Jusuf Kalla alias JK dan rekawan pendukung Jokowi, Silfester Matutina. (tangkapan layar/ist)

Perseteruan panjang antara Silfester dan Jusuf Kalla bermula dari sebuah orasi pada 15 Mei 2017.

Di depan Mabes Polri, Silfester dengan berapi-api melontarkan tuduhan serius kepada JK.

Ia menuding keluarga JK sebagai biang kerok kemiskinan akibat praktik korupsi dan memfitnah JK menggunakan isu agama serta masjid untuk memenangkan Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Akibat orasinya, Silfester dilaporkan ke polisi dan proses hukum pun berjalan. Puncaknya, Mahkamah Agung (MA) melalui putusan kasasi nomor 287 K/Pid/2019 menolak permohonan kasasi Silfester dan memperberat hukumannya.

baca juga

"Memperbaiki Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta... mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa menjadi pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan," demikian bunyi putusan MA yang diputus pada 20 Mei 2019.

Anehnya, meski putusan telah inkrah selama lebih dari lima tahun, eksekusi tak kunjung dilakukan.[4][6] Silfester masih bebas beraktivitas, bahkan pada Maret 2025 diangkat menjadi Komisaris Independen di BUMN ID Food.

Belakangan, Silfester mengklaim telah berdamai dengan JK, namun klaim ini dibantah oleh kubu mantan wapres tersebut.

"Mengenai urusan hukum saya dengan Pak Jusuf Kalla, itu sudah selesai dengan ada perdamaian. Bahkan, saya beberapa kali, ada dua kali, tiga kali, bertemu dengan Pak Jusuf Kalla dan hubungan kami sangat baik," ujar Silfester diberitakan sebelumnya. 

2. Nyaris Bogem Mentah Rocky Gerung di Layar Kaca

Tak hanya di ranah hukum, temperamen Silfester juga meledak di depan publik saat berdebat dengan Rocky Gerung dalam sebuah program televisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Heran, Terpidana Silfester Matutina Fitnah JK 6 Tahun Tak Dieksekusi: Musuhmu Itu Negara!

Mahfud MD Heran, Terpidana Silfester Matutina Fitnah JK 6 Tahun Tak Dieksekusi: Musuhmu Itu Negara!

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 10:17 WIB

5 Fakta Panas Silfester Matutina: Terpidana Kasus Fitnah JK, Sukses Diangkat Jadi Komisaris BUMN

5 Fakta Panas Silfester Matutina: Terpidana Kasus Fitnah JK, Sukses Diangkat Jadi Komisaris BUMN

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 07:15 WIB

Perjalanan Karier Silfester Matutina, Loyalis Jokowi yang Tuduh JK Praktik Korupsi

Perjalanan Karier Silfester Matutina, Loyalis Jokowi yang Tuduh JK Praktik Korupsi

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Terkini

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

×