Dedi Mulyadi: Politik Merusak Desa, Tak Semua Perlu Adakan Pilkades

Bangun Santoso

Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:44 WIB
Dedi Mulyadi: Politik Merusak Desa, Tak Semua Perlu Adakan Pilkades
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan. [ANTARA/Ricky Prayoga]

Suara.com - Politisi Dedi Mulyadi melemparkan gagasan yang berpotensi mengubah tatanan desa di Jawa Barat. Gagasan itu yakni tidak semua desa harus menyelenggarakan pemilihan kepala desa (Pilkades).

Gagasan ini disampaikannya Dedi Mulyadi kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto belum lama ini.

Menurut Dedi, wacana ini bertujuan untuk mengembalikan marwah desa sebagai basis adat dan meredam dampak negatif dari kontestasi politik.

"Peraturan budaya desa itu saya ingin mengembalikan kembali desa sebagai basic adat," ujarnya.

"Ada desa yang pemilihan, bisa jadi ada desa yang tidak mesti ada pemilihan ya," sebutnya.

Dedi mencontohkan, jika sebuah desa sudah memiliki tokoh yang kuat, dihormati secara turun-temurun, dan berhasil menjaga keharmonisan alam serta masyarakat, maka pemilihan langsung tidak lagi relevan.

"Secara turun-temurun dia baik dan dihormati oleh masyarakat sebagai tokoh yang seperti di Bali, saya pikir tidak mesti ada pemilihan," lanjutnya.

Ia menilai, kerusakan yang terjadi di banyak desa saat ini salah satunya dipicu oleh faktor politik yang seringkali memecah belah warga.

"Karena seringkali rusaknya desa itu di antaranya juga karena politik. Nah, ini yang lagi saya pikirkan," kata Dedi Mulyadi.

baca juga

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kekuatan utama sebuah desa terletak pada sumber daya alamnya yang kini semakin terancam. Menurutnya, politik praktis seringkali mengabaikan kelestarian alam yang menjadi modal utama kehidupan warga.

"Orang desa itu kan modalnya itu sumber air Pak. Orang desa itu kan modalnya hutan. Orang desa itu modalnya areal pesawahan," katanya.

Ketika alam terjaga, kata Dedi, maka ekonomi warga desa akan mapan dan sejahtera. Sebaliknya, kerusakan alam akan menghilangkan esensi desa itu sendiri.

"Ekonominya baik. Tetapi kalau alamnya rusak karena penambangan, karena pembalakan liar, sumber airnya juga mengalami kekeringan, sungai mengalami pendangkalan, sawah mengalami penyempitan, desa itu hilang, Pak," tambahnya.

Dedi juga mengingatkan pentingnya menjaga desa berdasarkan pengalaman sejarah, di mana desa selalu menjadi penyelamat saat negara dilanda krisis ekonomi.

"Kenapa ini harus dijaga? Karena saya berangkat dari pengalaman reformasi atau di era ee kolonial Belanda, di era Jepang, di era orde lama sampai era Orde Baru jatuh," jelasnya. "Jadi orang kota mengalami problem krisis ekonomi ada tempat berlari yaitu desa. Sumber pangannya baik, sumber airnya baik, sumber energinya baik sehingga kita selamat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:34 WIB

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:36 WIB

Cerita di Balik Program Vasektomi Dedi Mulyadi, Ada Kisah Miris

Cerita di Balik Program Vasektomi Dedi Mulyadi, Ada Kisah Miris

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 08:27 WIB

Dedi Mulyadi Minta Pendukungnya di Medsos Jangan Galak : Nanti Dikira Buzzer

Dedi Mulyadi Minta Pendukungnya di Medsos Jangan Galak : Nanti Dikira Buzzer

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 19:57 WIB

Menohok, Dedi Mulyadi Sebut Piknik Berkedok Study Tour Sekolah Ikuti Gaya Pejabat

Menohok, Dedi Mulyadi Sebut Piknik Berkedok Study Tour Sekolah Ikuti Gaya Pejabat

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 19:36 WIB

Sadis! Aktivis Demokrasi Diancam Disiksa Usai Kritik Dedi Mulyadi, Fotonya Dipajang Diskominfo Jabar

Sadis! Aktivis Demokrasi Diancam Disiksa Usai Kritik Dedi Mulyadi, Fotonya Dipajang Diskominfo Jabar

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 18:55 WIB

Aktif Pantau Medsos, Dedi Mulyadi Menikmati Dihujat Publik: Asyik juga Dijelekin

Aktif Pantau Medsos, Dedi Mulyadi Menikmati Dihujat Publik: Asyik juga Dijelekin

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 15:18 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×