Hewan di Bandung Zoo Terancam Mati Imbas Kisruh Manajemen

M Nurhadi

Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:06 WIB
Hewan di Bandung Zoo Terancam Mati Imbas Kisruh Manajemen
Situasi di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo usai adanya penyegelan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Kota Bandung, Kamis (6/2/2025). (ANTARA/Rubby Jovan)

Suara.com - Polemik internal di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) kembali memanas, menyebabkan kericuhan dan penutupan sementara area tersebut. Kekacauan ini bermula dari konflik antara dua pihak yang mengklaim sebagai perwakilan dari Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), yang keduanya ingin mengoperasikan kebun binatang.

Kericuhan ini bahkan berujung pada jebolnya gerbang utama Bandung Zoo, memaksa aparat dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) untuk turun tangan demi menjaga situasi.

Situasi sempat tak terkendali ketika sekelompok orang yang merangsek masuk terlibat baku hantam dengan petugas dari manajemen baru. Setelah kewalahan, polisi akhirnya berhasil mengendalikan massa, dan kedua belah pihak sepakat untuk meredakan ketegangan.

Namun, imbas dari kericuhan ini menimbulkan kekhawatiran besar: belasan bayi satwa terancam mati akibat terlantarnya perawatan.

Kondisi Satwa yang Memprihatinkan dan Batas Bertahan Hidup Bayi Hewan

Kisruh ini berpotensi mengancam nyawa satwa, terutama bayi-bayi hewan yang sangat rentan. Terancamnya keselamatan satwa ini memicu kekhawatiran karena bayi hewan memiliki batasan waktu yang sangat singkat untuk bertahan hidup tanpa makanan.

Dikutip dari berbagai literatur, termasuk jurnal Animal board invited review: Animal source foods in healthy, sustainable, and ethical diets – An argument against drastic limitation of livestock in the food system yang ditulis Frederic Leroy dkk.  Berikut adalah perkiraan ketahanan bayi hewan tanpa makanan, yang bervariasi tergantung jenis hewan dan usianya:

  1. Anak harimau, termasuk kucing-kucingan lain baru lahir hanya bisa bertahan sekitar 24-48 jam tanpa susu.
  2. Anak jenis hewan unggas, seperti burung baru menetas dapat bertahan sekitar seminggu, karena masih memiliki cadangan nutrisi dari kuning telur.
  3. Anjing bisa bertahan beberapa hari, tetapi lebih dari 48 jam tanpa makanan perlu perhatian medis.
  4. Burung bisa bertahan 1-2 hari pada suhu normal.
  5. Bayi mamalia mampu bertahan setidaknya hanya dua hari tanpa makan atau minum susu induknya

Faktor-faktor lain seperti ketersediaan air, kondisi lingkungan (suhu), dan kondisi kesehatan hewan juga sangat memengaruhi kemampuan mereka untuk bertahan hidup. Bayi hewan yang baru lahir memiliki cadangan energi yang sangat terbatas sehingga lebih rentan terhadap kekurangan nutrisi. Dengan kondisi Bandung Zoo yang ditutup dan satwa terancam telantar, nyawa belasan bayi hewan ini berada dalam bahaya serius.

Konflik internal ini tidak hanya merugikan pihak-pihak yang terlibat, tetapi juga mengancam kelangsungan hidup satwa-satwa yang tidak bersalah. Situasi ini menyoroti pentingnya segera menemukan solusi permanen untuk manajemen Bandung Zoo demi menjamin kesejahteraan seluruh penghuninya.

baca juga

Sebagai informasi. polemik internal di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) mencapai puncaknya, mendorong manajemen baru dari Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) di bawah kepemimpinan John Sumampau untuk menutup sementara operasional kebun binatang. Langkah tegas ini diambil setelah manajemen lama bersikukuh tidak mau menyerahkan pengelolaan, meskipun John Sumampau telah kembali mengelola Bandung Zoo sejak Maret 2025.

Kembalinya John Sumampau sebagai pengelola Bandung Zoo terjadi setelah dua petinggi YMT sebelumnya, Bisma Bratakoesoema dan Sri, menjadi tersangka dalam kasus dugaan penguasaan lahan. Namun, konflik kembali muncul ketika manajemen lama YMT tetap beroperasi dan kembali menduduki kawasan tersebut pada 2 Juli 2025. Setelah sempat bertahan, pada 18 Juli 2025, pengelolaan Bandung Zoo kembali jatuh ke tangan manajemen lama, meskipun John Sumampau memiliki hak untuk mengelolanya.

Belakangan, pihak manajemen baru YMT memastikan bahwa kondisi satwa-satwa di Bandung Zoo masih dalam keadaan aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Jadi Saksi Suporter Persib Rusak Rumput, Alasan Penonton Tandang Masih Dilarang

FIFA Jadi Saksi Suporter Persib Rusak Rumput, Alasan Penonton Tandang Masih Dilarang

Bola | Rabu, 06 Agustus 2025 | 16:10 WIB

Ragunan Mau Direvitalisasi Besar-Besaran, Nasib Satwa Bagaimana? Ini Kata Pemprov DKI

Ragunan Mau Direvitalisasi Besar-Besaran, Nasib Satwa Bagaimana? Ini Kata Pemprov DKI

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 15:52 WIB

Jadwal Super League 2025: Persija vs Persis, Persib vs PSIM, Dewa United Siap Bersaing Demi Juara

Jadwal Super League 2025: Persija vs Persis, Persib vs PSIM, Dewa United Siap Bersaing Demi Juara

Bola | Rabu, 06 Agustus 2025 | 14:01 WIB

Jadwal Pertandingan Persib Bandung Super League 2025/2026 Lengkap dari Agustus sampai Mei 2026

Jadwal Pertandingan Persib Bandung Super League 2025/2026 Lengkap dari Agustus sampai Mei 2026

Bola | Rabu, 06 Agustus 2025 | 13:36 WIB

BRI Super League: Pelatih Fisik Persib Bandung Update Kondisi Cedera Saddil Ramdani

BRI Super League: Pelatih Fisik Persib Bandung Update Kondisi Cedera Saddil Ramdani

Your Say | Rabu, 06 Agustus 2025 | 15:25 WIB

Jelang Lawan Semen Padang, Pelatih Fisik Persib Bandung Ungkap Kondisi Terkini Tiga Pemain Kunci

Jelang Lawan Semen Padang, Pelatih Fisik Persib Bandung Ungkap Kondisi Terkini Tiga Pemain Kunci

Bola | Rabu, 06 Agustus 2025 | 07:06 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×