Mengupas Taring Baru TNI: Spesifikasi Gahar Rudal KHAN Turki yang Kini 'Jaga' Kalimantan

Wakos Reza Gautama

Rabu, 06 Agustus 2025 | 20:18 WIB
Mengupas Taring Baru TNI: Spesifikasi Gahar Rudal KHAN Turki yang Kini 'Jaga' Kalimantan
Spesifikasi Rudal balistik taktis (ITBM) pertama milik TNI, KHAN ITBM-600, yang dipesan dari Turki. [defencesecurityasia]

Suara.com - Sebuah era baru dalam postur pertahanan Indonesia telah dimulai. Rudal balistik taktis KHAN, senjata presisi jarak jauh buatan produsen pertahanan raksasa asal Turki, Roketsan, dikabarkan telah tiba di tanah air.

Kehadiran alat utama sistem pertahanan (alutsista) canggih ini tidak hanya sekadar penambahan inventaris, melainkan sebuah loncatan kapabilitas yang secara dramatis mengubah peta kekuatan militer Indonesia di kawasan.

Akuisisi strategis ini merupakan buah dari kesepakatan yang ditandatangani saat Kementerian Pertahanan masih dipimpin oleh Prabowo Subianto.

Tepatnya selama pameran pertahanan bergengsi Indo Defence 2022 Expo & Forum di Jakarta, Kemhan memborong sejumlah alutsista dari Turki, dengan rudal KHAN sebagai salah satu primadonanya.

Rudal-rudal ini kini ditempatkan di lokasi strategis, Markas Batalyon Artileri Medan ke-18 (Yonarmed 18/Buritkang) di Tenggarong, Kalimantan Timur sejak 1 Agustus 2025.

"Ini adalah pertama kalinya sistem rudal Khan, versi ekspor dari sistem rudal balistik Bora yang telah teruji tempur, akan memasuki inventaris kekuatan selain militer Turki," ujar Wakil Manajer Umum Roketsan, Murat Kurtulus, dalam upacara penandatanganan pada November 2022 dikutip dari website defence security asia.

Lantas, sehebat apa spesifikasi "taring" baru TNI ini?

Jangkauan dan Akurasi Mematikan

KHAN, yang merupakan versi ekspor dari rudal Bora, dirancang untuk memberikan daya hancur presisi tinggi di medan perang.

baca juga

Spesifikasi utamanya adalah jangkauan maksimum yang mencapai 280 kilometer. Angka ini secara efektif mengubah Indonesia dari kekuatan yang cenderung defensif menjadi aktor dengan kemampuan serangan jarak jauh yang sangat kredibel.

Namun, jangkauan saja tidak cukup. Keunggulan utama KHAN terletak pada akurasinya yang luar biasa, dengan tingkat kesalahan melingkar atau Circular Error Probable (CEP) di bawah 10 meter. Ini artinya, rudal ini mampu menghantam target seukuran lapangan basket dari jarak ratusan kilometer dengan selisih meleset kurang dari 10 meter.

Bobot dan Hulu Ledak Penghancur

Setiap rudal KHAN adalah monster seberat sekitar 2.500 kilogram, dengan panjang 8 meter dan diameter 610 mm.

Bobotnya yang masif ini membawa hulu ledak seberat 470 kilogram yang bisa dikonfigurasi sebagai peledak berdaya ledak tinggi (high-explosive) atau fragmentasi.

Dengan daya hancur sebesar ini, KHAN didesain khusus untuk melumpuhkan target bernilai tinggi seperti pusat komando musuh, pangkalan udara, pusat logistik vital, bunker pertahanan yang diperkuat, hingga sistem radar di garis depan.

Teknologi Pemandu Canggih dan Kemampuan "Tembak-dan-Lari"

Untuk mencapai presisi setinggi itu, KHAN dipandu oleh sistem navigasi ganda yang canggih, memadukan panduan inersia (INS) dengan koreksi dari satelit GPS dan GLONASS. Keandalannya tidak berhenti di situ.

Rudal ini juga dilengkapi permukaan kendali aerodinamis yang memungkinkannya bermanuver lincah saat mendekati target. Kemampuan ini tidak hanya meningkatkan daya hancur, tetapi juga membuatnya sangat sulit untuk dicegat oleh sistem pertahanan udara musuh.

Dipasang pada platform truk Tatra 8x8, sistem KHAN memiliki mobilitas tinggi, memungkinkannya menerapkan taktik "tembak-dan-lari" (shoot-and-scoot).

Setelah meluncurkan rudal, sistem dapat dengan cepat berpindah posisi untuk menghindari deteksi dan serangan balasan dari musuh.

Radius serangannya yang mencapai 280 km kini menempatkan sebagian besar Laut Cina Selatan, koridor maritim yang krusial, dan bahkan wilayah selatan negara tetangga dalam jangkauan tembak dari Kalimantan.

Kehadiran KHAN secara efektif memberikan Indonesia kemampuan serangan kedua (second strike capability), sebuah sinyal tegas bahwa Indonesia siap dan mampu mempertahankan kedaulatannya dengan platform serangan presisi canggih.

Hal ini diperkirakan akan memicu tren serupa di antara negara-negara ASEAN, menjadikan kawasan ini sebagai episentrum baru proliferasi rudal taktis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI Resmi Punya Rudal Balistik! Picu Kekhawatiran Perlombaan Senjata di Asia Tenggara

TNI Resmi Punya Rudal Balistik! Picu Kekhawatiran Perlombaan Senjata di Asia Tenggara

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 19:41 WIB

Rudal Balistik yang Dibeli TNI Sudah Datang! Langsung Ditarok di 'Muka' Malaysia

Rudal Balistik yang Dibeli TNI Sudah Datang! Langsung Ditarok di 'Muka' Malaysia

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 19:21 WIB

Jeritan Pilu Prajurit TNI AD: Gaji Dipotong 80 Persen Demi Rumah Wajib Era Dudung, DPR Turun Tangan

Jeritan Pilu Prajurit TNI AD: Gaji Dipotong 80 Persen Demi Rumah Wajib Era Dudung, DPR Turun Tangan

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Diancam Pindah ke Papua: Jerit Prajurit TNI AD Terpaksa Kredit Mahal 'Rumah Hantu Jenderal Dudung'

Diancam Pindah ke Papua: Jerit Prajurit TNI AD Terpaksa Kredit Mahal 'Rumah Hantu Jenderal Dudung'

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:48 WIB

Teka-teki Isu Penggeledahan Rumah Jampidsus: Polda Membantah, TNI Menjaga Ketat

Teka-teki Isu Penggeledahan Rumah Jampidsus: Polda Membantah, TNI Menjaga Ketat

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:15 WIB

Terkini

8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair

8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing

Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:01 WIB

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

×