Geger Rencana 600 Vila di Pulau Padar, Menhut Raja Juli: Bangunan Beton Tidak Boleh!

Bangun Santoso

Kamis, 07 Agustus 2025 | 16:10 WIB
Geger Rencana 600 Vila di Pulau Padar, Menhut Raja Juli: Bangunan Beton Tidak Boleh!
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Rencana pembangunan fasilitas wisata mewah di Pulau Padar, yang masuk dalam kawasan Taman Nasional (TN) Komodo, menuai sorotan tajam. Menanggapi kekhawatiran publik, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni angkat bicara dan menegaskan bahwa setiap pengembangan harus melalui proses yang sangat ketat dan tidak akan merusak lingkungan.

Di tengah kabar simpang siur mengenai pembangunan ratusan vila, Menhut mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang melakukan pendalaman data. Ia juga membenarkan bahwa PT Komodo Wildlife Ecotourism (PT KWE) telah mengantongi izin usaha sejak 2014, namun rencana pembangunan masif masih dalam peninjauan.

"Data-datanya harus kita sempurnakan kembali, (terkait) 600 vila itu," kata Menhut Raja Antoni saat ditemui di Kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta, dilansir Antara, Kamis (7/8/2025).

Meskipun peraturan membuka peluang untuk ekoturisme di zona pemanfaatan, Kemenhut berkomitmen untuk menjaga kelestarian alam. Prioritas utama adalah memastikan kegiatan usaha tidak mengganggu habitat asli komodo (Varanus komodoensis) dan ekosistem di sekitarnya.

Proses perizinan pun tidak main-main. Menurut Menhut, penilaian dampak lingkungan atau Environmental Impact Assessment (EIA) tidak hanya akan dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, tetapi juga melibatkan pengawasan langsung dari UNESCO, yang telah menetapkan TN Komodo sebagai Situs Warisan Dunia sejak 1991.

Jika rencana pembangunan ini mendapat lampu hijau, syarat yang diberlakukan akan sangat terbatas. Menhut membeberkan dua aturan krusial yang tidak bisa ditawar.

"Bahkan maksimum 10 persen dari konsesi yang diberikan. Yang kedua, tidak boleh bangunan yang konkrit, beton tidak boleh, jadi harus knockdown," tutur Menhut.

Hingga saat ini, Kemenhut memastikan belum ada aktivitas konstruksi apa pun di Pulau Padar. Masih ada serangkaian tahapan penting yang harus dilalui, mulai dari peninjauan oleh UNESCO hingga proses konsultasi publik untuk mendengar aspirasi masyarakat.

Sebelumnya, rencana ini memicu keberatan dari sekelompok warga dan pelaku usaha lokal. Mereka khawatir pembangunan ratusan vila akan berdampak buruk pada lingkungan di wilayah konservasi tersebut serta mengancam mata pencaharian yang selama ini bergantung pada keaslian alam TN Komodo.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Atau Degradasi? UNESCO Pertanyakan Komitmen Indonesia untuk Pulau Padar

Investasi Atau Degradasi? UNESCO Pertanyakan Komitmen Indonesia untuk Pulau Padar

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:36 WIB

DPR: Hentikan Proyek Resort di Jantung Komodo, Status Warisan Dunia UNESCO Terancam!

DPR: Hentikan Proyek Resort di Jantung Komodo, Status Warisan Dunia UNESCO Terancam!

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:31 WIB

Teka-Teki 'J' dari Kaesang di Pucuk PSI

Teka-Teki 'J' dari Kaesang di Pucuk PSI

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 19:44 WIB

Bukan Sembarangan Orang! Kaesang Bocorkan Petunjuk Ketua Dewan Pembina PSI

Bukan Sembarangan Orang! Kaesang Bocorkan Petunjuk Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 Juli 2025 | 23:56 WIB

Raja Juli Antoni Kembali Jadi Sekjen PSI, Kaesang Pilih Bendum Baru

Raja Juli Antoni Kembali Jadi Sekjen PSI, Kaesang Pilih Bendum Baru

Video | Senin, 28 Juli 2025 | 21:15 WIB

Kaesang Umumkan Pengurus DPP PSI, Raja Juli Antoni Jabat Sekjen Lagi

Kaesang Umumkan Pengurus DPP PSI, Raja Juli Antoni Jabat Sekjen Lagi

News | Senin, 28 Juli 2025 | 19:34 WIB

Tak Ada Ampun, Menhut Raja Juli Bakal Umumkan Para Pembakar Hutan ke Publik

Tak Ada Ampun, Menhut Raja Juli Bakal Umumkan Para Pembakar Hutan ke Publik

News | Senin, 28 Juli 2025 | 13:07 WIB

Terkini

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:13 WIB

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:11 WIB

Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google

Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:09 WIB

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB

Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!

Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:53 WIB

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB