Bursa Caketum Masih Gelap, PPP Ngotot Gelar Muktamar di Bali Bulan Depan

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 07 Agustus 2025 | 18:21 WIB
Bursa Caketum Masih Gelap, PPP Ngotot Gelar Muktamar di Bali Bulan Depan
Bursa Caketum Masih Gelap, PPP Ngotot Gelar Muktamar di Bali Bulan Depan

Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Muktamar) pada 29 September hingga 1 Oktober 2025. Acara puncak lima tahunan partai berlambang Kakbah ini akan digelar di Nusa Dua, Bali. 

Politisi PPP Usman M Tokan, persiapan jelang Muktamar terus berjalan. 

"Rencana Muktamar sesuai persiapan OC (Panitia Pelaksana) adalah tanggal 29 September - 1 Oktober 2025 bertempat di Nusa Dua Bali," kata Usman saat dihubungi Suara.com pada Kamis (7/8/2025). 

Ia menambahkan, Panitia Pengarah (SC) saat ini tengah fokus merancang materi-materi yang akan dibahas dalam Muktamar. 

Materi tersebut direncanakan akan didistribusikan kepada para peserta satu bulan sebelum acara dimulai untuk dipelajari. 

Meskipun jadwal dan lokasi telah ditetapkan, bursa calon ketua umum yang akan bertarung di Muktamar masih menjadi teka-teki. Hingga kekinian, belum ada satu pun kandidat yang secara resmi mendeklarasikan diri untuk maju. 

Juru Bicara PPP Usman M Tokan. [Suara.com/Bagaskara]
Juru Bicara PPP Usman M Tokan. [Suara.com/Bagaskara]

Menanggapi pertanyaan mengenai nama-nama kandidat dan kabar mundurnya beberapa tokoh eksternal dari bursa pencalonan, Usman enggan berspekulasi. 

"Mari kita tunggu saat-saat menjelang muktamar ya," jawabnya. 

Ia berharap, menjelang pelaksanaan Muktamar, akan ada ruang bagi para kandidat untuk tampil ke publik, mendeklarasikan diri, serta menyampaikan visi dan misinya. 

Menurut Usman, hal ini penting karena PPP pada hakikatnya adalah milik umat Islam di Indonesia. 

"Sampai hari ini belum ada deklarasi, mudah-mudahan menjelang Muktamar ada ruang untuk para kandidat mendeklarasikan diri dan menyampaikan visi misinya, membuka ke ruang publik untuk ikut menilai kandidat karena sejatinya PPP milik umat Islam Indonesia sesuai dengan cita-cita para pendiri yang tergabung dalam fusi partai," jelasnya.

Bursa Caketum PPP

Sebelumnya, sejumlah nama dari internal maupun eksternal partai sempat meramaikan bursa calon ketua umum. Dari internal, muncul nama-nama seperti Sandiaga Uno dan Taj Yasin Maimoen.

Sementara dari kalangan eksternal, sempat disebut tokoh seperti mantan KSAD Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. 

Namun, Ketua Majelis Pertimbangan PPP, M. Romahurmuziy, baru-baru ini menyatakan bahwa para calon dari luar partai "balik kanan semua" atau menarik diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kini Bantah Tantang Rakyat, Bupati Pati Sudewo Disindir Jago Ngeles: Obat Amnesia Belum Diminum Pak?

Kini Bantah Tantang Rakyat, Bupati Pati Sudewo Disindir Jago Ngeles: Obat Amnesia Belum Diminum Pak?

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 18:12 WIB

Tepis Kena OTT, Ruangan Bupati Koltim Abdul Azis Disegel KPK

Tepis Kena OTT, Ruangan Bupati Koltim Abdul Azis Disegel KPK

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 17:35 WIB

Tak Percaya Punya Ijazah Asli, Profesor Ryaas Rasyid: Jokowi Pembohong, Dia Takut Ketauan!

Tak Percaya Punya Ijazah Asli, Profesor Ryaas Rasyid: Jokowi Pembohong, Dia Takut Ketauan!

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 17:14 WIB

Bursa Caketum PPP Masih Alot, Romahurmuziy: Calon dari Luar Balik Kanan Semua!

Bursa Caketum PPP Masih Alot, Romahurmuziy: Calon dari Luar Balik Kanan Semua!

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 12:37 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB