Paru-paru Bocor dan Ginjal Pecah, Ayah Prada Lucky Murka ke Senior Terduga Penganiaya: Hukum Mati!

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:56 WIB
Paru-paru Bocor dan Ginjal Pecah, Ayah Prada Lucky Murka ke Senior Terduga Penganiaya: Hukum Mati!
Paru-paru Bocor dan Ginjal Pecah, Ayah Prada Lucky Murka ke Senior Terduga Penganiaya: Hukum Mati!

Suara.com - Nasib tragis menimpa seorang prajurit muda TNI, Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), yang diduga tewas karena dianiaya seniornya di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Terungkap jika Prada Lucky baru dua bulan mengabdi sebagai prajurit TNI. Kematian Prada Lucky membuat keluarga murka.

Sang ayah, Sersan Mayor Christian Namo mendesak agar para terduga pelaku yang menyiksa putrannya hingga tewas dihukum berat. Christian Namo diketahui adalah anggota TNI aktif di Kodim 1627/Rote Ndao.

"Hukuman cuma dua buat (para pelaku penganiayaan) anak saya, hukuman mati dan pecat! Tidak ada di bawah itu," kecam Serma Christian dikutip pada Jumat (8/8/2025).

"Anak saya dianiaya seniornya di TNI, paru-parunya juga bocor," sambungnya murka.

Ilustrasi penganiayaan. (Unsplash/Ari Spada)
Ilustrasi penganiayaan. (Unsplash/Ari Spada)

Diketahui, Prada Lucky menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Aeramo pada Rabu, 6 Agustus 2025, setelah dirawat intensif selama empat hari sejak dilarikan ke rumah sakit pada Sabtu (2/8/2025) lalu.

Kondisi jenazah Prada Lucky meninggalkan luka yang tak terperi bagi keluarga, dengan sekujur tubuh dipenuhi luka lebam, sayatan, hingga luka bakar yang diduga bekas sundutan rokok.

Hasil pemeriksaan medis bahkan menunjukkan luka dalam yang sangat parah, termasuk ginjal yang pecah dan paru-paru bocor.

Pengakuan Terakhir Sebelum Tewas

baca juga

Terungkap fakta sebelum Prada Lucky tewas. Prajurit TNI itu sempat membuat pengakuan yang menggemparkan.

Rafael Davids, paman korban menjelaskan jika keponakannya sempat cerita soal luka-luka yang dialaminya kepada dokter yang sempat merawatnya. Prada Lucky sempaat mengaku menjadi korban penyiksaan.

"Waktu itu ditanya dokter, kenapa luka begini, dia jawab, 'saya disiksa senior'," beber Rafael Davids.

Empat Senior Diduga Penganiaya Ditangkap

Misteri kematian Prada Lucky mulai menemukan titik terang. Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim penyidik berhasil mengamankan empat orang prajurit TNI berpangkat Prajurit Satu (Pratu) yang diduga sebagai pelaku penganiayaan.

Keempatnya kini telah diamankan di Sub Detasemen Polisi Militer (Sub Denpom) Ende untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Dicomot' usai Ikut Rakernas NasDem di Makassar, Detik-detik KPK OTT Bupati Koltim Abdul Azis

'Dicomot' usai Ikut Rakernas NasDem di Makassar, Detik-detik KPK OTT Bupati Koltim Abdul Azis

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:14 WIB

2 Bulan Jadi TNI, Prada Lucky Tewas Diduga Disiksa Senior, Sempat Ngaku ke Dokter Sebelum Meninggal

2 Bulan Jadi TNI, Prada Lucky Tewas Diduga Disiksa Senior, Sempat Ngaku ke Dokter Sebelum Meninggal

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 18:42 WIB

Kini Bantah Tantang Rakyat, Bupati Pati Sudewo Disindir Jago Ngeles: Obat Amnesia Belum Diminum Pak?

Kini Bantah Tantang Rakyat, Bupati Pati Sudewo Disindir Jago Ngeles: Obat Amnesia Belum Diminum Pak?

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 18:12 WIB

Tepis Kena OTT, Ruangan Bupati Koltim Abdul Azis Disegel KPK

Tepis Kena OTT, Ruangan Bupati Koltim Abdul Azis Disegel KPK

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 17:35 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×