Profil Heri Gunawan: Anggota DPR Diduga Korupsi CSR, Dipakai Buat Beli Mobil

M Nurhadi

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:52 WIB
Profil Heri Gunawan: Anggota DPR Diduga Korupsi CSR, Dipakai Buat Beli Mobil
Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan (Dok: DPR)

Suara.com - Nama Heri Gunawan sontak mencuat dan mencuri perhatian masyarakat usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK.

Anggota DPR ini diduga menerima dana total Rp15,86 miliar dari berbagai sumber, termasuk dari BI, OJK, serta mitra jerka Komisi XI lainnya.

Banyak masyarakat yang jadi penasaran dengan sosok Heri Gunawan ini, termasuk mencari tahu latar belakang serta profilnya. Berikut profil Heri Gunawan, anggota DPR yang diduga korupsi CSR BI untuk membeli mobil.

Profil Heri Gunawan

Berdasarkan informasi dari situs fraksigerindra.id, pria pemilik nama lengkap Heri Gunawan ini lahir di Sukabumi, Jawa Barat, pada 11 April 1969 lalu. Ia resmi menjadi anggota DPR RI usai terpilih dari daerah pemilihan Jawa Barat IV yang melingkupi Kabupaten dan Kota Sukabumi.

Politikus Gerindra tersebut tercatat telah menduduki bangku DPR RI selama tiga periode. Saat ini ia memegang jabatan di Komisi II DPR RI setelah kembali terpilih dalam ajang Pemilu 2024 dengan meraup 91.748 suara.

Heri Gunawan juga pernah tercatat menduduki posisi Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI pada periode 2019-2024 lalu. Ia menjalankan kariernya di panggung politik bersama Partai Gerindra sejak tahun 2008 yang lalu.

Pada kesempatan tersebut, Heri Gunawan dipercaya memegang jabatan Bendahara DPP Partai Gerindra. Hingga pada Pemilu 2014, ia terpilih menjadi anggota DPR periode 2014-2019.

Namanya kembali terpilih dalam Pemilu 2019 untuk duduk di kursi DPR RI periode 2019-2024. Hingga kini ia kembali menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029.

baca juga

Lulusan S1 Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta ini juga tercatat pernah menggeluti dunia keuangan dengan jabatan:

  • Pimpinan Kantor Pusat Lembaga Keuangan Non Bank, Usaha Jasa Pembiayaan (1992-2003)
  • General Manager Lembaga Keuangan Non Bank, Usaha Jasa Pembiayaan (2003-2006)
  • Executive Vice President Perusahaan Induk (2006-2014)
  • Komisaris Perusahaan Induk (2011-2014)

Berikut riwayat pendidikan Heri Gunawan:

  • SD Negeri II Lengkong Besar 105, Bandung
  • SMP Mardi Yuana I (Bruder), Sukabumi
  • SMA Mardi Yuana, Sukabumi
  • S1 Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta

Kasus Heri Gunawan

KPK resmi menetapkan dua anggota DPR RI yakni Heri Gunawan dan Satori sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang atau TPPU. Keduanya diduga memanfaatkan kedudukan mereka di Komisi XI DPR RI yang merupakan mitra kerja OJK dan BI.

Diduga telah terjadi kesepakan bahwa OJK dan BI akan mengalokasikan dana program sosial kepada setiap anggota Komisi XI dalam rapat-rapat tertutup Panitia Kerja pembahasan anggaran periode 2020-2022.

Penyaluran dana tersebut dilakukan melalui yayasan-yayasan yang dikelola oleh masing-masing anggota dewan. Heri Gunawan sendiri diduga telah menggunakan empat yayasan yang dikelola oleh Rumah Aspirasinya.

Berbagai yayasan tersebut mengajukan proposal bantuan dana sosial, tetapi setelah dana cair nyatanya kegiatan sosial yang dijanjikan tidak pernah terlaksana.

Heri Gunawan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan penyelewengan dana program sosial atau Corporate Social Responsibility dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan total nilai lebih dari Rp28 miliar.

Heri Gunawan dijerat Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“HG menerima total Rp15,86 miliar,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu pada Kamis (07/08/2025) malam di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Ia juga mengungkapkan bahwa Heri Gunawan menggunakan uang tersebut untuk membangun rumah makan, mengelola outlet minuman, membeli tanah dan bangunan, hingga membeli mobil.

Sedangkan rekannya, Satori diduga melakukan pencucian uang melalui deposito, pembelian tanah, pembangunan showroom mobil, serta membeli sepeda motor dan aset lainnya.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Bongkar Aib! Kasus Korupsi Riza Chalid dan Setya Novanto Sengaja Ditutup?

Mahfud MD Bongkar Aib! Kasus Korupsi Riza Chalid dan Setya Novanto Sengaja Ditutup?

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:20 WIB

Profil Satori, DPR Fraksi Nasdem yang Diduga Terlibat Korupsi Dana Sosial

Profil Satori, DPR Fraksi Nasdem yang Diduga Terlibat Korupsi Dana Sosial

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:01 WIB

Kasus Investree: OJK Kejar Adrian Gunadi Sampai ke Qatar! Red Notice Diterbitkan

Kasus Investree: OJK Kejar Adrian Gunadi Sampai ke Qatar! Red Notice Diterbitkan

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:29 WIB

Sinyal Bahaya dari Abraham Samad: Eks Menag Yaqut Terseret Pusaran Korupsi Dana Haji?

Sinyal Bahaya dari Abraham Samad: Eks Menag Yaqut Terseret Pusaran Korupsi Dana Haji?

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:57 WIB

OJK Berikan Sanksi Ke-3 Fintech Sektor Pertanian Gagal Bayar, Ini Nama Perusahaannya

OJK Berikan Sanksi Ke-3 Fintech Sektor Pertanian Gagal Bayar, Ini Nama Perusahaannya

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:16 WIB

Dua Anggota DPR Jadi Tersangka TPPU Dana CSR, KPK: Kita Susuri Sampai ke Partai Politik!

Dua Anggota DPR Jadi Tersangka TPPU Dana CSR, KPK: Kita Susuri Sampai ke Partai Politik!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:33 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×