Terungkap! Cerita Sudirman Said Jadi Menteri ESDM Era Jokowi, Ternyata Bukan Kandidat Utama

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 09 Agustus 2025 | 19:18 WIB
Terungkap! Cerita Sudirman Said Jadi Menteri ESDM Era Jokowi, Ternyata Bukan Kandidat Utama
Mantan Menteri ESDM Sudirman Said di podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]

Suara.com - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, mengungkap sebuah alasan personal yang selama ini menjadi kompas moral dan pendorong utama dalam perjalanan kariernya di sektor publik.

Baginya, setiap tugas negara yang diemban adalah cara untuk membayar "utang" kepada bangsa yang telah membiayai pendidikannya hingga jenjang tertinggi.

Prinsip ini menjadi benang merah yang menjelaskan mengapa ia selalu bersedia menjawab panggilan publik, bahkan di masa-masa paling krusial bagi Indonesia. Pengakuan ini disampaikannya saat menjadi tamu dalam podcast di kanal YouTube Forum Keadilan TV.

"Saya merasa saya punya utang kepada negara, saya sekolah dibiayai negara. Itu yang membuat saya selalu menjawab panggilan publik," ujar Sudirman Said dikutip Sabtu (9/8/2025).

Rasa tanggung jawab itu, menurutnya, bukan sekadar retorika.

Ia mengenang momen-momen sejarah di mana ia merasa terpanggil untuk turun tangan, seperti saat bencana tsunami dahsyat melanda Aceh pada akhir 2004 dan gelombang reformasi yang mengguncang Orde Baru pada 1998.

Pada masa rekonstruksi Aceh, Sudirman menjabat sebagai Deputi Kepala Badan Pelaksana Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias.

"Termasuk ketika tsunami di Aceh, kemudian reformasi tahun 98. Itu panggilan-panggilan yang membuat saya merasa berutang," tegasnya.

Dipanggil ke Istana Karena Calon Lain Tak Lolos Screening KPK

baca juga

Salah satu puncak pengabdian Sudirman Said adalah ketika ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Menteri ESDM di Kabinet Kerja periode 2014-2019.

Dalam podcast tersebut, ia menceritakan proses unik di balik penunjukannya yang menegaskan pentingnya integritas seorang pejabat.

Sudirman mengaku dipanggil mendadak ke Istana Negara pada malam hari.

Ia baru mengetahui bahwa namanya muncul sebagai alternatif kuat setelah beberapa kandidat menteri lainnya tidak lolos proses screening oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Prosesnya unik, saya dipanggil jam 09.00 malam ke Istana Negara. Lalu saya diberitahu bahwa saya akan jadi Menteri ESDM. Rupanya, ada beberapa calon menteri yang sudah disiapkan, tapi tidak lolos screening KPK. Lalu nama saya muncul sebagai alternatif," kenangnya.

Pengalaman ini, baginya, menjadi pengingat konkret bahwa rekam jejak yang bersih adalah modal fundamental bagi seorang pemimpin. Filosofi ini pun ia bawa saat memimpin kementerian yang kala itu memiliki reputasi buruk terkait korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Sudirman Said ke Prabowo: Lakukan Koreksi Total, Jangan Terus Topang Baron Kekuasaan

Pesan Sudirman Said ke Prabowo: Lakukan Koreksi Total, Jangan Terus Topang Baron Kekuasaan

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 18:51 WIB

Sudirman Said Bongkar Bobroknya Tata Kelola Tambang dan Migas: Rawan Dikooptasi Pemain Besar

Sudirman Said Bongkar Bobroknya Tata Kelola Tambang dan Migas: Rawan Dikooptasi Pemain Besar

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 18:02 WIB

'Black Hole' Demokrasi Era Jokowi: Sudirman Said Kuliti Pelemahan KPK hingga Nepotisme Anak Mantu

'Black Hole' Demokrasi Era Jokowi: Sudirman Said Kuliti Pelemahan KPK hingga Nepotisme Anak Mantu

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 17:49 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×