Pesan Sudirman Said ke Prabowo: Lakukan Koreksi Total, Jangan Terus Topang Baron Kekuasaan

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 09 Agustus 2025 | 18:51 WIB
Pesan Sudirman Said ke Prabowo: Lakukan Koreksi Total, Jangan Terus Topang Baron Kekuasaan
Mantan Menteri ESDM Sudirman Said di podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]

Suara.com - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, menaruh harapan sekaligus kekhawatiran besar terhadap arah pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto.

Ia mendorong Prabowo untuk berani melakukan "koreksi total" atas berbagai kemunduran bangsa dan kembali pada jati dirinya sebagai seorang patriot, lepas dari bayang-bayang Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membantunya menang.

Sudirman meyakini, publik menanti gebrakan Prabowo untuk membenahi kerusakan yang terjadi, terutama dalam hal pelemahan institusi negara.

Menurutnya, tantangan terbesar Prabowo adalah membuktikan bahwa ia bisa mandiri dan tidak tersandera oleh kepentingan politik yang membawanya ke tampuk kekuasaan.

"Ada harapan pada Pak Prabowo, tetapi ada tantangannya. Ini kan kemenangan yang diakui dengan bantuan Pak Jokowi. Jadi apakah Pak Prabowo bisa kembali pada jati dirinya atau tidak? Karena kalau beliau kembali, ini akan jadi koreksi yang luar biasa bagi negara. Tapi kalau enggak, ya kita akan terus begini," ujar Sudirman dalam sebuah diskusi podcast Forum Keadilan TV pada Sabtu (9/8/2025).

Bagi Sudirman, solusi fundamental untuk memperbaiki carut-marut persoalan bangsa saat ini bukanlah dengan mengandalkan kekuatan personal seorang pemimpin, melainkan dengan memulihkan dan memperkuat kembali pilar-pilar kelembagaan negara yang selama ini terasa dilemahkan.

Ia secara tegas menyebut beberapa institusi krusial yang harus dipulihkan fungsinya.

"Saya pikir kita harus kembali ke fondasi dasar, membangun institusi. Jangan personal. Partai harus difungsikan, DPR harus difungsikan, BPK harus difungsikan, KPK harus difungsikan, Jaksa harus difungsikan," tegasnya.

Lebih lanjut, Sudirman menyoroti pentingnya penerapan sistem meritokrasi dalam birokrasi dan pemerintahan.

baca juga

Penempatan individu harus didasarkan pada kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak yang mumpuni, bukan karena kedekatan atau kepentingan politik sesaat.

Ia menyindir keras proses pencalonan wakil presiden yang menyertai Prabowo, yang dinilainya mencederai etika dan hukum.

"Kita punya pengalaman baik dalam memilih wakil presiden, kita selalu dapat wakil presiden yang punya rekam jejak panjang, punya kapasitas mumpuni. Sekarang ini kan hanya memenuhi hajat seseorang dengan menerobos hukum dan etika," sentilnya.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka (kanan) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/8/2025). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka (kanan) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/8/2025). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]

Dalam analisisnya, sebuah bangsa bisa hancur bukan karena perang fisik, melainkan karena keengganan untuk belajar dari kesalahan dan terus mengulang praktik yang merusak tatanan.

Oleh karena itu, Sudirman Said secara terbuka mengajak para elit politik dan ekonomi untuk menghentikan praktik yang menopang "baron-baron kekuasaan" dan segera sadar untuk tidak membiarkan negara terus mengalami kemunduran.

Ia mengingatkan kembali pada semangat luhur para pendiri bangsa yang tertuang dalam konstitusi.

"Kalau kita mengutip alinea kedua Pembukaan UUD 'atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur'... itu kan kunci untuk kita kembali pada kesadaran itu, membangun kelembagaan, dan menyingkirkan pribadi-pribadi yang destruktif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudirman Said Bongkar Bobroknya Tata Kelola Tambang dan Migas: Rawan Dikooptasi Pemain Besar

Sudirman Said Bongkar Bobroknya Tata Kelola Tambang dan Migas: Rawan Dikooptasi Pemain Besar

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 18:02 WIB

'Black Hole' Demokrasi Era Jokowi: Sudirman Said Kuliti Pelemahan KPK hingga Nepotisme Anak Mantu

'Black Hole' Demokrasi Era Jokowi: Sudirman Said Kuliti Pelemahan KPK hingga Nepotisme Anak Mantu

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 17:49 WIB

Istana Tegaskan Tetap Ada Upacara HUT ke-80 RI di IKN

Istana Tegaskan Tetap Ada Upacara HUT ke-80 RI di IKN

Video | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 17:00 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×