Pemprov DKI Integrasikan Tiga Taman Jadi Pusat Ekologi dan Pengendali Banjir di Selatan Jakarta

Fabiola Febrinastri, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 10 Agustus 2025 | 14:33 WIB
Pemprov DKI Integrasikan Tiga Taman Jadi Pusat Ekologi dan Pengendali Banjir di Selatan Jakarta
Potret kolam di Taman Ayodya, Kawasan Barito, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Dok: Pemprov DKI)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mengerjakan penataan kawasan Barito, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Nantinya, wilayah tersebut akan menjadi pusat ekologi sekaligus pengendali banjir.

Ada tiga taman yang diintegrasikan, yakni Taman Langsat, Taman Leuser, dan Taman Ayodya menjadi Taman Bendera Pusaka. Selain berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, taman ini akan menjadi area resapan air, penyeimbang ekosistem, sekaligus tempat beragam aktivitas sosial dan olahraga warga.

Akan dibuat juga badan air berupa kanal dan sungai yang membelah taman, ditambah kolam yang memperkuat karakter lanskap. Keberadaan elemen tersebut sangat menunjang fungsi ekologis kawasan secara keseluruhan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum mengatakan, pihaknya menyiapkan infrastruktur pengendali banjir dan sanitasi modern demi memastikan fungsi taman yang tidak hanya indah dipandang, tapi juga lestari.

"Dinas SDA DKI Jakarta akan mengintegrasikan Taman Langsat dan Taman Leuser dengan kolam retensi. Panjang badan air dari Taman Langsat hingga Taman Leuser yaitu 750 meter," ujar Ika kepada wartawan, Minggu (10/8/2025).

Akan dibangun juga infrastruktur pengendali banjir berupa pintu air, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), saringan sampah, dan sediment trap. 

"Kami juga akan memperbaiki saluran drainase di sekeliling taman. Hal ini untuk membantu mereduksi debit limpasan air ke Hang Lekir, Hang Jebat, dan sekitarnya saat musim hujan," ungkapnya.

Ia menambahkan, pada musim kemarau, air yang mengalir di saluran penghubung (PHB) Jelawe akan lebih jernih karena telah melalui proses pengolahan di IPAL. Kapasitas IPAL dirancang dapat mengolah 800 meter kubik air limbah per hari dengan kualitas keluaran sesuai Baku Mutu Air Limbah Domestik yang diatur Permen LHK No. P.68/2016.

"Program sanitasi ini dirancang untuk mengantisipasi berbagai tantangan perkotaan, seperti urbanisasi, perubahan iklim, dan tekanan lingkungan," jelasnya.

baca juga

Sementara itu, pakar bioteknologi lingkungan dan tata kelola air Universitas Indonesia yang juga Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI, Firdaus Ali, menyebut penataan kawasan ini mengedepankan tata kelola air modern. Menurutnya, keberadaan IPAL dan saringan sampah menjadi kunci untuk memastikan air yang mengalir bebas dari limbah domestik dan sampah.

"Yang selama ini belum ada adalah IPAL-nya. Maka, kita perlu bangunkan IPAL, karena aliran limbah domestik ikut mengalir ke taman. Selama ini juga tidak ada saringan sampah, maka kita perlu siapkan saringan sampah, sehingga aliran air bebas sampah," jelas Firdaus.

Ia menuturkan, konsep integrasi ketiga taman menggabungkan fungsi ruang terbuka hijau, ruang terbuka biru, dan ruang rekreatif yang mendukung kegiatan olahraga, seni, hingga budaya.

"Dengan integrasi ini, kawasan tersebut dapat menjadi pusat kegiatan yang nyaman, hijau, dan bernilai ekologis tinggi bagi masyarakat dalam konteks kota global yang berbudaya dan berkelanjutan," pungkasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rinjani Siap Menyambut Pendaki Mulai 11 Agustus 2025 Dengan Aturan Baru

Rinjani Siap Menyambut Pendaki Mulai 11 Agustus 2025 Dengan Aturan Baru

News | Minggu, 10 Agustus 2025 | 14:12 WIB

Melihat Beragam Tanama Hias di Flona 2025

Melihat Beragam Tanama Hias di Flona 2025

Foto | Minggu, 10 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Pemprov DKI Bangun Sentra Fauna di Lenteng Agung, Dijamin Modern dan Higienis

Pemprov DKI Bangun Sentra Fauna di Lenteng Agung, Dijamin Modern dan Higienis

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 15:39 WIB

Terungkap! Alasan Gubernur Ajak Megawati di Groundbreaking Taman, Ternyata...

Terungkap! Alasan Gubernur Ajak Megawati di Groundbreaking Taman, Ternyata...

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 22:36 WIB

Megawati Jadi Alasan? Terungkap! Alasan Sebenarnya Peresmian Taman Bendera Pusaka Tertutup

Megawati Jadi Alasan? Terungkap! Alasan Sebenarnya Peresmian Taman Bendera Pusaka Tertutup

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 21:21 WIB

Taman Bendera Pusaka, Simbol Diplomasi Baru Jakarta

Taman Bendera Pusaka, Simbol Diplomasi Baru Jakarta

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 20:20 WIB

Terkini

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Review Digger: Sindiran Pedas Krisis Iklim Lewat Akting Memukau Tom Cruise

Review Digger: Sindiran Pedas Krisis Iklim Lewat Akting Memukau Tom Cruise

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Chanathip Songkrasin Singgung Pemain Timnas Indonesia yang Main di Eropa

Chanathip Songkrasin Singgung Pemain Timnas Indonesia yang Main di Eropa

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

×