Pajak 250 Persen Sudah Dibatalkan, Kenapa Amarah Warga Pati pada Bupati Sudewo Belum Reda?

Bangun Santoso

Senin, 11 Agustus 2025 | 06:35 WIB
Pajak 250 Persen Sudah Dibatalkan, Kenapa Amarah Warga Pati pada Bupati Sudewo Belum Reda?
Bupati Pati Sudewo menyatakan akan ada konsekuensi dari dibatalkannya rencana PBB P2 sebesar 250 persen. [Instagram]

Suara.com - Bupati Pati, Sudewo, akhirnya resmi membatalkan rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Keputusan ini diambil setelah gelombang protes masif dari warga, yang bahkan mendapat perhatian dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Ketua Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono.

Namun, pembatalan tersebut tampaknya belum cukup untuk mendinginkan suasana. Nasi sudah menjadi bubur. Kekecewaan warga terhadap kepemimpinan Sudewo yang dianggap arogan sudah terlanjur meluas dan menjadi pemicu utama kemarahan yang belum usai.

Gaya Komunikasi yang Menyakiti Hati Rakyat

Bagi banyak warga Pati, masalahnya bukan lagi sekadar angka kenaikan PBB, melainkan sikap Bupati Sudewo dalam merespons kritik. Eva, seorang wiraswasta di daerah itu, menyoroti gaya komunikasi Sudewo yang sempat menantang warganya untuk mendatangkan 50 ribu orang jika ingin memprotes kebijakannya.

“Yang paling tidak saya suka, dia bupati, seharusnya tutur bicaranya tidak seperti itu,” kata Eva.

Sentimen ini mewakili banyak suara warga yang merasa pemimpin mereka seharusnya lebih bijak dan merangkul, bukan menantang.

Lonjakan Pajak di Lapangan Jauh Lebih Gila

Meski narasi resmi menyebut kenaikan 250 persen, realita di lapangan menunjukkan angka yang jauh lebih fantastis dan mencekik. Taufik, warga Pati yang aktif di media sosial, menemukan kasus seorang ibu yang tagihan PBB-nya melonjak dari Rp 20 ribu menjadi Rp 148 ribu atau dengan kenaikan 640 persen.

Bahkan Sri, seorang guru, kaget saat PBB tanah kosong milik orang tuanya naik 900 persen, dari Rp 3.000 menjadi Rp 30.000.

baca juga

“PBB naik sangat meresahkan masyarakat, apalagi bagi orang lanjut usia yang tidak punya penghasilan tetap,” keluhnya.

Lonjakan yang tak masuk akal ini membuat warga merasa kebijakan dibuat tanpa pertimbangan matang.

“Kenaikan PBB maklum saja untuk pengembangan Pati, tapi rasanya langsung menekan rakyat, kami tidak ada persiapan. Kami tidak selalu memegang uang,” ujar Eva.

Api Protes yang Terus Menyala

Kekecewaan yang menumpuk ini membuat seruan untuk aksi unjuk rasa pada 13 Agustus mendatang tetap menggema, meski kenaikan PBB telah dibatalkan. Taufik, salah satu motor penggerak demo, menegaskan posisinya.

“Masih tetap ingin demo, tidak mundur satu langkah pun. Alasannya, ingin ketemu bupati dan melengserkan,” ucapnya tegas.

Ia bahkan menuturkan bahwa kemarahan orang-orang di sekitarnya sudah sampai pada titik di mana mereka berkata, “bukan hanya pajak yang turun, tapi Sudewo-nya juga.”

Meskipun Sudewo beralasan kenaikan PBB diperlukan untuk mendanai pembangunan setelah 14 tahun stagnan, caranya yang dinilai arogan dan lonjakan yang membabi buta telah meninggalkan luka mendalam bagi warga Pati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Ahmad Husein, Inisiator Aksi Tolak Kenaikan PBB 250 Persen di Pati

Sosok Ahmad Husein, Inisiator Aksi Tolak Kenaikan PBB 250 Persen di Pati

Lifestyle | Minggu, 10 Agustus 2025 | 13:15 WIB

Nasi Sudah Jadi Bubur: Warga Tolak Mentah Permintaan Maaf dan Desak Bupati Pati Mundur!

Nasi Sudah Jadi Bubur: Warga Tolak Mentah Permintaan Maaf dan Desak Bupati Pati Mundur!

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 11:22 WIB

Profil Sudewo, Bupati Pati yang Sempat Viral karena Naikkan PBB 250 Persen

Profil Sudewo, Bupati Pati yang Sempat Viral karena Naikkan PBB 250 Persen

Video | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 06:00 WIB

Akibat Polemik Kenaikan PBB Bupati Pati, Mendagri Warning Kepala Daerah Lain

Akibat Polemik Kenaikan PBB Bupati Pati, Mendagri Warning Kepala Daerah Lain

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 19:55 WIB

Bupati Pati Sudewo Ancam yang Ganggu Pemerintahannya, Dikritik Kacang Lupa Kulit

Bupati Pati Sudewo Ancam yang Ganggu Pemerintahannya, Dikritik Kacang Lupa Kulit

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:09 WIB

Suara Live! Bupati Sudewo Disoraki Warga, Sri Mulyani Buka Opsi Gaji Guru Tak Pakai Uang Negara?

Suara Live! Bupati Sudewo Disoraki Warga, Sri Mulyani Buka Opsi Gaji Guru Tak Pakai Uang Negara?

Video | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:46 WIB

Batalkan Kenaikan Pajak 250 Persen, Bupati Pati Tak Jadi Perbaiki Jalan hingga Rumah Sakit

Batalkan Kenaikan Pajak 250 Persen, Bupati Pati Tak Jadi Perbaiki Jalan hingga Rumah Sakit

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:36 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:05 WIB

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:03 WIB

The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan

The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:00 WIB

12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa

12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:58 WIB

BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman

BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan, BRI Peduli Perkuat Ekonomi Lokal Desa Brilian Hargobinangun

Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan, BRI Peduli Perkuat Ekonomi Lokal Desa Brilian Hargobinangun

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Revisi Buku Ajar atau Nasib Guru, Mana Prioritas Pendidikan Nasional?

Revisi Buku Ajar atau Nasib Guru, Mana Prioritas Pendidikan Nasional?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Megawati Geram Disebut Oposisi: Buzzer Itu Goblok, Nggak Pernah Baca!

Megawati Geram Disebut Oposisi: Buzzer Itu Goblok, Nggak Pernah Baca!

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:53 WIB

BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berdaya dan Naik Kelas

BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berdaya dan Naik Kelas

Bekaci | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:52 WIB

×