Makan Siang Gibran dan Dasco: Sinyal Politik Redam Isu Pemakzulan dan Jaga Soliditas Pemerintah-DPR

M Nurhadi Suara.Com
Senin, 11 Agustus 2025 | 12:07 WIB
Makan Siang Gibran dan Dasco: Sinyal Politik Redam Isu Pemakzulan dan Jaga Soliditas Pemerintah-DPR
Beragam penafsiran politik terhadap pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco. [Instagram]

Suara.com - Sebuah meja makan, dalam panggung politik Indonesia, bisa menjadi arena diplomasi yang tak kalah penting dari ruang rapat parlemen. Itu seperti dipertunjukkan oleh Gibran dan Dasco.

Melalui akun media sosial pribadinya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunggah momen makan siangnya bersama salah satu tokoh paling berpengaruh di parlemen dan Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Foto sederhana yang diunggah ke publik itu dinilai para pengamat bukan sekadar pamer keakraban, melainkan sebuah manuver komunikasi politik yang sarat makna.

Dalam unggahan yang dengan cepat menarik perhatian publik itu, terlihat Gibran dan Dasco berada dalam satu meja makan.

Keduanya terlihat duduk santai saling berhadapan, menciptakan kesan percakapan yang cair dan akrab.

Gibran, sebagai representasi pemerintah, terlihat mengenakan kemeja putih dengan celana berwarna krem.

Sementara Dasco, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Gerindra, memakai kemeja batik hitam yang khas.

Meski tampak kasual, pertemuan ini langsung dibaca sebagai sinyal politik penting.

Peneliti Indikator Politik, Bawono Kumoro, menyoroti latar belakang kedua tokoh yang berasal dari dua pilar kekuasaan negara yang berbeda. Pertemuan ini, menurutnya, adalah simbolisme yang kuat.

Baca Juga: Pesan Politik di Balik Mie Bakso Gibran dan Dasco

"Gibran adalah wakil presiden notabene merupakan unsur eksekutif, sedangkan Dasco merupakan salah satu pimpinan DPR RI," kata Bawono kepada wartawan, Senin (11/8/2025).

Menurut Bawono, dengan latar belakang tersebut, pesan yang ingin disampaikan dari pertemuan di atas meja makan itu menjadi sangat jelas.

Gibran dan Dasco secara sadar hendak menunjukkan kepada publik bahwa relasi antara pemerintah (eksekutif) dan parlemen (legislatif) berada dalam kondisi yang harmonis dan kokoh.

Pesan ini krusial untuk menjaga stabilitas politik dan kepercayaan publik terhadap jalannya pemerintahan.

"Jadi pertemuan makan siang bersama itu mengirimkan pesan atau menjadi simbol dari penanda hubungan eksekutif dan legislatif saat ini berada dalam kondisi sangat baik dan solid," kata Bawono.

Lebih jauh, Bawono menganalisis waktu pertemuan ini bukanlah kebetulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI