Ungkit Pin One Piece Gibran, Kang Mamang Sindir Pemerintah: Kalau Gak Merasa Lalim Ngapain Ribut?

Agung Sandy Lesmana

Senin, 11 Agustus 2025 | 11:38 WIB
Ungkit Pin One Piece Gibran, Kang Mamang Sindir Pemerintah: Kalau Gak Merasa Lalim Ngapain Ribut?
Ungkit Pin One Piece Gibran, Kang Mamang Sindir Pemerintah: Kalau Gak Merasa Lalim Ngapain Ribut? (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Budayawan Maman Suherman alias Kang Maman, ikut memberikan kritik yang menohok terkait adanya pelarangan soal pengibaran bendera One Piece oleh aparat dan pemerintah menjelang peringatan HUT ke-80 RI.

Adanya larangan dari pemerintah, Kang Maman dalam siniar yang tayang di akun Youtube Hendri Satrio Official pada Senin (11/8/2025) justru menyindir nama Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Sindiran itu karena Gibran pernah turut memakai pin berlogo One Piece saat kampanye Pilpres 2024.

"Wapres kita pun pernah pakai pin One Piece juga ( saat debat Pilpres 2024)," sindir Kang Maman.

Menurutnya, reaksi pemerintah dan aparat yang melarang adanya pengibaran bendera One Piece terlalu berlebihan alias lebai.

Penulis sekaligus mantan jurnalis itu pun mempertanyakan sikap sensitif pemerintah soal simbol One Piece yang dilarang dikibarkan dalam momen HUT RI ke-80.

Padahal, menurutnya, simbol One Piece dalam seri manga Jepang mengisahkan perjuangan Monkey D Luffy dkk yang melawan pemerintahan yang lalim.

Kolase simbol bajak laut di anime One Piece dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. [Ist]
Kolase simbol bajak laut di anime One Piece dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. [Ist]

"One Piece dengan tokohnya itu kan simbol untuk melawan kelaliman kan. Apa iya pemerintah sudah merasa dirinya lalim sehingga kemudian begitu sensitif terhadap simbol itu? Kan yang dilawan kelaliman," bebernya.

"Kalau enggak merasa lalim ngapain meributkan sesuatu yang sifatnya seperti itu gitu loh. Ngapain ngerasa atau memang merasa? Itu kan pertanyaan yang paling dasar seharusnya," sambungnya.

baca juga

Lebih lanjut, Kang Maman pun menyayangkan reaksi berlebihan pemerintah atas fenomena pengibaran bendera One Piece. Apalagi, bendera itu dianggap oleh pemerintah bisa memecah bangsa.

"Jadi buat saya ini sebuah sikap yang sangat reaktif dan menurut saya sangat berlebihan. Lucu-lucuan tiba-tiba dihajar sebagai akan membuat negara ini terpecah belah dan lain sebagainya," ungkapnya.

Menurutnya, ketimbang menerbitkan pelarangan atas bendara One Piece, pemerintah lebih baik berkaca dengan adanya ekspresi masyarakat terkait seruan pengibaran bendera bergambar tengkorak bertopi jerami itu.

"Kalau kita kemudian mencoba mencari intertekstualitas dari simbol tersebut, betul itu melawan ketimpangan, melawan kesemena-menaan, melawan pemimpin yang korup dan lain sebagainya," ungkap Kang Maman.

"Kalau kita ada rasa seperti itu, berarti kan harusnya introspeksi ke dalam, memperbaiki diri ke dalam. Jangan tiba-tiba muncul pernyataan-pernyataan yang reaktif yang kok enggak mewakili hati nurani rakyat ya," sambungnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NasDem Bidik 3 Besar di 2029, Seruan Surya Paloh: Maju Adalah Maju, Bukan Mundur!

NasDem Bidik 3 Besar di 2029, Seruan Surya Paloh: Maju Adalah Maju, Bukan Mundur!

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 10:49 WIB

Imbas Usul Gaji Guru dari Pajak Rakyat, Profesor Ini Sindir Sri Mulyani Ratu Neolib!

Imbas Usul Gaji Guru dari Pajak Rakyat, Profesor Ini Sindir Sri Mulyani Ratu Neolib!

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 16:48 WIB

Pamer Makan Siang Bareng Dasco, Gibran Banjir Sindiran: Kok Menu MBG Gak Dicoba?

Pamer Makan Siang Bareng Dasco, Gibran Banjir Sindiran: Kok Menu MBG Gak Dicoba?

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 14:34 WIB

Murka soal KJA Pangandaran, Seruan Susi Pudjiastuti Minta Rakyat Bergerak: Tenggelamkan!

Murka soal KJA Pangandaran, Seruan Susi Pudjiastuti Minta Rakyat Bergerak: Tenggelamkan!

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 14:15 WIB

Terkini

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 12:38 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 12:35 WIB

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

×