Momen Kapal Tentara China Hancurkan Sekutu Sendiri saat Kejar Pasukan Filipina

M Nurhadi

Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:40 WIB
Momen Kapal Tentara China Hancurkan Sekutu Sendiri saat Kejar Pasukan Filipina
Momen ketika kapal perang China bertabrakan dengan kapal penjaga pantainya sendiri saat mengejar kapal Filipina pada 11 Agustus 2025. (Penjaga Pantai Filipina)

Suara.com - Insiden langka dan dramatis terjadi di Laut Cina Selatan, tepatnya di sekitar wilayah sengketa Scarborough Shoal. Dua kapal China, sebuah kapal Penjaga Pantai dan sebuah kapal perusak berpeluru kendali milik Angkatan Laut, bertabrakan saat sedang mengejar kapal patroli Filipina.

Meskipun diklaim tabrakan ini sebagai insiden ringan, sejumlah pakar sepakat tabrakan ini 'menyelamatkan' China dari konsekuensi yang jauh lebih buruk.

Video yang dirilis oleh Penjaga Pantai Filipina secara jelas menunjukkan kapal Penjaga Pantai China mengalami kerusakan parah di bagian haluan setelah menabrak kapal perusak Angkatan Laut Pembebasan Rakyat (PLA Navy).

Menurut Komodor Jay Tarriela dari Penjaga Pantai Filipina, insiden ini terjadi pada Senin, 12 Agustus 2025, saat personelnya sedang mendistribusikan bantuan kepada nelayan Filipina di dekat Scarborough Shoal.

Dikutip via CNN, kapal Penjaga Pantai China (CCG) mengejar kapal Penjaga Pantai Filipina, BRP Suluan, dengan "kecepatan tinggi" ketika insiden itu terjadi.

Kapal angkatan laut China, destroyer berpeluru kendali Guilin dengan nomor lambung 164, kemudian melakukan manuver berisiko yang akhirnya menabrak haluan kapal CCG 3104, menyebabkan kerusakan yang signifikan dan membuat kapal tersebut rusak berat dan terancam pensiun dini.

Dalam rekaman video yang beredar menunjukkan momen saat kapal destroyer PLA Navy, Guilin, yang merupakan kapal canggih seberat 7.500 ton menabrak kapal CCG 3104.

Pada saat benturan terjadi, setidaknya tiga personel Penjaga Pantai China terlihat berada di haluan kapal, namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Insiden ini menjadi "pukulan telak" bagi militer China, terutama karena melibatkan sebuah kapal perusak berpeluru kendali yang sangat canggih.

baca juga

Menurut Ray Powell, seorang ahli Laut Cina Selatan dan Direktur SeaLight, tabrakan ini bisa saja menjadi bencana.

"Kapal perusak PLA bisa saja menabrak kapal Penjaga Pantai Filipina yang jauh lebih kecil. Ini hampir pasti akan mengakibatkan cedera dan kematian, bahkan menenggelamkan kapal Filipina," katanya, dikutip via CNN.

Skenario tersebut, menurutnya, akan memicu krisis besar, mengingat Filipina adalah sekutu pertahanan Amerika Serikat. Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., pernah menyatakan bahwa kematian pelaut Filipina dalam insiden semacam ini bisa dianggap sebagai "tindakan perang."

Keterlibatan kapal destroyer Guilin, yang baru ditugaskan pada tahun 2021, dianggap sangat tidak biasa dan "berlebihan." Para analis mencatat bahwa kapal-kapal PLA Navy biasanya beroperasi di luar cakrawala dan hanya bertindak sebagai cadangan untuk kapal-kapal Penjaga Pantai.

Namun, dalam insiden ini, Guilin terlibat langsung dalam pengejaran. Carl Schuster, mantan kapten Angkatan Laut AS, menganalisis bahwa kapal-kapal China mencoba "menjepit kapal Filipina di antara mereka," memaksa kapal itu terkena semburan meriam air dari jarak dekat. Namun, manuver yang rumit ini membutuhkan banyak latihan dan koordinasi, yang tampaknya tidak dimiliki oleh kru China dalam insiden tersebut.

Sengketa Wilayah Wilayah Asia Tenggara

China, yang mengklaim hampir seluruh Laut Cina Selatan sebagai wilayah kedaulatannya, mengatakan kapal-kapalnya berpatroli untuk melindungi klaim tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan tindakan Manila mengirim kapal ke Scarborough Shoal "sangat melanggar kedaulatan dan hak-hak China, secara signifikan mengancam perdamaian dan stabilitas maritim, dan bersifat sangat serius."

Di sisi lain, Scarborough Shoal adalah wilayah tak berpenghuni yang berada dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina.

Namun, China telah secara efektif menguasai wilayah tersebut sejak tahun 2012 dengan menempatkan kapal-kapal penjaga pantainya secara hampir konstan.

Perilaku agresif yang ditunjukkan oleh kapal-kapal China dalam insiden ini memicu kekhawatiran yang sudah lama ditakutkan oleh para ahli: satu kesalahan dari seorang kapten atau pilot dapat memicu konfrontasi militer antara negara adidaya.

Alessio Patalano, profesor perang dan strategi di Asia Timur di King's College London, menggambarkan manuver China tersebut sebagai "sangat tidak profesional dan berbahaya."

Collin Koh, peneliti dari S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), juga menilai penggunaan kapal canggih sekelas destroyer dalam operasi penegakan hukum sebagai "berlebihan."

Kapal-kapal Type 052D seperti Guilin dirancang untuk peran penting dalam gugus tugas kapal induk, bukan untuk mengejar kapal patroli yang jauh lebih kecil. Insiden ini, menurut Powell, mencerminkan adanya insentif di Beijing untuk mendorong agresi, sebuah pola yang telah terlihat sejak insiden tabrakan pesawat pada tahun 2001.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis Inspire Me, Drama China yang Dibintangi Li Xiao Ran dan Zheng Kai

Sinopsis Inspire Me, Drama China yang Dibintangi Li Xiao Ran dan Zheng Kai

Your Say | Selasa, 12 Agustus 2025 | 11:19 WIB

Tren Baru, Pengangguran di China Habiskan Uang Buat Pura-Pura Kerja

Tren Baru, Pengangguran di China Habiskan Uang Buat Pura-Pura Kerja

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 09:52 WIB

Hyundai Heran Harga Mobil Listrik China Bisa Murah Banget

Hyundai Heran Harga Mobil Listrik China Bisa Murah Banget

Otomotif | Senin, 11 Agustus 2025 | 18:55 WIB

Kapal Dorolonda Milik PT Pelni Mendadak Terbakar di Tanjung Priok: Ada Korban dan Apa Pemicunya?

Kapal Dorolonda Milik PT Pelni Mendadak Terbakar di Tanjung Priok: Ada Korban dan Apa Pemicunya?

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 14:58 WIB

China Buktikan Sepak Bola Amatir Bisa Jadi Mesin Uang Pariwisata

China Buktikan Sepak Bola Amatir Bisa Jadi Mesin Uang Pariwisata

Video | Senin, 11 Agustus 2025 | 11:30 WIB

Sinopsis Night Wanderer, Drama China Dibintangi Deng Lun dan Ni Ni di iQiyi

Sinopsis Night Wanderer, Drama China Dibintangi Deng Lun dan Ni Ni di iQiyi

Your Say | Minggu, 10 Agustus 2025 | 09:13 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×