Hyundai Heran Harga Mobil Listrik China Bisa Murah Banget

Liberty Jemadu, Michele Alessandra Amabelle

Senin, 11 Agustus 2025 | 18:55 WIB
Hyundai Heran Harga Mobil Listrik China Bisa Murah Banget
Hyundai mengaku heran dengan harga mobil listrik China yang sangat murah. Foto: Pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang di Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)

Suara.com - Hyundai, produsen mobil asal Korea Selatan, mengaku bingung mengapa merek-merek mobil China bisa menjual mobil listrik dengan harga jauh lebih murah.

CEO Hyundai Australia, Don Romano baru-baru ini mengungkapkan kebingungannya soal harga mobil listrik China, yang bahkan setelah diekspor pun harganya masih tetap murah dibanding pesaing dari negara lain.

Romano, seperti dilansir dari The Drive, heran bagaimana merek seperti BYD, MG, Geely, hingga Leapmotor mampu menjual mobil listrik dengan harga puluhan ribu dolar lebih murah dibanding model Hyundai.

“Pertanyaannya adalah berapa lama mereka bisa mempertahankan harga serendah itu padahal kita semua menggunakan bahan baku dan peralatan yang sama?” kata Romano, dikutip dari Drive, Senin (11/08/2025).

Lebih lanjut, Romano bahkan mencurigai bahwa perusahaan-perusahaan China menjual mobil-mobil listrik mereka dengan harga murah meski harus menelan kerugian.

Tetapi ia yakin bahwa pada satu saat, para merek otomotif China juga akan menjual mobil dengan harga yang wajar. 

"Pada akhirnya, biaya produksi akan mencapai titik keseimbangan dan yang membedakan harga kelak hanya biaya distribusi dan pemasaran," prediksi dia.

“Saya tidak tahu, selain dari apa yang saya baca soal campur tangan dan dukungan pemerintah. Yang jelas dalam jangka panjang semua akan setara,” tambah mengacu pada kebijakan insentif serta subsidi dari pemerintah China untuk produsen otomotif lokal.

Tahun lalu, Uni Eropa menetapkan tarif hingga 35,3 persen untuk mobil listrik buatan China setelah penyelidikan internal memberikan kesimpulan bahwa produk itu mendapat subsidi besar sehingga mengancam industri otomotif lokal. 

baca juga

Di Amerika Serikat, tarif impor kendaraan listrik China bahkan dilipatgandakan oleh Presiden Joe Biden pada 2024 dari 25 persen menjadi 100 persen dengan alasan praktik dagang tidak adil dan harga ekspor yang dibuat terlalu rendah secara artifisial.

Di Australia, Geely EX5 menjadi salah satu mobil listrik termurah yang dibanderol mulai dari AUD40.990 atau sekitar Rp442 juta,  hanya selisih kurang dari AUD2.000 dibanding Hyundai Tucson bermesin bensin. 

Bahkan BYD Dolphin juga dijual lebih murah mulai AUD29.990 (Rp323 juta) dengan fitur yang lebih lengkap dan jarak tempuh lebih panjang dibanding Hyundai Inster yang dijual AUD39.000 (Rp420 juta).

Di sisi lain, Romano menegaskan bahwa Hyundai memilih fokus ke masa depan daripada terjebak membandingkan harga dengan pesaing. 

Sebagai contoh, Kia yang merupakan bagian dari Hyundai, memproduksi SUV listrik EV5 di China untuk pasar Australia. Strategi itu membuat EV5 dijual mulai dari AUD56.770 atau sekitar Rp611 juta, jauh lebih murah dibanding EV6 buatan Korea yang dibanderol AUD72.590 (Rp781 juta).

Selain itu, Romano mengingatkan bahwa faktor distribusi dan logistik juga berpengaruh besar pada harga. 

“Kalau impor dari India, biaya kirimnya akan berbeda. Bahkan di pelabuhan terkadang ada masalah seperti debu yang tidak ditemui di Korea atau China. Semua faktor ini harus diperhitungkan,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Serius untuk BYD Atto 1? Hyundai Diam-Diam Siapkan si Mungil Listrik Calon Pesaing Baru

Ancaman Serius untuk BYD Atto 1? Hyundai Diam-Diam Siapkan si Mungil Listrik Calon Pesaing Baru

Otomotif | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 11:30 WIB

Bawa Nama Puncak Indonesia, Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Diproduksi Massal

Bawa Nama Puncak Indonesia, Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Diproduksi Massal

Otomotif | Kamis, 07 Agustus 2025 | 12:05 WIB

Kuota Impor Habis di Akhir Tahun, Produsen Mobil Listrik China Harus Bangun Pabrik di Indonesia

Kuota Impor Habis di Akhir Tahun, Produsen Mobil Listrik China Harus Bangun Pabrik di Indonesia

Otomotif | Rabu, 06 Agustus 2025 | 19:40 WIB

Hyundai Rencanakan Bawa Mobil Baru Lengkapi Model Elektrifikasi Tahun Ini

Hyundai Rencanakan Bawa Mobil Baru Lengkapi Model Elektrifikasi Tahun Ini

Otomotif | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:23 WIB

Hyundai Tampilkan Ragam SUV Hybrid di GIIAS 2025, Siap Menangkan Hati Konsumen

Hyundai Tampilkan Ragam SUV Hybrid di GIIAS 2025, Siap Menangkan Hati Konsumen

Otomotif | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:01 WIB

Terkini

4 Jenis Sandal Crocs Paling Populer yang Nyaman Dipakai Seharian

4 Jenis Sandal Crocs Paling Populer yang Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:43 WIB

2 Orang Tewas Tertabrak Kereta Api di Sergai

2 Orang Tewas Tertabrak Kereta Api di Sergai

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?

Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Limbah PT KIMA Aman atau Bikin Cemas? Fakta Ini Mengejutkan Warga

Limbah PT KIMA Aman atau Bikin Cemas? Fakta Ini Mengejutkan Warga

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Ulasan Broken Strings: Ketika Cinta Berubah Menjadi Kendali

Ulasan Broken Strings: Ketika Cinta Berubah Menjadi Kendali

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Lagi Diskon di Erafone, Ini 5 Ponsel Terjangkau untuk Pelajar Kurang dari Rp2 Juta Plus Link Beli

Lagi Diskon di Erafone, Ini 5 Ponsel Terjangkau untuk Pelajar Kurang dari Rp2 Juta Plus Link Beli

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Ratusan Senjata di Sekolah Islam Harapan Ibu Terkait Rencana Kerja Sama Olahraga Menembak

Ratusan Senjata di Sekolah Islam Harapan Ibu Terkait Rencana Kerja Sama Olahraga Menembak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Kevin Diks Amankan Tempat di Tim Utama, Pelatih Gladbach Yakin dengan Bek Timnas Indonesia

Kevin Diks Amankan Tempat di Tim Utama, Pelatih Gladbach Yakin dengan Bek Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Bakal Numpang Sekolah, Pemkot Jaksel Siapkan Bus dan Mikrotrans Bagi Siswa Dua SD Kebayoran Lama

Bakal Numpang Sekolah, Pemkot Jaksel Siapkan Bus dan Mikrotrans Bagi Siswa Dua SD Kebayoran Lama

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:28 WIB

×