Geledah Kemenkes, KPK Buru Otak Korupsi RS Kolaka Timur: Lebih Besar dari Bupati?

Erick Tanjung, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:49 WIB
Geledah Kemenkes, KPK Buru Otak Korupsi RS Kolaka Timur: Lebih Besar dari Bupati?
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak akan berhenti pada menjerat para 'pemain lapangan' dalam skandal korupsi Dana Alokasi Khusus atau DAK pembangunan rumah sakit di Kolaka Timur.

Lembaga antirasuah ini kini membidik pemerintah pusat, dengan melakukan penggeledahan dan penyegelan di Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memburu sang otak intelektual alias mastermind.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa KPK tidak akan berhenti pada Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, melainkan akan mengusut dugaan permainan proyek ini hingga ke tingkat kementerian.

“Jadi, tidak hanya eksekutornya saja tapi siapa juga yang menjadi mastermindnya gitu,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (12/8/2025).

Buru Dalang Utama dan Jejak Aliran Uang

Asep Guntur secara blak-blakan menyebut bahwa penggeledahan di Kemenkes bertujuan untuk menelusuri siapa yang memberi perintah dan bagaimana aliran uang dalam proyek ini berjalan.

“Jadi siapa yang memberikan perintah dan lain-lain, kemudian terkait juga dengan aliran uangnya. Desain-desain ini kan juga dimenangkan oleh beberapa perusahaan dan ini harus ada aliran dana atau tidak, dan lain-lainnya,” tutur Asep.

KPK meyakini ada keterlibatan pemerintah pusat karena peran sentral Kemenkes dalam proyek ini.

Menurut Asep, seluruh desain teknis pembangunan rumah sakit, mulai dari spesifikasi ruangan hingga pengadaan alat-alat kesehatan, semuanya dibuat oleh Kemenkes.

baca juga

“Tentu (ada keterlibatan pemerintah pusat) karena yang tadi itu, terkait dengan desain dan lain-lain, itu yang membuat dari Kementerian Kesehatan. Salah satu yang diamankan kemarin juga kita tahan, kita tersangkakan adalah dari Kementerian Kesehatan,” tuturnya.

Bermula dari OTT yang Menjerat Bupati Nasdem

Pengembangan kasus ke Kemenkes ini merupakan buntut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di tiga provinsi: Sulawesi Tenggara, Jakarta, dan Sulawesi Selatan pada Kamis (7/8/2025).

Dalam operasi senyap tersebut, KPK meringkus lima orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di rutan. Mereka adalah:

  • Abdul Azis: Bupati Kolaka Timur (politisi Partai Nasdem)
  • Ageng Dermanto: PIC dari Kementerian Kesehatan sekaligus PPK Proyek
  • Deddy Karnady dan Arif Rahman: Pihak swasta dari PT Pilar Cerdas Putra

Kelimanya diduga terlibat dalam kongkalikong suap untuk mengamankan proyek DAK pembangunan rumah sakit tersebut. Tertangkapnya satu pejabat Kemenkes dalam OTT inilah yang menjadi pintu masuk bagi KPK untuk membongkar dugaan permainan yang lebih besar di tingkat pusat.

Kini, dengan diobok-oboknya kantor Kemenkes, publik menanti siapa 'ikan kakap' yang akan diseret KPK untuk bertanggung jawab dalam skandal yang telah merugikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geledah Kemenkes Terkait Kasus Korupsi RS Kolaka Timur, KPK Lacak Aliran Uang dan Otak Intelektual

Geledah Kemenkes Terkait Kasus Korupsi RS Kolaka Timur, KPK Lacak Aliran Uang dan Otak Intelektual

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:23 WIB

Bosnya Dicekal KPK, izin Maktour Travel Haji Pilihan Para Pesohor Pernah Dicabut

Bosnya Dicekal KPK, izin Maktour Travel Haji Pilihan Para Pesohor Pernah Dicabut

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 19:47 WIB

Berapa Gaji Yaqut Cholil Qoumas saat Jadi Menag? Kini Dicekal KPK

Berapa Gaji Yaqut Cholil Qoumas saat Jadi Menag? Kini Dicekal KPK

Lifestyle | Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:40 WIB

Terkini

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:54 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:25 WIB

×