Hasto Kembali Jadi Sekjen PDIP, Berpotensi Gerus Citra Partai dan Picu Gesekan Internal

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 19:57 WIB
Hasto Kembali Jadi Sekjen PDIP, Berpotensi Gerus Citra Partai dan Picu Gesekan Internal
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, kembali melantik sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP masa bakti 2025-2025, salah satunya Hasto Kristiyanto, Kamis (14/8/2025) siang.

Suara.com - Keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menunjuk Hasto Kristiyanto kembali menjadi sekjen memiliki konsekuensi politik di antara dua risiko strategis.

Pengamat politik Agung Baskoro mengemuakan, risiko pertama, berkaitan langsung dengan persepsi publik. 

Ia mengemukakan bahwa sosok Hasto yang dikenal vokal dan keras terhadap pemerintah, ditambah dengan status hukumnya yang masih menjadi sorotan.

Persoalan tersebut, menurut Agung, bisa menjadi beban bagi citra partai.

"Penunjukan Hasto di luar dugaan karena kita tahu, Hasto dikenal sebagai figur cukup keras kepada pemerintah dalam konteks bukti beliau masih dianggap tersangkut kasus secara hukum. Sehingga sedikit banyak bisa memberikan persepsi minor terhadap citra PDIP sebagai partai yang punya keberpihakan terhadap korupsi," ujar Agung kepada Suara.com, Jumat (15/8/2025).

Selain tantangan eksternal, Agung menambahkan, risiko kedua, yakni dinamika internal PDIP juga akan sangat terpengaruh. 

Ia memetakan adanya perbedaan gaya dan napas politik yang fundamental antara Hasto dengan faksi-faksi besar lain di dalam partai. 

Hal ini berpotensi menciptakan disharmoni dalam pergerakan kolektif partai ke depan.

"Hasto cenderung nge-gas, sementara faksi lain misalnya mba Puan cenderung nge-rem. Ketika Hasto ditunjuk jadi sekjen, apakah dia bisa menyesuaikan diri atau adaptasi secara politik," tuturnya.

baca juga

Kemampuan adaptasi Hasto menjadi kunci, terutama mengingat posisi baru PDIP sebagai kekuatan penyeimbang di luar pemerintahan. 

Agung menegaskan, peran ini menuntut kecakapan politik tingkat tinggi untuk bisa menjaga keseimbangan, yakni tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah namun secara bersamaan mampu mendukung program yang pro-rakyat.

"Menimbang peran penyeimbang ini punya konsekuensi logis, politis, PDIP ini harus secara atraktif bisa mengawal sekaligus mendukung program pemerintah tapi tetap kritis dengan program-program tersebut," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Hasto Kristiyanto Kembali menjabat Sekretaris Jenderal PDIP untuk periode 2025-2030. 

Penunjukan Hasto menjadi Sekjen PDIP untuk kali ketiga merupakan ini murni pilihan Megawati Soekarnoputri. 

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo saat menceritakan singkat mengenai pelantikan Hasto sebagai Sekjen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andreas Pareira Ungkap Alasan Hasto Bertahan sebagai Sekjen PDIP: "Don't Change the Winning Team"

Andreas Pareira Ungkap Alasan Hasto Bertahan sebagai Sekjen PDIP: "Don't Change the Winning Team"

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 10:17 WIB

Kode Kejutan Puan Terpecahkan! Hasto Kembali Jadi Sekjen PDIP, Ganjar Ungkap Fakta Ini...

Kode Kejutan Puan Terpecahkan! Hasto Kembali Jadi Sekjen PDIP, Ganjar Ungkap Fakta Ini...

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:38 WIB

Cerita Sebelum Hasto Dilantik Kembali Jadi Sekjen PDIP, Jawaban Megawati Bikin Semua Tersenyum

Cerita Sebelum Hasto Dilantik Kembali Jadi Sekjen PDIP, Jawaban Megawati Bikin Semua Tersenyum

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:00 WIB

Terkini

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

News | Senin, 28 September 2026 | 10:30 WIB

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:29 WIB

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:25 WIB

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Riau | Senin, 28 September 2026 | 10:23 WIB

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:22 WIB

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:20 WIB

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:19 WIB

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

×