Gempar Bambang Pacul Dicopot Megawati: Sederet Kontroversi hingga Harta Fantastis 'Komandan Korea'

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:10 WIB
Gempar Bambang Pacul Dicopot Megawati: Sederet Kontroversi hingga Harta Fantastis 'Komandan Korea'
Gempar Bambang Pacul Dicopot Megawati: Sederet Kontroversi hingga Harta Fantastis 'Komandan Korea' . [Instagram]

Istilah ini merujuk pada kader-kader dari kelas bawah yang memiliki semangat juang dan militansi tinggi untuk terus bergerak ke lapisan sosial atas, layaknya pasukan kerja paksa Korea di era Jepang yang dikenal tangguh.

Filosofi inilah yang kerap ia tanamkan kepada para kader di bawah komandonya.

Ketua DPP PDIP Bambang Pacul saat menghadiri seminar refleksi 52 tahun PDI Perjuangan di Surabaya, [SuaraJatim/Yuliharto Simon]
Ketua DPP PDIP Bambang Pacul saat menghadiri seminar refleksi 52 tahun PDI Perjuangan di Surabaya, [SuaraJatim/Yuliharto Simon]

Sederet Kontroversi Bambang Pacul

Di balik rekam jejaknya yang solid, nama Bambang Pacul juga tak lepas dari kontroversi. Salah satu yang paling menyita perhatian publik adalah saat rapat kerja Komisi III DPR dengan Menko Polhukam Mahfud MD pada Maret 2023.

Kala itu, Pacul secara terbuka menyatakan bahwa pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset tidak cukup dilobi di tingkat DPR, melainkan harus mendapat restu dari "juragan" atau ketua umum partai politik.

Pernyataannya ini sontak memicu perdebatan sengit dan membuatnya menjadi sorotan tajam publik.

Selain itu, gaya kepemimpinannya di Jawa Tengah juga pernah menuai kritik dari internal partai. Pada 2021, sejumlah kader PDIP di Purworejo mengkritik sikapnya yang dinilai cenderung memberi tekanan dan membuat kader bermental "pesuruh".

Ia juga dikenal dengan adagium kontroversialnya yang menyebut kader yang tidak tegak lurus instruksi partai sebagai "celeng" (babi hutan).

Harta Kekayaan Bambang Pacul 

Sebagai pejabat negara, Bambang Wuryanto rutin melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 31 Maret 2023 untuk periodik 2022, total harta kekayaan Bambang Pacul mencapai Rp 6.518.236.504.

Harta tersebut terdiri dari sejumlah aset, dengan tanah dan bangunan menjadi penyumbang terbesar. Berikut rinciannya:

  • Tanah dan Bangunan: Total senilai Rp 2.606.404.500 yang tersebar di beberapa lokasi di Bantul.
  • Alat Transportasi dan Mesin: Dua unit mobil senilai Rp 1.775.000.000.
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp 91.500.000.
  • Surat Berharga: Rp 0.
  • Kas dan Setara Kas: Rp 2.145.332.004.
  • Harta Lainnya: Rp 0.

Total kekayaan tersebut tidak termasuk utang, karena dalam LHKPN tersebut Bambang Pacul tercatat tidak memiliki utang.

Pencopotan Bambang Pacul dari kursi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah menjadi babak baru dalam dinamika internal partai banteng.

Meski kehilangan jabatan strategis di daerah, pengaruhnya di tingkat pusat sebagai Wakil Ketua MPR RI periode 2024-2029 dan politisi senior di Senayan dipastikan akan tetap diperhitungkan dalam peta politik nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta sampai Ikut Bergetar! Gempa di Bekasi Robohkan Musala, Ada Korban Jiwa?

Jakarta sampai Ikut Bergetar! Gempa di Bekasi Robohkan Musala, Ada Korban Jiwa?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 09:22 WIB

Drama Hasil Tes DNA: Lisa Mariana Ngamuk Ancam RK hingga Akhirat, Pengacaranya Justru Puji Polisi

Drama Hasil Tes DNA: Lisa Mariana Ngamuk Ancam RK hingga Akhirat, Pengacaranya Justru Puji Polisi

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:04 WIB

Ngaku Diperintah Surya Paloh, Sahroni Blak-blakan Protes OTT KPK: Republik Ini Gak Ada yang Bersih!

Ngaku Diperintah Surya Paloh, Sahroni Blak-blakan Protes OTT KPK: Republik Ini Gak Ada yang Bersih!

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:55 WIB

Gebrakan 'Ngeri' KPK di DPR: Tuntut Kewenangan Penuh di RKUHAP, Ngotot Lepas dari Supervisi Polri!

Gebrakan 'Ngeri' KPK di DPR: Tuntut Kewenangan Penuh di RKUHAP, Ngotot Lepas dari Supervisi Polri!

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 15:59 WIB

Terkini

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB