Respons Ngantuk Pratikno Bikin Sewot, Kekayaan Rp15 Miliar Sang Menteri Jadi Sorotan Publik

Dinda Rachmawati

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 12:36 WIB
Respons Ngantuk Pratikno Bikin Sewot, Kekayaan Rp15 Miliar Sang Menteri Jadi Sorotan Publik
Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.

Suara.com - Kasus meninggalnya balita R (4) asal Sukabumi, Jawa Barat, akibat infeksi cacingan akut terus menuai perhatian publik. Tragedi ini menyorot persoalan kesehatan masyarakat, khususnya gizi buruk dan sanitasi, yang seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah.

Namun, pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno justru menimbulkan kontroversi. 

Saat dimintai tanggapan terkait kasus ini usai rapat tingkat menteri di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (21/8/2025), Pratikno hanya memberikan jawaban singkat sambil tersenyum kecil.

“Mungkin Kemenkes yang cukup detail. Iya, tapi detailnya nanti di Kemenkes ya. Kamu enggak tahu, saya ini agak ngantuk dikit ini?,” katanya.

Pernyataan tersebut memicu kemarahan publik, mengingat Pratikno memiliki posisi strategis sebagai koordinator kementerian dan lembaga terkait pembangunan manusia, termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, dan Kemen PPPA.

Banyak yang menilai, respons tersebut menunjukkan kurangnya empati terhadap tragedi yang menimpa balita di Sukabumi. Media sosial pun ramai dengan komentar warganet.

Sejumlah akun menyoroti sikap Pratikno yang dinilai abai terhadap masalah kesehatan masyarakat.

“Jelas dari bahasanya, bro, gak peduli. Miriiiisss,” tulis akun @gel****.

“Agak ngantuk?? Trus kita harus apa, paak???? Masalah penting loh,” ujar artis Indy Barends.

baca juga

“Pak, orang udah meninggal, sampean masih ngurusin ngantuk. Allahuakbar,” tulis akun @dr.pu****.

“Ketawa? Diwawancara serius malah ketawa? Semoga lu habis ini gak bisa ketawa karena dicabut kebahagiaan lu sama Tuhan, pak,” imbuh @sun****.

Sorotan Beralih ke Harta Kekayaan Fantastis Pratikno

Kontroversi tak berhenti di soal pernyataan. Publik juga menyoroti kekayaan pribadi Pratikno yang mencapai Rp15,05 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2023.

Dari laporan yang diunggah di elhkpn.go.id, harta kekayaan Pratikno mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp1,01 miliar atau 7,24% dibandingkan tahun sebelumnya. Kekayaannya mencakup:

  • Tanah dan bangunan: Rp7,36 miliar, tersebar di Kabupaten Sleman.
  • Alat transportasi dan mesin: Rp840 juta, termasuk Toyota Crown Sedan, Toyota Yaris, dan Suzuki Jimny SUV.
  • Surat berharga: Rp426 juta.
  • Kas dan setara kas: Rp7,07 miliar, naik sekitar 33,77%.
  • Harta bergerak lainnya dan aset tambahan: Rp686 juta.

Setelah dikurangi utang sebesar Rp1,33 miliar, total kekayaan bersih Pratikno mencapai Rp15,05 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Cacingan Sukabumi: Menko PMK Akui SOP Lemah di Balik Kematian Balita Raya

Tragedi Cacingan Sukabumi: Menko PMK Akui SOP Lemah di Balik Kematian Balita Raya

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 19:00 WIB

Ngantuk tapi Tertawa, Publik Murka Respons Menko Pratikno soal Kasus Balita Cacingan: Nirempati!

Ngantuk tapi Tertawa, Publik Murka Respons Menko Pratikno soal Kasus Balita Cacingan: Nirempati!

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:06 WIB

Harta Noel Ebenezer Melambung 17 Miliar Usai Jadi Menteri, Koleksi Mobilnya Tak Sesuai LHKPN?

Harta Noel Ebenezer Melambung 17 Miliar Usai Jadi Menteri, Koleksi Mobilnya Tak Sesuai LHKPN?

Tekno | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 13:14 WIB

Terkini

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

×