Hitung Mundur Aksi 25 Agustus: 'Bubarkan DPR' Jadi Gerakan atau Cuma Hoax?

Tasmalinda

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 18:50 WIB
Hitung Mundur Aksi 25 Agustus: 'Bubarkan DPR' Jadi Gerakan atau Cuma Hoax?
demo besar 25 agustus 2025

Suara.com - Sebuah seruan aksi besar-besaran pada tanggal 25 Agustus kini mengguncang dan makin viral media sosial.

Poster-poster digital dan tagar yang menyerukan demonstrasi massal beredar liar di platform X (dulu Twitter), TikTok, hingga grup-grup WhatsApp, berupa ajakan bubarkan DPR RI.

Tuntutannya pun bukan main-main, sebuah permintaan paling ekstrem yang pernah ada: mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Seruan radikal ini sontak menjadi buah bibir, memicu spekulasi dan perdebatan sengit.

Di tengah puncak amarah publik terhadap para wakil rakyat, banyak yang bertanya-tanya, apakah ini adalah gerakan rakyat yang nyata, atau sekadar hoax yang sengaja disebar untuk menciptakan kekacauan?

Tuntutan Ekstrem di Tengah Puncak Amarah Publik

Seruan "Bubarkan DPR" ini tidak datang dari ruang hampa.

Ia adalah puncak dari akumulasi kekecewaan dan kemarahan publik atas serentetan kontroversi yang dipertontonkan oleh para anggota dewan belakangan ini.

Gerakan ini seolah menjadi muara dari berbagai isu yang membuat rakyat muak.

Beberapa pemicu utama kemarahan publik yang menjadi bahan bakar seruan aksi ini antara lain, yakni tuntutan kenaikan tunjangan, di tengah kesulitan ekonomi, DPR justru sibuk membahas kenaikan tunjangan fantastis.

Publik dibuat murka oleh pernyataan politisi PDIP, Deddy Sitorus, yang meminta agar elite tidak dibandingkan dengan "rakyat jelata".

Selain itu, rentetan permintaan absurd seperti smoking room di kereta hingga kegagalan memahami realitas biaya hidup anak kost.

Di saat yang sama, rakyat merasa terbebani dengan berbagai kebijakan seperti potongan gaji untuk Tapera.

Hoax atau Gerakan Nyata?

Pertanyaan terbesar saat ini adalah mengenai validitas seruan aksi ini. Hingga berita ini diturunkan, belum ada organisasi atau aliansi besar (seperti BEM Seluruh Indonesia atau serikat buruh) yang secara resmi mengklaim sebagai penyelenggara.

Seruan ini menyebar secara organik dari akun ke akun, menunjukkan adanya resonansi yang kuat dengan sentimen publik, namun tanpa komando yang jelas.

Pihak keamanan dan pengamat intelijen mewaspadai kemungkinan bahwa seruan ini adalah provokasi yang sengaja diciptakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk memancing kerusuhan atau menguji stabilitas pemerintahan baru.

Meski demikian, belum ada pemberitahuan resmi mengenai aksi unjuk rasa ini yang masuk ke pihak kepolisian.

Ilustrasi 575 anggota DPR RI. [Ist]
Ilustrasi 575 anggota DPR RI. [Ist]

Mungkinkah Membubarkan DPR Secara Konstitusional?

Di luar perdebatan hoax atau nyata, tuntutan "Bubarkan DPR" sendiri adalah sebuah permintaan yang secara konstitusional hampir mustahil untuk dipenuhi.

Indonesia menganut sistem presidensial dengan prinsip checks and balances, di mana eksekutif (presiden) tidak memiliki wewenang untuk membubarkan legislatif (DPR) secara sepihak.

"Membubarkan DPR akan menjadi preseden yang sangat berbahaya bagi demokrasi. Itu adalah langkah inkonstitusional yang bisa membawa negara ke dalam kediktatoran," ungkap seorang pakar hukum tata negara.

Terlepas dari apakah demonstrasi ini akan terjadi dalam skala besar atau tidak, viralnya seruan ini sudah menjadi sebuah pesan yang sangat kuat.

Ini adalah cerminan dari tingkat ketidakpercayaan dan kekecewaan publik yang telah mencapai titik nadir terhadap lembaga perwakilannya.

Menurut Anda, apakah seruan "bubarkan DPR" ini wajar sebagai puncak kekecewaan, atau sudah berlebihan dan berbahaya bagi demokrasi?

Sampaikan analisis Anda di kolom komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blunder Lagi, Nafa Urbach Maklumi Rakyat yang Tak Percaya Lagi Anggota DPR: Wajar Siih...

Blunder Lagi, Nafa Urbach Maklumi Rakyat yang Tak Percaya Lagi Anggota DPR: Wajar Siih...

Entertainment | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 18:07 WIB

Rapor Merah Tim Ekonomi Prabowo: 6 Menteri Ini Dinilai Layak Di-reshuffle, Siapa Saja?

Rapor Merah Tim Ekonomi Prabowo: 6 Menteri Ini Dinilai Layak Di-reshuffle, Siapa Saja?

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 17:29 WIB

Noel Ngemis-ngemis Amnesti, Prabowo Janji Tak Bela Anak Buah yang Korupsi

Noel Ngemis-ngemis Amnesti, Prabowo Janji Tak Bela Anak Buah yang Korupsi

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 17:05 WIB

Prabowo Mendadak Unggah Foto Mendiang Tien Soeharto, Ada Apa?

Prabowo Mendadak Unggah Foto Mendiang Tien Soeharto, Ada Apa?

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:46 WIB

Kekayaan Ahmad Sahroni, Politisi Tajir dari Nasdem Sebut Seruan Bubarkan DPR Ide Tolol Sedunia!

Kekayaan Ahmad Sahroni, Politisi Tajir dari Nasdem Sebut Seruan Bubarkan DPR Ide Tolol Sedunia!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:37 WIB

Sinyal Kuat dari Istana: Tak Ada Ampun Bagi Koruptor! Noel Gigit Jari, Harapan Amnesti Pupus!

Sinyal Kuat dari Istana: Tak Ada Ampun Bagi Koruptor! Noel Gigit Jari, Harapan Amnesti Pupus!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:40 WIB

Immanuel Ebenezer kena OTT KPK, Prabowo Beri Peringatan Keras ke Kabinet Merah Putih

Immanuel Ebenezer kena OTT KPK, Prabowo Beri Peringatan Keras ke Kabinet Merah Putih

Video | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:20 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB

Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap

Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:18 WIB

Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun

Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:11 WIB

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:06 WIB

Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:53 WIB

Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II

Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:49 WIB

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:34 WIB