Siapa Irvian Bobby Mahendro? 'Sutradara' Korupsi Rp6,9 Miliar di Balik OTT Noel

Tasmalinda

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 19:13 WIB
Siapa Irvian Bobby Mahendro? 'Sutradara' Korupsi Rp6,9 Miliar di Balik OTT Noel
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer saat dihadirkan sebagai tersangka usai terjaring OTT KPK pada konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc]

Suara.com - Sebuah fakta yang mengguncang baru saja terungkap dari drama Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Belakangan publik mengira Wamenaker Immanuel Ebenezer (Noel) adalah aktor utamanya.

Namun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menunjuk hidung seorang "sutradara" asli di balik skandal pemerasan ini: Irvian Bobby Mahendro, anak buah Noel sendiri.

Yang lebih mencengangkan, Irvian, seorang Kasubdit K3, diduga menjadi otak yang merancang "mesin pemerasan" ini dan berhasil mengumpulkan pundi-pundi haram senilai Rp6,9 Miliar.

Noel diduga hanyalah salah satu pihak yang "diseret" namun juga ikut kecipratan dalam skema raksasa yang dirancang oleh bawahannya.

Siapa Irvian Bobby Mahendro? Otak di Balik Kejatuhan Sang Wamenaker

Irvian Bobby Mahendro bukanlah nama yang familiar di telinga publik. Ia adalah seorang birokrat karir yang memegang posisi strategis sebagai Kepala Subdirektorat (Kasubdit) di Direktorat Bina Kelembagaan K3 Kemenaker.

Posisinya memberinya kuasa penuh atas proses teknis penerbitan Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)—celah yang ia manfaatkan dengan sempurna.

Menurut KPK, Irvian adalah inisiator utama yang menciptakan skema "pemerasan berjamaah" ini.

baca juga

Ia yang merancang, ia yang mengeksekusi, dan ia yang diduga mendistribusikan hasilnya, termasuk kepada atasannya, Wamenaker Noel.

Bagaimana seorang Kasubdit bisa mengumpulkan uang sebanyak itu? Irvian diduga menciptakan sebuah sistem canggih berkedok efisiensi yang ia sebut "One Stop Policy" untuk pengurusan sertifikat K3.

Namun, di balik nama keren itu, tersembunyi sebuah praktik pemerasan yang sistematis.

Perusahaan-perusahaan yang ingin mengurus sertifikat K3 "dipaksa" masuk ke dalam sistem satu pintu yang dikendalikan oleh Irvian dan komplotannya.

Di sinilah "tarif haram" dimainkan. Perusahaan yang tidak membayar akan menghadapi proses yang dipersulit, sementara yang membayar akan mendapatkan jalan tol.

Dari skema inilah, Irvian dan jaringannya berhasil meraup total Rp6,9 Miliar dari berbagai perusahaan.

Kolase foto Immanuel Ebenezer (kiri) dan Presiden Prabowo Subianto (kanan). [Suara.com]
Kolase foto Immanuel Ebenezer (kiri) dan Presiden Prabowo Subianto (kanan). [Suara.com]

Peran Noel: Diseret atau Ikut Menikmati?

Terungkapnya peran Irvian sebagai "otak" utama memunculkan pertanyaan baru tentang posisi Wamenaker Noel.

Apakah ia adalah korban yang pasif dan hanya "diseret" oleh kelihaian anak buahnya? Ataukah ia adalah atasan yang mengetahui, merestui, dan secara aktif ikut menikmati hasil dari skema tersebut?

KPK menyatakan bahwa dari total Rp6,9 Miliar yang terkumpul, sebagiannya mengalir ke Noel.

Ini mengindikasikan adanya hubungan simbiosis mutualisme yang korup antara atasan dan bawahan. Irvian butuh "perlindungan" dari atasannya, sementara Noel diduga mendapatkan "setoran" dari operasi anak buahnya.

Kasus ini menjadi pelajaran yang sangat mahal tentang bagaimana korupsi bisa merajalela ketika seorang bawahan yang cerdik dan serakah bertemu dengan atasan yang lemah dalam integritas.

Menurut Anda, apakah dalam banyak kasus koruseminar, seringkali "pemain" utamanya justru bukan pejabat tertinggi, melainkan birokrat di level bawah yang menguasai teknis?

Sampaikan analisis Anda di kolom komentar!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Immanuel Ebenezer Mohon Amnesti Prabowo, Istana: Presiden Tak Bela Pejabat Korupsi!

Immanuel Ebenezer Mohon Amnesti Prabowo, Istana: Presiden Tak Bela Pejabat Korupsi!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 18:42 WIB

Bikin Gebrakan Baru, Firdaus Oiwobo Ajukan Diri jadi Pengacara Immanuel Ebenezer

Bikin Gebrakan Baru, Firdaus Oiwobo Ajukan Diri jadi Pengacara Immanuel Ebenezer

Entertainment | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 18:28 WIB

Nissan GT-R yang Disita dari Immanuel Ebenezer Bodong?

Nissan GT-R yang Disita dari Immanuel Ebenezer Bodong?

Otomotif | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 17:43 WIB

Noel Ngemis-ngemis Amnesti, Prabowo Janji Tak Bela Anak Buah yang Korupsi

Noel Ngemis-ngemis Amnesti, Prabowo Janji Tak Bela Anak Buah yang Korupsi

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 17:05 WIB

Julukan Sultan Demi Melancarkan Modus, Noel Palak Rp3 Miliar

Julukan Sultan Demi Melancarkan Modus, Noel Palak Rp3 Miliar

Video | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 18:00 WIB

Drama Air Mata Noel Ebenezer jadi Bahan Olok-olok, Eks Pimpinan KPK: Nangis Bos!

Drama Air Mata Noel Ebenezer jadi Bahan Olok-olok, Eks Pimpinan KPK: Nangis Bos!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:21 WIB

Immanuel Ebenezer Cuman Butuh 8 Tahun dari Ojol ke Wamen, Netizen: yang Penting Skill Jilat

Immanuel Ebenezer Cuman Butuh 8 Tahun dari Ojol ke Wamen, Netizen: yang Penting Skill Jilat

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:54 WIB

Immanuel Ebenezer kena OTT KPK, Prabowo Beri Peringatan Keras ke Kabinet Merah Putih

Immanuel Ebenezer kena OTT KPK, Prabowo Beri Peringatan Keras ke Kabinet Merah Putih

Video | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:20 WIB

Terkini

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Bukan Cuma Punya Rekening Digital, BCA Digital Dorong Masyarakat Makin Cerdas Kelola Uang

Bukan Cuma Punya Rekening Digital, BCA Digital Dorong Masyarakat Makin Cerdas Kelola Uang

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Sonobudoyo, Museum yang Menyimpan Jejak Panjang Kebudayaan Jawa

Sonobudoyo, Museum yang Menyimpan Jejak Panjang Kebudayaan Jawa

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Tak Berhenti di MK, Refly Harun Cs Bersiap Ajukan Pemakzulan Gibran ke DPR!

Tak Berhenti di MK, Refly Harun Cs Bersiap Ajukan Pemakzulan Gibran ke DPR!

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:25 WIB

HGII Kantongi Tiga Sertifikasi ISO dari TV NORD, Perkuat Standar Operasional EBT

HGII Kantongi Tiga Sertifikasi ISO dari TV NORD, Perkuat Standar Operasional EBT

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Bukan Cuma Kamera, Ini Alasan Xiaomi 17T Pro Cocok Jadi Daily Driver Kreator

Bukan Cuma Kamera, Ini Alasan Xiaomi 17T Pro Cocok Jadi Daily Driver Kreator

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:13 WIB

Aktor Lovely Runner Song Ji Ho Akan Menikah Oktober Ini Usai Pacaran Lama

Aktor Lovely Runner Song Ji Ho Akan Menikah Oktober Ini Usai Pacaran Lama

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Menghadapi Infertilitas dan Pentingnya Pendampingan Tepat bagi Pasangan Usia Subur

Menghadapi Infertilitas dan Pentingnya Pendampingan Tepat bagi Pasangan Usia Subur

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:19 WIB

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×