5 Fakta Heroik Nyak Sandang: Dari Jual Emas Demi RI, Diganjar Bintang di Usia Senja

Tasmalinda

Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:48 WIB
5 Fakta Heroik Nyak Sandang: Dari Jual Emas Demi RI, Diganjar Bintang di Usia Senja
Teungku Nyak Sandang

Suara.com - Di antara deretan jenderal, politisi, dan taipan yang menerima Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto, ada satu sosok renta yang kehadirannya paling mengguncang dan paling bermakna yakni Teungku Nyak Sandang bin Lamudin.

Pria berusia 90-an tahun ini bukanlah siapa-siapa di panggung kekuasaan, namun jasanya bagi republik ini tak ternilai harganya.

Penganugerahan Bintang Jasa Utama kepadanya adalah sebuah pembayaran utang sejarah bangsa yang tertunda puluhan tahun.

Ia adalah salah satu patriot terakhir yang masih hidup, saksi sejarah yang di masa mudanya rela menjual hartanya demi membeli pesawat pertama Republik Indonesia.

Inilah kisah heroik Nyak Sandang yang terlupakan.

Teungku Nyak Sandang bin Lamudin menerima Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo (Sekretariat Presiden)
Teungku Nyak Sandang bin Lamudin menerima Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo (Sekretariat Presiden)

1. Siapa Teungku Nyak Sandang? Saksi Hidup Sejarah

Lahir di Lamno, Aceh Jaya, Nyak Sandang adalah potret hidup dari generasi yang lahir dan besar dalam api revolusi.

Ia bukanlah seorang tentara, melainkan seorang rakyat biasa yang hatinya terbakar oleh api nasionalisme.

Kini, di usianya yang senja, ia adalah salah satu dari segelintir orang yang tersisa yang bisa menceritakan secara langsung bagaimana rakyat Aceh bahu-membahu mendirikan republik ini.

baca juga

2. "Radio Rimba Raya" & Panggilan Soekarno yang Mengguncang Jiwa

Kisah kepahlawanannya dimulai pada tahun 1948.

Saat itu, Indonesia yang baru merdeka sedang dicekik oleh blokade ekonomi dan agresi militer Belanda.

Dalam keputusasaan, Presiden Soekarno berpidato melalui siaran radio darurat—yang dikenal sebagai "Radio Rimba Raya"—memohon bantuan rakyat untuk membeli pesawat guna menembus blokade.

Panggilan Bung Karno itu sampai ke telinga Nyak Sandang muda di Aceh.

Hatinya terguncang. Tanpa berpikir dua kali, ia pulang dan meyakinkan orang tuanya untuk menyumbangkan harta paling berharga yang mereka miliki.

3. Sepeti Emas untuk Indonesia: Pengorbanan yang Terlupakan

Nyak Sandang tidak menyumbang sedikit.

Ia dan keluarganya menyerahkan sepeti emas (sebuah peti kecil berisi perhiasan emas), setara dengan belasan gram emas murni, yakni sebuah kekayaan yang luar biasa besar pada zaman itu.

Emas tersebut, bersama dengan sumbangan dari rakyat Aceh lainnya, berhasil mengumpulkan dana untuk membeli pesawat Dakota yang kemudian diberi nama RI-001 Seulawah.

Pesawat inilah yang menjadi cikal bakal maskapai Garuda Indonesia.

Namun, setelah pengorbanan luar biasa itu, namanya tenggelam dalam riuh sejarah.

Selama puluhan tahun, Nyak Sandang hidup dalam kesederhanaan, nyaris dilupakan oleh negara yang ia bantu dirikan.

4. Dari Katarak Hingga Istana: Perhatian yang Datang Terlambat

Kisah Nyak Sandang kembali mencuat ke permukaan beberapa tahun lalu saat kondisinya yang hidup dalam keterbatasan dan menderita katarak menjadi viral.

Perhatian publik yang masif akhirnya "memaksa" negara untuk turun tangan. Ia sempat bertemu Presiden Joko Widodo, mendapatkan bantuan pengobatan, dan dijanjikan sebuah rumah.

Kini, di era Presiden Prabowo, pengorbanannya diakui di level tertinggi.

Penganugerahan Bintang Jasa Utama adalah pengakuan formal negara bahwa pengorbanan seorang rakyat biasa dari Aceh memiliki nilai yang setara dengan jasa para jenderal dan menteri.

Penganugerahan ini bukan hanya untuk Nyak Sandang. Ini adalah simbol penghormatan untuk seluruh rakyat Aceh dan para pahlawan tanpa nama di seluruh Indonesia yang telah memberikan segalanya tanpa pernah meminta imbalan.

Menurut Anda, masih adakah pahlawan tanpa pamrih seperti Nyak Sandang di zaman sekarang?

Dan bagaimana seharusnya negara merawat para pahlawannya yang masih hidup? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Jenis Penghargaan Bintang Mahaputera, Diberikan ke Siapa? Ini Syarat Penerimanya

Mengenal Jenis Penghargaan Bintang Mahaputera, Diberikan ke Siapa? Ini Syarat Penerimanya

Lifestyle | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:54 WIB

Profil Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat Pertama RI yang Buat Presiden Prabowo Berlutut Hormat

Profil Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat Pertama RI yang Buat Presiden Prabowo Berlutut Hormat

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Puan Maharani Dapat Penghargaan Tertinggi di Indonesia saat DPR RI Didemo Rakyat, Punya Jasa Apa?

Puan Maharani Dapat Penghargaan Tertinggi di Indonesia saat DPR RI Didemo Rakyat, Punya Jasa Apa?

Entertainment | Selasa, 26 Agustus 2025 | 10:53 WIB

Perjalanan Zulkifli Hasan: Di Balik Layar Loyalitas yang Diganjar Bintang Jasa Tertinggi

Perjalanan Zulkifli Hasan: Di Balik Layar Loyalitas yang Diganjar Bintang Jasa Tertinggi

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 23:33 WIB

Dulu Lawan Kini Kawan, 'Slepetan' Cak Imin Berbuah Bintang Jasa Prabowo

Dulu Lawan Kini Kawan, 'Slepetan' Cak Imin Berbuah Bintang Jasa Prabowo

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 23:01 WIB

Dari Istri Jenderal ke Penerima Bintang Jasa Prabowo: Siapa Sebenarnya Siti Hardjanti?

Dari Istri Jenderal ke Penerima Bintang Jasa Prabowo: Siapa Sebenarnya Siti Hardjanti?

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 22:19 WIB

Daftar Lengkap Penerima Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo, Ada Menteri Hingga Artis Senior

Daftar Lengkap Penerima Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo, Ada Menteri Hingga Artis Senior

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 17:38 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×