Rupiah Terus Anjlok, Tom Lembong Sindir Pertumbuhan Ekonomi: Tak Ciptakan Lapangan Kerja

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:38 WIB
Rupiah Terus Anjlok, Tom Lembong Sindir Pertumbuhan Ekonomi: Tak Ciptakan Lapangan Kerja
Mantan Menteri Perdagangan RI, Tom Lembong saat podcast di kanal YouTube Leon Hartono.
Kesimpulan
  • Pertumbuhan 5,12% tak sejalan kesejahteraan rakyat.
  • Proyek padat modal minim serap tenaga kerja.
  • Rupiah lemah akibat masalah internal ekonomi.

Suara.com - Di tengah klaim keberhasilan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi, kritik tajam justru datang dari mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong.

Pria yang akrab disapa Tom Lembong ini secara terbuka mempertanyakan kualitas pertumbuhan ekonomi 5,12% yang sering dibanggakan, sekaligus membongkar penyebab utama anjloknya nilai tukar Rupiah yang menurutnya bukan semata-mata karena faktor eksternal.

Dalam sebuah diskusi di siniar (podcast) bersama Leon Hartono, Tom Lembong menyoroti bahwa angka pertumbuhan yang tinggi tidak selalu sejalan dengan kesejahteraan riil masyarakat, terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja.

Pertumbuhan Ekonomi 5,12%: Berkualitas atau Sekadar Angka?

Tom Lembong menguliti narasi pertumbuhan ekonomi pemerintah dengan membedakan antara pertumbuhan yang didorong oleh proyek padat modal dan sektor padat karya.

Menurutnya, tolok ukur keberhasilan ekonomi yang sesungguhnya adalah peningkatan penyerapan tenaga kerja dan produktivitas.

"Pertumbuhan ekonomi seharusnya diukur dari peningkatan jumlah pekerja dan produktivitas," ujar Tom Lembong dikutip dari YouTube pada Selasa (26/8/2025).

Ia menegaskan bahwa proyek-proyek raksasa yang menelan investasi besar memang berkontribusi signifikan pada Produk Domestik Bruto (PDB), namun minim dalam penyerapan tenaga kerja.

Hal ini, menurutnya, menciptakan sebuah anomali di mana ekonomi tumbuh secara angka, tetapi tidak dirasakan oleh banyak orang yang mencari pekerjaan.

baca juga

Sebaliknya, ia menunjuk sektor jasa dan UMKM sebagai tulang punggung penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

"Sektor jasa menyerap lebih banyak tenaga kerja dibandingkan pabrik besar, meskipun kontribusinya terhadap PDB tidak sebesar proyek padat modal," tambahnya.

Contoh sederhana seperti mal, salon, atau ribuan UMKM lainnya terbukti lebih efektif dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas.

Bukan Salah Dolar, Tom Lembong Ungkap Biang Kerok Internal Rupiah

Analisis tajam Tom Lembong tidak berhenti pada masalah pertumbuhan. Ia juga mengupas tuntas pelemahan nilai tukar Rupiah yang terus terjadi.

Ia menolak dalih bahwa pelemahan ini murni disebabkan oleh penguatan Dolar AS atau faktor global lainnya. Baginya, akar masalah justru berada di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontras Pernyataan Dirtek Baru PSSI dan Erick Thohir: Fokus Jangka Panjang vs Fokus Timnas

Kontras Pernyataan Dirtek Baru PSSI dan Erick Thohir: Fokus Jangka Panjang vs Fokus Timnas

Bola | Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:26 WIB

Pratama Arhan Resmi Cerai, DM Instagram Langsung Diserbu Cewek: Assalamualaikum Calon Imam

Pratama Arhan Resmi Cerai, DM Instagram Langsung Diserbu Cewek: Assalamualaikum Calon Imam

Entertainment | Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:20 WIB

Sebelum UI, NU Sudah Duluan Undang Dosen Pro-Israel: Jadi Netanyahu United!

Sebelum UI, NU Sudah Duluan Undang Dosen Pro-Israel: Jadi Netanyahu United!

Your Say | Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:20 WIB

Terkini

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:05 WIB

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:34 WIB

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:11 WIB

Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo

Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:05 WIB

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:25 WIB

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:15 WIB

Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan

Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:43 WIB

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:44 WIB

×