Ray menekankan pentingnya menciptakan kepolisian yang humanis, dialogis, dan transparan, yang sadar bahwa mereka adalah aparat negara, bukan aparat pemerintah.
"Rakyat tidak butuh polisi yang bisa mencetak sawah dan bagi-bagi bansos. Tapi polisi yang mengayomi, melindungi, menciptakan rasa aman dan menjaga ketertiban," pungkasnya.
Ray juga memberikan peringatan keras kepada pemerintah dan elit politik bahwa absennya oposisi formal akan memicu bangkitnya oposisi rakyat.
"Politik 'rap tama' (semua senang) Prabowo hanya dapat menjangkau elit tapi tidak rakyat umumnya," katanya.