'Polisi Pembunuh!' Teriakan Mahasiswa Guncang Mapolda Metro Jaya Tuntut Keadilan Affan Kurniawan

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:16 WIB
'Polisi Pembunuh!' Teriakan Mahasiswa Guncang Mapolda Metro Jaya Tuntut Keadilan Affan Kurniawan
Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Metro Jaya menuntut keadilan untuk Affan Kurniawan, Jumat (29/8/2025). [Suara.com/M Yasir]
Baca 10 detik
  • Kematian Affan Kurniawan memantik gelombang aksi massa lebih besar, Jumat ini.
  • Mahasiswa turun ke jalan, berdemonstrasi menuntut keadilan.
  • Massa mengepung Mapolda Metro Jaya.

Suara.com - Gelombang protes atas kematian tragis pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob terus membesar.

Setelah amuk massa ojol dan warga di Mako Brimob Kwitang, kini giliran ratusan mahasiswa dari berbagai universitas mulai berdatangan dan mengepung Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/8/2025) sore.

Pantauan Suara.com di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, massa yang mengenakan almamater dari beragam kampus mulai memadati Jalan Gatot Subroto.

Mereka datang secara bergerombol menuntut keadilan bagi almarhum Affan. 

"Polisi pembunuh! Polisi pembunuh! Polisi pembunuh!" teriak massa.

"Usut tuntas," teriak yang lain.

Picu Amarah Ojol dan Warga 

Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, tewas dilindas kendaraan taktis atau Rantis Brimob di Jalan Penjompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam.

Insiden ini terjadi saat aparat membubarkan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI. Didin Indrianto, rekan korban, mengaku menjadi saksi mata detik-detik Affan tewas.

baca juga

Menurut Didin, korban sempat panik dan terjatuh sebelum akhirnya ditabrak dan dilindas.

Ia menyebut massa sebenarnya sudah berteriak memperingatkan aparat, namun tidak digubris.

“Padahal sempat ditahan sama massa, sudah teriak ada gojek di bawah, tapi tetap enggak digubris. Dilindes abis sama dia sampai ban depan, ban belakang,” ujarnya.

Kematian Affan lantas memicu kemarahan para pengemudi ojek online. Massa bersama warga kemudian menggeruduk Mako Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.

Bentrokan pecah hingga Jumat pagi, disertai pembakaran pos polisi dan sejumlah kendaraan.

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim mengatakan tujuh anggota Brimob tengah diperiksa secara intensif untuk mendalami perannya masing-masing. 

“Siapa yang nyetir masih kami dalami. Kami masih belum bisa tahu. Tapi yang jelas tujuh orang ini ada dalam satu kendaraan,” kata Abdul dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keadilan untuk Affan Kurniawan: DPR Janjikan Rapat Pengawasan Pasca-Insiden Rantis Brimob

Keadilan untuk Affan Kurniawan: DPR Janjikan Rapat Pengawasan Pasca-Insiden Rantis Brimob

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:07 WIB

Affan Kurniawan Tinggal di Kontrakan 3x11 Meter, Hidupi 7 Anggota Keluarga

Affan Kurniawan Tinggal di Kontrakan 3x11 Meter, Hidupi 7 Anggota Keluarga

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:54 WIB

Pesan Anies Baswedan di Pemakaman Affan, Minta Ojol Pulang dengan Tenang: Jangan Ada Tragedi Lagi

Pesan Anies Baswedan di Pemakaman Affan, Minta Ojol Pulang dengan Tenang: Jangan Ada Tragedi Lagi

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:53 WIB

Terkini

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:48 WIB

×