Massa Masih Kepung Mako Brimob, Tawar-menawar dengan TNI di Tengah Suara Ledakan Kembang Api

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 19:14 WIB
Massa Masih Kepung Mako Brimob, Tawar-menawar dengan TNI di Tengah Suara Ledakan Kembang Api
Massa aksi masih bertahan di sekitar Markas Komando (Mako) Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat, hingga Sabtu (30/8/2025) sore. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Suasana di sekitar Markas Komando (Mako) Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat, masih mencekam hingga Sabtu (30/8/2025) sore. Ratusan massa aksi dilaporkan masih bertahan, menuntut keadilan atas tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol).

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, hingga pukul 17.55 WIB, massa belum beranjak. Mereka tertahan di dekat Simpang Lima Kwitang, hanya berjarak sekitar 300 meter dari gerbang Mako Brimob yang dijaga super ketat.

Pemandangan di lapangan menunjukkan ketegangan yang tinggi. Massa aksi beberapa kali terlihat melakukan "tawar-menawar" dengan aparat TNI yang membentuk barikade terdepan. Mereka memohon agar diberi akses untuk bisa mendekat ke Mako Brimob.

Massa beberapa kali meminta kepada TNI yang berjaga untuk diberi akses menuju Mako Brimob Polda Metro Jaya, namun tetap dihalau.

Sementara itu, di balik barikade TNI, puluhan anggota Brimob tampak dalam posisi siaga penuh. Mereka berdiri kokoh dengan tameng terpasang, siap menghadapi segala kemungkinan.

Sorakan dan Ledakan Kembang Api Terus Terdengar

Meski tertahan, semangat massa tidak surut. Sepanjang sore, sorakan dan nyanyian tuntutan masih terus menggema. Suasana semakin tegang dengan adanya suara ledakan kembang api yang beberapa kali dilontarkan oleh massa.

Akibat pengepungan ini, Jalan Kwitang Raya dari arah Tugu Tani menuju Senen dan sebaliknya masih lumpuh total dan belum bisa dilalui oleh kendaraan.

Situasi di lokasi sebenarnya sempat melandai pada pagi hari. Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, gelombang massa kembali berdatangan dari arah Senen, membuat suasana kembali memanas hingga sore hari.

baca juga

Pengepungan Mako Brimob ini adalah buntut dari kemarahan publik atas tragedi tewasnya seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan. Affan diduga tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat terjadi kerusuhan demo pada Kamis (28/8) malam.

Sejak saat itu, Mako Brimob di Kwitang terus menjadi sasaran utama luapan amarah massa yang menuntut pertanggungjawaban dan keadilan bagi Affan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Bergerak Cepat! Halte TransJakarta yang Dibakar Segera Diperbaiki, Ini Kata Gubernur

Jakarta Bergerak Cepat! Halte TransJakarta yang Dibakar Segera Diperbaiki, Ini Kata Gubernur

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:58 WIB

Jakarta Siap CFD Besok! Gubernur Buka Jalan yang Sempat Diblokade Demo

Jakarta Siap CFD Besok! Gubernur Buka Jalan yang Sempat Diblokade Demo

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:33 WIB

Rumah Ahmad Sahroni Diamuk Massa, Sofa Hingga Mobil Jadi Korban

Rumah Ahmad Sahroni Diamuk Massa, Sofa Hingga Mobil Jadi Korban

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:11 WIB

Terkini

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:32 WIB

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:29 WIB

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:27 WIB

Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik  yang Paling Menguras Isi Dompet

Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik yang Paling Menguras Isi Dompet

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:25 WIB

4 Micellar Water dengan Dual Phase, Solusi Praktis Angkat Makeup Waterproof

4 Micellar Water dengan Dual Phase, Solusi Praktis Angkat Makeup Waterproof

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:24 WIB

Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?

Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?

Liks | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:20 WIB

Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5

Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:15 WIB

Syarat KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah? Begini Aturannya

Syarat KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah? Begini Aturannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:11 WIB

Kejagung Digeruduk, Massa Desak Program MBG Disetop

Kejagung Digeruduk, Massa Desak Program MBG Disetop

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:09 WIB

Bukan Orang Pidsus! Kejagung Pilih 9 Jaksa Eks KPK untuk Garap Kasus Febrie Adriansyah

Bukan Orang Pidsus! Kejagung Pilih 9 Jaksa Eks KPK untuk Garap Kasus Febrie Adriansyah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:07 WIB

×