Guru Gembul: Kerusuhan bagian Skenario Menuju Darurat Militer?

Wakos Reza Gautama

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 21:47 WIB
Guru Gembul: Kerusuhan bagian Skenario Menuju Darurat Militer?
Massa saat menggelar aksi di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Guru Gembul mengingatkan untuk tidak terjadi darurat militer. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indonesia kembali diuji. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan berbangsa, gelombang kerusuhan muncul di sejumlah tempat, menyisakan tanya dan kecemasan.

Guru Gembul, sosok yang dikenal dengan analisis tajamnya, menyuarakan kekhawatiran mendalam yang patut kita renungkan bersama. Ia melihat potensi bahaya yang mengintai di balik gejolak ini, bahkan hingga kemungkinan terburuk: darurat militer.

"Saya tidak tahu siapa yang menunggangi," ujar Guru Gembul dikutip dari Youtube Guru Gembul. Namun, ia tidak menampik kekhawatirannya akan terulangnya peristiwa besar seperti Reformasi.

Bukan demi rakyat, katanya, melainkan "lagi-lagi ini demi kelompok tertentu." Sebuah peringatan keras bagi kita semua untuk melihat lebih dalam motif di balik setiap gerakan massa. Apakah benar-benar murni aspirasi rakyat, ataukah ada agenda tersembunyi yang sedang dimainkan?

Bayang-bayang Darurat Militer: Ketika Keos Menjadi Pintu

Kekhawatiran Guru Gembul tak berhenti di sana. Ia bahkan menyinggung kemungkinan terburuk: "darurat militer." Sebuah skenario yang menyeramkan, di mana "Indonesia sudah terlalu keos, maka ini menjadi pintu buat tentara agar bisa menyelenggarakan pemerintahan militer mereka."

Meskipun ia sendiri mengaku tidak tahu apakah darurat militer akan diberlakukan, ia menegaskan, "kalau misalkan ke arah sana itu bahaya sekali."

Spekulasi ini semakin menguat dengan pertanyaan Guru Gembul, "Presiden kita yang sekarang itu kan tentara bukan tukang kayu gitu. Apakah skenario bahwa dialah yang selama ini ada di balik itu memang benar-benar nyata atau tidak, saya tidak tahu." Sebuah pertanyaan retoris yang menggantung, mengajak kita untuk berpikir kritis.

Menyikapi potensi bahaya ini, Guru Gembul memberikan pesan penting bagi seluruh lapisan masyarakat. Untuk Influencer dia  mengingatkan untuk menahan diri dari godaan ajakan-ajakan yang tidak jelas.

baca juga

Untuk Mahasiswa, Guru Gembul mengimbau tidak terprovokasi ajakan-ajakan untuk melakukan aksi aksinya kekerasan dan sebagainya dan selalu mengedepankan akal sehat.

"Untuk Rakyat Jelata. Mungkin aja akan ada yang dibayar Rp50.000, Rp30.000 untuk datang ke satu tempat kemudian untuk melakukan demonstrasi di mana mereka dipancing ke arah tertentu sehingga terjadi kerusuhan dan sebagainya. Masyarakat untuk waspada dan tidak mudah tergiur iming-iming sesaat yang dapat menyeret ke dalam lingkaran kekerasan," ujarnya.

Satu hal yang ditegaskan Guru Gembul adalah keyakinannya bahwa "kalau misalkan ada sekelompok besar masyarakat bergerak ke arah yang sama dan dengan tujuan yang sama, maka pasti ada komandannya, pasti ada dalangnya. itu pasti." Ini bukan lagi tentang spontanitas, melainkan sebuah operasi yang terencana, "sebuah operasi yang tidak kita ketahui."

Di akhir pesannya, Guru Gembul berharap ia salah. "Semoga saya salah ya kan. Semoga tidak ada orang yang seperti itu." Namun, ia juga realistis. "Tapi kalau misalkan ada yang seperti itu ya bersiap-siaplah."
Kemarahan yang Dimanfaatkan

"Inilah nasib kita di Indonesia," keluhnya. Bahkan kemarahan dan tuntutan rakyat, alih-alih diapresiasi dan diwujudkan, justru "dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mencapai tujuan tertentu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ricuh! Massa Demo Kendaraan Taktis Polisi di Depan Gedung DPRD Bali

Ricuh! Massa Demo Kendaraan Taktis Polisi di Depan Gedung DPRD Bali

Video | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Rocky Sebut Demo Hari ini Akumulasi Pemerintahan Jokowi 10 Tahun

Rocky Sebut Demo Hari ini Akumulasi Pemerintahan Jokowi 10 Tahun

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 20:51 WIB

Rumah Sahroni Digeruduk, Nilai SMP Dibongkar! Karma 'Orang Tolol Sedunia'?

Rumah Sahroni Digeruduk, Nilai SMP Dibongkar! Karma 'Orang Tolol Sedunia'?

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 20:05 WIB

Temuan Ferry Irwandi di Lokasi Demo: Ada Kelompok 'Bersenjata' Sengaja Bikin Rusuh

Temuan Ferry Irwandi di Lokasi Demo: Ada Kelompok 'Bersenjata' Sengaja Bikin Rusuh

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 19:59 WIB

Geruduk Rumah Ahmad Sahroni, Massa Berhasil Jebol Pintu dan Jarah Barang-barang

Geruduk Rumah Ahmad Sahroni, Massa Berhasil Jebol Pintu dan Jarah Barang-barang

Video | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 20:00 WIB

Terkini

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Bri | Senin, 14 September 2026 | 13:23 WIB

Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit

Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit

News | Senin, 14 September 2026 | 13:22 WIB

Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 13:17 WIB

Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian

Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian

Bali | Senin, 14 September 2026 | 13:16 WIB

Kulit Jagung Dikembangkan Jadi Bioplastik, Bisakah Jadi Alternatif untuk Kurangi Sampah Plastik?

Kulit Jagung Dikembangkan Jadi Bioplastik, Bisakah Jadi Alternatif untuk Kurangi Sampah Plastik?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:15 WIB

Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?

Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:15 WIB

KPK Panggil Asisten Pribadi Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil

KPK Panggil Asisten Pribadi Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil

News | Senin, 14 September 2026 | 13:14 WIB

DSI Sudah Tepat Jadi Pengawas dan Penyelaras Data Ekspor

DSI Sudah Tepat Jadi Pengawas dan Penyelaras Data Ekspor

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:11 WIB

Satu Korban Kapal Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Pemuda 22 Tahun Asal Malang

Satu Korban Kapal Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Pemuda 22 Tahun Asal Malang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:10 WIB

Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala

Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:10 WIB

×