Penjarahan Terorganisir Targetkan Menkeu dan Anggota DPR, Bagaimana Aksi Bisa Begitu Rapi dan Cepat?

Tim Liputan Khusus

Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:26 WIB
Penjarahan Terorganisir Targetkan Menkeu dan Anggota DPR, Bagaimana Aksi Bisa Begitu Rapi dan Cepat?
Kondisi Terkini di Rumah Sri Mulyani Usai Penjarahan: Puluhan Prajurit TNI Berjaga (Suara.com/Dinda)
Baca 10 detik
  • Penjarahan terkoordinir menargetkan Anggota DPR dan Menkeu, memicu tanda tanya besar.
  • Massa menunjukkan pola sistematis, menjarah rumah Sahroni, Eko, Uya, Nafa, dan Sri Mulyani.
  • Warga saksikan persiapan matang dan kepatuhan massa pada koordinator, bukan aksi liar.

Suara.com - Gelombang aksi penjarahan yang tampak terorganisir dan masif melanda sejumlah kediaman tokoh politik serta pejabat tinggi negara sepanjang Sabtu (30/8/2025) hingga Minggu (31/8/2025) dini hari.

Kejadian ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai motif dan dalang di balik gerakan yang tergolong 'sangat rapi dan sistematis'.

Sasaran utama penjarahan merupakan nama-nama terkemuka yang dianggap publik bertanggung jawab atau pemicu kerusuhan sebelumnya, yakni Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, Nafa Urbach dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

Aksi penjarahan kali pertama menargetkan Rumah Ahmad Sahroni.

Massa berhasil menggasak barang-barang berharga mulai dari pakaian hingga dokumen penting seperti surat tanah.

Bahkan, beberapa unit mobil mewah yang terparkir di kediamannya tak luput dari kerusakan parah.

Selanjutnya, kediaman Anggota DPR Fraksi PAN, Eko Purnomo atau yang lebih dikenal dengan Eko Patrio, di Jalan Karangasem, Kuningan, Jakarta Selatan, juga menjadi target pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

Tidak ada sudut rumah yang luput dari incaran para penjarah.

baca juga

Massa kemudian beralih ke rumah Uya Kuya di Kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Setelah berhasil menguras habis harta benda Uya Kuya, penjarahan kemudian bergerak menuju Kawasan Bintaro, yang menjadi lokasi kediaman pribadi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan juga Nafa Urbach.

Pola gerakan tersebut menunjukkan efisiensi dan koordinasi tinggi.

Seluruh rangkaian penjarahan berlangsung 'dalam waktu kurang dari 24 jam,' memicu kekhawatiran publik tentang lemahnya pengawasan keamanan.

Pola Sistematis di Balik Penjarahan

Menurut penuturan warga setempat, aksi penjarahan tersebut terkesan 'sangat rapi.'

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Rumah Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Pelaku Bangga Pamer Dapat Perhiasan

Geger! Rumah Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Pelaku Bangga Pamer Dapat Perhiasan

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:12 WIB

Pencabutan Artikel 'Ahmad Sahroni Minta Maaf...'

Pencabutan Artikel 'Ahmad Sahroni Minta Maaf...'

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:01 WIB

Kondisi Terkini Rumah Sri Mulyani Usai Penjarahan: Dijaga Prajurit TNI, Warga Masih Padati Lokasi

Kondisi Terkini Rumah Sri Mulyani Usai Penjarahan: Dijaga Prajurit TNI, Warga Masih Padati Lokasi

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 08:55 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Cerah, Ini Cara Baru Menjaga Kualitas Kulit dalam Jangka Panjang

Bukan Sekadar Cerah, Ini Cara Baru Menjaga Kualitas Kulit dalam Jangka Panjang

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Ekonom: Implementasi Kewajiban Sertifikasi Halal Perlu Ditunda

Ekonom: Implementasi Kewajiban Sertifikasi Halal Perlu Ditunda

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Urutan Skincare Malam Pond's Bright Miracle untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50 Tahun

Urutan Skincare Malam Pond's Bright Miracle untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Ledakan Guncang Pasar Cimanggis Ciputat, Sejumlah Korban Terluka Tertimpa Reruntuhan

Ledakan Guncang Pasar Cimanggis Ciputat, Sejumlah Korban Terluka Tertimpa Reruntuhan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Pendapatan Blibli Tembus Rp14,8 Triliun, Tumbuh 55 Persen pada Semester I 2026

Pendapatan Blibli Tembus Rp14,8 Triliun, Tumbuh 55 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten

Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Tak Perlu Tunggu DPR, Refly Harun Cs Usul DPD Inisiasi Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Tunggu DPR, Refly Harun Cs Usul DPD Inisiasi Pemakzulan Gibran

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:05 WIB

BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026

BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026

Sumbar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04 WIB

ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah

ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×