Koalisi Masyarakat Sipil Menilai Prabowo 'Gagal Paham' Aspirasi Rakyat di Tengah Gelombang Protes

Dwi Bowo Raharjo, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 01 September 2025 | 09:15 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil Menilai Prabowo 'Gagal Paham' Aspirasi Rakyat di Tengah Gelombang Protes
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Baca 10 detik
  • Prabowo dalam pernyataannya dinilai tidak mengangkat tentang brutalitas aparat
  • Pernyataan maaf dari anggota DPR bukan satu-satunya hal yang diperlukan
  • Prabowo diminta memahami dan menyelesaikan inti masalah yang membuat masyarakat murka.

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil menilai Presiden Prabowo Subianto gagal memahami aspirasi yang disampaikan masyarakat, melalui demonstrasi dalam beberapa waktu terakhir di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur menjelaskan bahwa gagal paham tersebut terlihat dari pernyataan Prabowo menanggapi situasi saat ini.

“Kami memandang dan melihat bahwa statement Presiden Prabowo telah gagal dalam dan telah tidak berhasil dalam menangkap aspirasi masyarakat,” kata Isnur dalam keterangannya, dikutip pada Senin (1/9/2025).

"Bahwa selama ini yang disuarakan oleh masyarakat adalah bagaimana mereka menghadapi frustasi, mereka menghadapi kemiskinan ekstrem, mereka menghadapi ketidakadilan di mana mana," kata dia.

Dia menilai pidato atau pernyataan maaf dari anggota DPR bukan satu-satunya hal yang diperlukan, tetapi juga harus ada kehendak perubahan dalam sistem politik dan ketidakadilan.

Prabowo dalam pernyataannya juga dinilai tidak mengangkat tentang brutalitas aparat yang terjadi saat seharusnya bertugas mengamankan jalannya demonstrasi.

“Di sana sini terjadi kekerasan terhadap masyarakat, sangat brutal, sangat represif, maka penting sekali di sini kami mendesak melepaskan seluruh massa demonstran yang ditangkap dan hentikan segala bentuk penghalangan, intimidasi, kekerasan, dan bentuk-bentuk ancaman lain kepada masyarakat sipil, kepada massa yang melakukan demonstrasi,” tutur Isnur.

Tidak hanya itu, Koalisi Masyarakat Sipil juga mendesak agar proses hukum pidana terhadap aparat pelaku kekerasan dituntaskan, bukan hanya di level pelaku, tetapi juga sampai atasannya.

Menurut dia, komandan dan pejabat tinggi di kepolisian perlu mendapatkan hukuman dan dilakukan evaluasi agar tidak terus menerus terjadi impunitas.

baca juga

“Segera juga melakukan reformasi kepolisian, reformasi penanganan demonstrasi, reformasi kelembagaan agar hukum tidak dipakai untuk mendiskriminasi , tidak dipakai untuk menangkap, tidak dipakai untuk melakukan kekerasan kepada masyarakat dan penting sekali mencegah kekerasan berlanjut esok hari jika ada demonstrasi lagi,” tegas Isnur.

Lebih lanjut, Isnur mengaku selama ini pihaknya mendampingi masyarakat sipil dan melihat penderitaan mereka secara langsung sehingga rangkaian aksi unjuk rasa dalam beberapa hari terakhir dinilai sebagai akumulasi kemarahan masyarakat.

“Selama ini terjadi pemborosan yang luar biasa oleh para penjabat terhadap dana-dana dan uang-uang rakyat," ucap Isnur.

"Terjadi tindakan korupsi yang besar di sana sini dan terjadi kegagalan pengaturan anggaran negara yang kemudian terlihat terjadi penghematan atau efisiensi yang ugal ugalan, alokasi dana yang tidak tepat justru memiskinkan masyarakat,” lanjutnya.

Untuk itu, dia meminta Prabowo untuk memahami dan menyelesaikan inti masalah yang membuat masyarakat murka hingga melakukan unjuk rasa.

Dia juga menegaskan Prabowo harus menghargai kebebasan berekspresi berupa demonstrasi dengan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat menyampaikan aspirasinya, bukan dibenturkan dengan aparat yang membawa water canon dan gas air mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kena Skakmat Rakyat! 5 Anggota DPR Dinonaktifkan Buntut Ucapan dan Tingkah Nirempati

Kena Skakmat Rakyat! 5 Anggota DPR Dinonaktifkan Buntut Ucapan dan Tingkah Nirempati

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 08:22 WIB

7 Poin Pidato Prabowo Redam Amarah Massa: Tunjangan DPR Dipangkas, Kunker Dihapus!

7 Poin Pidato Prabowo Redam Amarah Massa: Tunjangan DPR Dipangkas, Kunker Dihapus!

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 07:48 WIB

Dinonaktifkan sebagai Anggota DPR, Nafa Urbach Cuma Punya 2 Mobil Ini di LHKPN

Dinonaktifkan sebagai Anggota DPR, Nafa Urbach Cuma Punya 2 Mobil Ini di LHKPN

Lifestyle | Senin, 01 September 2025 | 07:19 WIB

Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR, Ini Penyebabnya!

Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR, Ini Penyebabnya!

Video | Senin, 01 September 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×